Ketua Dewan Pengawas Danantara akan Ditetapkan oleh Presiden Prabowo
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: DPR)
MerahPutih.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan, posisi Ketua Dewan Pengawas Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) bakal ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Hal itu disampaikan Dasco merespons isu Ketua Dewan Pengawas Danantara bakal diduduki oleh Menteri BUMN Erick Thohir.
Ketua Harian DPP Gerindra ini mengaku belum mengetahui siapa yang bakal mengisi Ketua Dewan Pengawas Danantara.
"Dewan Pengawas atau apa pun itu nanti akan ditetapkan oleh Presiden. Sehingga siapa yang akan ditetapkan, kita belum tahu pada saat ini," kata Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2).
Baca juga:
Dasco menyebut nantinya semua perusahaan BUMN bakal masuk dalam anggota BPI Danantara.
"Ya itu kan semua BUMN. Kalau menurut undang-undangnya itu, seluruh BUMN akan dioptimalkan investasi di bawah BPI Danantara," ujarnya.
Mengenai pengalihan aset perusahaan BUMN yang masuk dalam anggota BPI Danantara, Dasco menyebut akan menunggu UU BUMN dan Peraturan Pemerintah (PP) terbit. Tujuannya supaya tidak menimbulkan kesalahpahaman terhadap UU BUMN.
"Jadi begini, nanti kita undang-undangnya biar keluar dulu, PP-nya keluar dulu. Baru nanti supaya jelas, kalau sepotong-sepotong, nanti takutnya pemahaman terhadap undang-undang BUMN ini akan menjadi kabur," ucap Dasco.
Baca juga:
Erick Thohir Sebut BPI Danantara akan Bantu Pemerintah Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Dasco mengakui pembahasannya memang memakan waktu lama. Sehingga, orang dekat Prabowo ini meminta publik menunggunya.
"Sehingga saya mengimbau, kita tunggu ini sebentar lagi diundangkan dan PP jadi. Baru kemudian kita akan keluarkan supaya tidak menjadi rancu di masyarakat," pungkasnya. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Prabowo Terbitkan PP Penertiban Tanah Terlantar untuk Kemakmuran Rakyat
Indonesia-Australia Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Hilirisasi Mineral
PM Albanese: Indonesia Bukan Sekadar Mitra, tapi Sahabat Australia
Prabowo dan PM Albanese Sepakati Traktat Keamanan Indonesia-Australia
Pertamina Gabungkan Anak Usaha Sektor Hilir, Penyaluran BBM Diklaim Bakal Efisien
Dari Bank Indonesia ke Kementerian Keuangan, Juda Agung Resmi Jadi Wamenkeu
Adies Kadir Resmi Jadi Hakim MK, Ucap Sumpah di Hadapan Prabowo
PKB Dukung Prabowo Gabung Board of Peace, Tegaskan Komitmen Bela Palestina
Prabowo Minta Masukan Mantan Menlu dan Akademisi soal Aliansi Perdamaian Bentukan Donald Trump
Usai Bertemu Prabowo, PBNU Tegaskan Dukungan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian demi Lindungi Palestina