Ketua DPR Sebut Hamzah Haz Sosok Negarawan paripurna

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 24 Juli 2024
Ketua DPR Sebut Hamzah Haz Sosok Negarawan paripurna

Wakil Presiden ke-9 RI Hamzah Haz. (Dok. PPP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang sosok Wakil Presiden Ke-9 Republik Indonesia Hamzah Haz yang tutup usia pada Rabu pagi sebagai sosok negarawan paripurna.

"Bapak H. Hamzah Haz yang saya kenal adalah sosok yang teduh dan merangkul. Beliau sosok negarawan paripurna yang mewakafkan dirinya berdedikasi untuk bangsa dan negara," kata Puan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu siang.

Dia menyebut Hamzah Haz merupakan sosok pemimpin yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara.

"Kami sangat menghormati dedikasi dan jasa-jasa beliau dalam memajukan Indonesia. Kontribusi-nya untuk bangsa ini sangat besar," ucapnya.

Dia pun mengapresiasi dedikasi dan perjuangan Hamzah Haz selama masa hidupnya, yang juga pernah bersama Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri saat memimpin Indonesia.

Baca juga:

Habib Agil Al Munawar Pimpin Salat Jenazah Hamzah Haz

"Bapak Hamzah Haz adalah seorang negarawan yang memiliki komitmen kuat terhadap kemajuan bangsa. Kepemimpinan beliau bersama Ibu Megawati Soekarnoputri telah membawa Indonesia melalui masa-masa yang penuh tantangan dengan keberanian dan kebijaksanaan," tuturnya.

Puan mengapresiasi pula kepemimpinan Hamzah Haz yang visioner dalam memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai ketua umum pada 1998 hingga 2007, sehingga berkembang menjadi partai politik yang solid dan berperan penting dalam dinamika politik nasional.

"Kepemimpinan beliau di PPP memberikan kontribusi besar bagi demokrasi di Indonesia. Bapak Hamzah Haz selalu mengedepankan keharmonisan antar-umat beragama dan memperjuangkan nilai-nilai keadilan serta kemanusiaan," ujarnya.

Dia juga mengenang Hamzah Haz sebagai salah satu tokoh yang selalu memperjuangkan persatuan serta kesatuan bangsa. Teladan itu, kata dia, yang membuat PPP menjadi partai humanis dan berkebangsaan.

"Nilai-nilai kebangsaan dan keislaman yang beliau pegang teguh menjadi inspirasi bagi banyak orang. Beliau adalah teladan bagi kita semua dalam menjaga keutuhan bangsa ini," ucapnya.

Puan menilai warisan perjuangan dan dedikasi Hamzah Haz akan menjadi inspirasi bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya bagi generasi mendatang dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

"Kepergian Bapak Hamzah Haz adalah kehilangan besar bagi kita semua, namun kami yakin bahwa warisan beliau akan terus hidup dan bermanfaat untuk Indonesia," ujarnya.

Atas nama pribadi, keluarga, dan DPR RI, Puan lantas menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kepergian Hamzah Haz. Dia menambahkan bahwa kepergian Hamzah Haz meninggalkan duka yang mendalam bagi bangsa Indonesia.

Baca juga:

Ekonom Senior Kenang Hamzah Haz: Sang Penjaga APBN yang Tak Suka Mainan Anak-Anak

"Semoga jasa-jasa beliau selalu dikenang dan menjadi teladan bagi kita semua dalam membangun Indonesia. Beliau adalah contoh nyata seorang pemimpin yang selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan rakyat. Duka mendalam seluruh bangsa Indonesia mengiringi kepergian beliau, selamat jalan Pak Hamzah Haz," kata dia.

Hamzah Haz wafat di usia 84 tahun, pada pukul 09.30 WIB di Kediaman Tegalan, Matraman Jakarta, Rabu. Dia lahir di Ketapang, Kalimantan Barat, pada 15 Februari 1940.

Ia merupakan Ketua Umum PPP dua periode (1998-2007) dan menjabat sebagai Wakil Presiden Ke-9 RI mendampingi Presiden Megawati Soekarnoputeri (2001-2004). Selain sebagai politisi dan wakil presiden, Hamzah Haz aktif di DPR RI dan juga menjabat Menteri.

Setelah proses mandi jenazah dan persemayaman, Hamzah dishalatkan di masjid miliknya yang berlokasi di Jalan Nenas, Bogor, Jawa Barat. (Ayu)

#Hamzah Haz #Mantan Wakil Presiden Hamzah Haz #Puan Maharani
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Listyo Sigit sendiri dilantikan menjadi menjadi Kapolri di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 27 Januari 2021 silam, alias sudah lebih dari 5 tahun menjabat.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Berita
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Bagikan