Ketangguhan Eks Head Barista Bertahan Hidup di Masa Pandemi

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 13 September 2021
Ketangguhan Eks Head Barista Bertahan Hidup di Masa Pandemi

Kisah ketangguhan Eks Head Barista menjalani hidup setelah kehilangan pekerjaan di masa pandemi (Foto: dok. pribadi Daus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANDEMI COVID-19 menjadi momok menakutkan bagi sejumlah orang. Banyak orang kian sengsara lantaran kehilangan orang tercinta sampai pekerjaan.

Perusahaan terpaksa 'merumahkan' karyawan nya karena omsetnya 'tiarap' akibat pandemi. Akibatnya, lapangan pekerjaan semakin sedikit dan menjadi rebutan banyak orang.

Baca Juga:

Kopi Untuk Sesama Gaungkan Gerakan StopDramaBantuSesama

Hal itu dialami Rahmad Rijat Firdaus atau akrab disapa Daus. Di masa-masa awal pandemi pada 2020, Daus tadinya berprofesi sebagai Head Barista sekaligus Manager sebuah cafe di daerah Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, terpaksa kehilangan pekerjaan karena omsetnya kian menurun.

Daus sempat menjadi Head Barista sekaligus Manager Cafe sebelum pandemi melanda Tanah Air (Foto: dok. pribadi Daus)

Hilangnya pekerjaan tersebut membuat Daus sangat terpukul. Ia berpikir di masa pandemi sangat sulit untuk mencari pekerjaan. Terlebih Daus sangat membutuhkan uang lantaran harus membantu biaya pengobatan sang ibu.

Namun kondisi sulit tak membuat Daus lantas menyerah dengan keadaan. Berbagai upaya dilakukannya untuk mendapatkan pekerjaan demi bisa mendapat uang.

"Saat itu gue sempet ngelamar-ngelamar kerja, ke beberapa cafe atau coffee shop masih buka lowongan, cuma memang belum rezekinya, jadi enggak dapet. Agak susah sih, karena cafe juga lagi pada sulit pendapatannya," tutur Daus pada merahputih.com.

Daus sempat melamar ke sejumlah perusahaan, namun justru mengalami kejadian tidak mengenakan (Foto: pixabay/geralt)

Saat Daus berupaya keras mencari pekerjaan, ada sebuah kejadian tak mengenakan. Daus sempat mendapat panggilan interview di daerah Semanggi, untuk posisi sebagai Barista dengan penempatan di wilayah Bintaro.

Namun, saat memasuki kantor tempat akan berlangsung interview, Daus mulai merasa curiga karena kantor tersebut di sebuah ruko kecil dan hanya ada kursi-kursi. Meski begitu, Daus tetap positif thinking lantaran kantor tersebut mengatasnamakan sebuah brand ternama.

Namun, alih-alih diinterview, ditest, dan diarahkan soal penempatan kerja, pihak kantor tersebut justru meminta sejumlah uang padanya.

"Pas dateng interview, disuruh bayar, dia nyebutin nominalnya Rp 400 ribu sekian. Langsung aja gue tinggal pas disuruh bayar, soalnya enggak meyakinkan juga kantornya," ujar Daus.

Di tengah sulitnya mencari pekerjaan di Cafe maupun Coffee Shop, berbagai upaya daus lakoni demi mendapatkan banyak uang untuk sekadar bertahan hidup, serta membantu biaya pengobatan orangtuanya.

Ketika masa sulit itu terjadi, pria gemar dengan hal-hal berkait Jepang itu berupaya keras untuk mendapatkan uang. Pekerjaan-pekerjaan freelance pun dikerjakan, demi bisa mendapatkan uang.

"Gue sempat menjadi cosplayer di event-event, hingga menjadi kurir paket paruh waktu untuk meraih penghasilan," paparnya.

Selain itu, Daus juga meraih pendapatan dari membuka jasa foto dan video prewedding kecil-kecilan bersama rekan-rekannya.

Ketika pandemi mulai mereda, Daus terbesit keinginannya sejak lama untuk bisa memiliki usaha kopi atau kedai kopi sendiri. Alhasil dengan sedikit modal dan berbekal kemampuan di bidang kopi, Daus mencoba usaha kopi kecil-kecilan diberinama Sarkas Koffie.

Dengan modal kecil dan peralatan seadanya, Daus memberanikan diri untuk menjual brand kopi sendiri (Foto: dok. pribadi Daus)

Nama Sakras Koffie memiliki sebuah makna khusus. Kata Sarkas diambil dari majas sarkasme merupakan sindiran keras. Maksud Daus ingin agar Sarkas Koffie bisa blak-blakan tapi ke arah lebih positif.

