Ketua Perserosi DKI Mohon Maaf atas Ulah Atletnya Bermain di Jalan Raya

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 10 Mei 2022
Ketua Perserosi DKI Mohon Maaf atas Ulah Atletnya Bermain di Jalan Raya

Jumpa pers permintaan maaf Ketua Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) DKI Jakarta, Muhammad Sal di Polda Metro Jaya. (Foto: MP/ Joseph Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com- Tindakan sejumlah atlet sepatu roda yang beraksi di tengah Jalan Gatot Subroto, Jakarta menuai kecaman keras. Salah satunya dari pihak Kepolisian yang menyebut sebagai aksi berbahaya.

Ketua Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) DKI Jakarta, Muhammad Sal pun mengungkapkan permohonan maaf terkait aksi sejumlah atlet yang bermain sepatu roda di Jalan Gatot Subroto.

Baca Juga:

Polisi Pastikan Selidiki Pemain Sepatu Roda di Tengah Jalan Gatot Subroto

"Apapun yang telah terjadi, saya mohon maaf telah menggunakan jalan raya. Terutama kepada Gubernur (Anies Baswedan) dan Wakil Gubernur (Ahmad Riza Patria) yang merespon soal sepatu roda ini," kata Sal saat konferensi pers di Subdit Gakkum Polda Metro Jaya, Selasa (10/5).

Pria yang akrab disapa Ical dan mewakili para atlet berjanji untuk membuat pernyataan serta berita acara pemeriksaan (BAP) dan berjanji tidak akan mengulangi aksi tersebut.

"Kami mohon maaf karena sudah banyak pelajaran yang kami terima, dan kami tidak akan mengulangi lagi," jelasnya dengan nada sedikit memohon.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pemanggilan itu sangat penting sekali karena bisa membahayakan jiwa mereka.

“Apa yang dilakukan oleh para pesepatu roda tersebut menimbulkan gangguan keamanan, ketertiban, dan kelancaran serta keselamatan lalu lintas di jalan,” kata Sambodo.

Baca Juga:

Wagub Riza Sebut Warga Bermain Sepatu Roda di Jalan Raya Bertindak Arogan

Sambodo menuturkan, aksi berkeliaran di jalan raya bisa membuat pengendara mobil kagak dan menimbulkan kecelakaan. Tidak hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga membahayakan orang lain.

"Nah kami dari kepolisian wajib hukumnya untuk memberikan tindakan, apakah itu tindakan represif atau yustisial,” lanjutnya.

Mantan Wakil Direktur Lalu lintas Polda Metro Jaya ini menegaskan, pihaknya memiliki kewajiban dalam menciptakan kamseltibcar di jalanan.

“Kami berupaya terus untuk menjaga supaya kondisi lalu lintas ini aman tertib dan lancar terhindar dari kecelakaan lalu lintas, kemacetan dan pelanggaran lainnya,” pungkasnya. (Knu)

Baca Juga:

Wagub DKI Bakal Tindak Pemain Sepatu Roda di Tengah Jalan Raya

#Tim Sepatu Roda #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya Kerahkan 8.095 Personel untuk Amankan Sidang Tahunan MPR/DPR
Polda Metro Jaya mengerahkan 8.095 personel untuk mengamankan sidang tahunan MPR/DPR.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Kerahkan 8.095 Personel untuk Amankan Sidang Tahunan MPR/DPR
Indonesia
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Gaya kedua tersangka pun tampak sama-sama memakai topi dengan masker yang menutupi wajah bagian bawah
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Indonesia
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Polda Metro Jaya melakukan ekshumasi makam Sutrimo di Banyumas. Tim forensik memeriksa jenazah dan sampel lingkungan untuk mencari penyebab kematian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Indonesia
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Ekshumasi makam dilakukan 12 Agustus 2026 di Banyumas untuk mengungkap dugaan kematian tidak wajar Sutrimo ART eks Jampidsus.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Indonesia
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Kasus kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta resmi ditangani Polda Metro Jaya. Olah TKP dilakukan tim gabungan
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Indonesia
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Pemeriksaan lanjutan salah satunya akan menyasar keluarga Sutrimo di Banyumas.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Indonesia
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Polda Metro Jaya meningkatkan kasus kematian eks ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ke tahap penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah S.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Indonesia
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Sutrimo tewas misterius tak lama setelah kasus dugaan korupsi yang melibatkan majikannya terbongkar.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Indonesia
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
995 pucuk diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 millimeter.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
Indonesia
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Polda Metro Jaya menegaskan patroli skala besar dan penyekatan di perbatasan Jakarta bukan karena isu gangguan keamanan, melainkan langkah preventif kepolisian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Bagikan