Dalam artian, Daus ingin memberikan semangat secara jelas dan kuat seperti sarkasme. Sementara untuk kata Koffie diambil dari bahasa Turki, artinya Kopi.

Baca Juga:

Kopi Perempuan Tani, Tempat Ngopi dan Belanja Produk Petani Indonesia

"Di Sarkas Koffie, kita menonjolkan cita rasa kopi lebih bold, kuat dan nendang, cocok banget buat para penikmat kopi. Di sisi lain Sarkas Koffie lahir untuk mengembalikan budaya Indonesia, saat kopi jadi salah satu sarana untuk memperat tali persaudaraan," ungkap Daus.

Sejumlah menu minuman andalan dari Sarkas Koffie, antara lain Palm Sugar Coffee, Red Velvet, dan Lemon Grass. Harga minuman di Sarkas Koffie sangat terjangkau, dari mulai Rp 10 Ribu hingga Rp 17 ribu.

Sarkas Koffie menghadirkan sejumlah menu kopi dan non-kopi (Foto: dok.pribadi Daus)

Daus hanya berjualan dari mulut ke mulut, seperti mempromosikan ke teman-teman dan komunitas. Meski tak terlalu aktif di media sosial seperti Instagram, Facebook, dan sebagainya, namun omset diraih Daus cukup lumayan.

"Awalnya sih hanya 2-7 gelas/botol per hari, tapi sekarang-sekarang sih pernah sampai 200 gelas/botol kopi seharinya. Bisa juga buat pesanan event atau wedding," ujar pemilik kedai kopi dengan Instagram @sarkaskoffie.id,

Menurut Daus, perkembangan usaha kopinya cukup lumayan. Setidaknya bisa untuk bertahan hidup dan membantu orang tua. Rencana ke depannya, Daus akan fokus mengembangkan Sarkas Koffie, dan meraih mimpinya ingin memiliki kedai kopi lebih besar lagi.

Salah satu tujuan Daus mengembalikan jati diri kopi untuk mempererat hubungan manusia, bukan gaya hidup atau gengsi. (Ryn)

Baca Juga:

Mengapa Nama Kedai Kopi Made In Negeri Aing Puitis?

#Kuliner #Kopi #Barista #September Jagoan Tangguh Negeri Aing
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Dari Rambadia hingga Cublak Suweng, kopi Indonesia dibawa Roemah Koffie ke panggung dunia. Klik untuk detail kisahnya!
Wisnu Cipto - Minggu, 06 September 2026
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Kuliner
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Dari satu pulau ke pulau lain, bahkan dari satu daerah ke daerah lain, secangkir kopi dapat membawa pengalaman rasa sekaligus cerita yang berbeda.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Berita Foto
Pecinta Kopi Berburu Cita Rasa Khas Nusantara di Indonesia Coffee Expo 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mencicipi segelas kopi saat mengunjungi pameran Indonesia Coffee Expo 2026 di JICC, Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
Pecinta Kopi Berburu Cita Rasa Khas Nusantara di Indonesia Coffee Expo 2026
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Kuliner
Menyesap Rasa, Menjalin Kisah dalam Seduhan Kopi
Sejak kopi bisa dinikmati rakyat secara umum, tradisi ngopi berkembang dari warung kopi sederhana di desa hingga kedai modern kekinian di kota besar.
Dwi Astarini - Minggu, 30 Agustus 2026
Menyesap Rasa, Menjalin Kisah dalam Seduhan Kopi
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Fun
Rp 70 Ribu dapat 2 Kopi Spesial hingga Buy One Get One, Grand Opening Roemah Koffie Agora Mall Tawarkan Sejumlah Promo
Roemah Koffie menghadirkan sejumlah promo saat grand opening gerai ke-15 di Agora Mall. Salah satunya Buy One Get One dan promo dua kopi seharga Rp70 ribu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Rp 70 Ribu dapat 2 Kopi Spesial hingga Buy One Get One, Grand Opening Roemah Koffie Agora Mall Tawarkan Sejumlah Promo
Fun
Roemah Koffie Buka Gerai ke-15 di Agora Lifestyle Mall, Bidik Ekspansi hingga Seluruh Indonesia
Roemah Koffie resmi membuka gerai ke-15 di Agora Lifestyle Mall, Jakarta Pusat. Ekspansi ini dibarengi misi mengenalkan kopi Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Roemah Koffie Buka Gerai ke-15 di Agora Lifestyle Mall, Bidik Ekspansi hingga Seluruh Indonesia
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Bagikan