Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Otomotif

Ketahui Perbedaan Oli Sintetis dan Mineral untuk Mesin Kendaraan Lebih Awet

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juni 2022
Ketahui Perbedaan Oli Sintetis dan Mineral untuk Mesin Kendaraan Lebih Awet

Pemilihan oli mobil yang tepat akan membuat mesin lebih awet. (Foto: Pixabay/Tomasz_Mikolajczyk)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBAGIAN pengguna dan pemilik kendaraan bermotor sering dibuat bingung saat menentukan pelumas mana yang terbaik untuk mobil atau motornya. Mengingat kini semakin banyak jenis dan merk yang masing-masing menawarkan keunggulannya.

Oleh sebab itu, pengguna kendaraan disarankan untuk memahami perbedaan fungsi oli sintetis dan mineral untuk menjaga kondisi kendaraan tetap awet dan prima.

Pelumas memegang fungsi penting dalam kinerja mesin, yakni mengurangi gesekan komponen bagian dalam mesin sehingga kondisinya tetap awet. Oli mesin terdiri dari lapisan-lapisan tipis yang dapat mereduksi terjadinya gesekan antara logam dengan logam pada komponen mesin, sehingga mencegah goresan atau keausan di dalamnya.

Oli terbagi menjadi dua tipe berdasarkan kandungan, yaitu oli mineral dan sintetis. Pertamina Lubricants lewat siaran pers, Jumat (3/6), menjelaskan bahwa biasanya produsen oli akan mencantumkan kandungan yang ada di dalam kemasan. Beberapa tipe yang umum ditemui adalah tipe full sintetis, semi sintetis, dan oli mineral.

Baca juga:

Penyebab Utama yang Membuat Oli Mesin Cepat Berkurang

Perbedaan oli full sintetis, semi sintetis, dan mineral

Ketahui Fungsi Oli Sintetis dan Mineral untuk Mesin Kendaraan Lebih Awet
Pilih oli sesuai kebutuhan mesin kendaraan. (Foto: Pixabay/IamTimEre)

Oli mineral adalah oli yang berasal dari penyulingan ekstrak minyak mentah yang bersumber dari pengolahan minyak bumi. Selama proses pembuatan oli mineral, kotoran yang ada biasanya cukup tinggi dan kandungan impurities-nya dihilangkan.

Oli mineral banyak digunakan pada jenis atau model kendaraan lama yang masih dikembangkan dengan teknologi lawas.

“Struktur molekul oli mineral tidak sebaik oli sintetis, karena oli mineral memiliki struktur molekul yg lebih tidak seragam, sehingga lubricity-nya kurang jika dibandingkan dengan oli sintetis dan dapat mengakibatkan peningkatan konsumsi bahan bakar,” ungkap Brahma Putra Mahayana selaku Technical Specialist PT Pertamina Lubricants.

Sementara oli sintetis sudah mengalami proses pemurnian lebih lanjut atau diformulasikan khusus sesuai kebutuhan aplikasinya di mesin. Karena itulah oli sintetis ini banyak digunakan pada kendaraan bermotor saat ini, karena fungsinya yang dapat melindungi dari keausan, oksidasi, atau memberikan efek pendinginan mesin yang lebih baik daripada oli mineral.

Baca juga:

Penguapan Oli Mesin Mobil bisa Terjadi Saat Lalu Lintas Macet

Lalu, ada juga oli semi sintetis yang sebenarnya hanya istilah marketing yang merujuk kepada campuran dari oli sintetis dan mineral. Karena perpaduan antara keduanya dan tidak ada aturan resmi terkait rasio komposisi mineral-sintetisnya, kualitas oli semi sintetis ini tentu di bawah oli full sintetis.

Oli semi sintetis ini juga memiliki manfaat seperti oli sintetis seperti peningkatan kinerja mesin, melindungi komponen dan memberikan performa. Hanya saja kemampuannya tidak sebaik oli full sintetis.

Membedakan oli sintetis dan mineral

Ketahui Fungsi Oli Sintetis dan Mineral untuk Mesin Kendaraan Lebih Awet
Memeriksa oli kendaraan secara berkala juga penting untuk dilakukan. (Foto: Pixabay/Skica911)

Pertama bisa dilihat dari segi harga tentunya, untuk tipe oli sintetis akan memiliki harga lebih mahal dari tipe semi sintetis dan oli mineral. Bahkan harga oli sintetis bisa sampai empat kali lebih mahal dari oli mineral.

Cara lain untuk membedakan adalah dengan memperhatikan label yang ada di kemasan atau botol oli. Biasanya produsen oli akan mencantumkan keterangan terkait produknya, misalnya Full Syntethic, Syntethic Technology, Syntethic Force, Semi syntethic, dan Mineral.

Istilah-istilah itu bisa berbeda antarprodusen oli tetapi secara umum terbagi tiga kelompok besar, yakni Sintetis, Semi Sintetis, dan mineral.

Berikutnya, perhatikan keterangan data produk di botol kemasan. Biasanya tipe mineral akan tercantum informasi seperti Solvent Extraction, Hydro processed, dan lain-lain. Sementara untuk tipe sintetis akan tercantum informasi seperti PAO atau Ester, Diester, dan lain sebagainya.

“Bisa juga dengan mengecek typical data sheet dengan melihat indeks viskositas yang ditunjukkan dengan keterangan seperti angka > 120 untuk tipe sintetis, sementara kalau oli mineral antara 90-120. Index viskositas sendiri bukanlah angka SAE seperti 0W-20, 10W-40, dan lainnya. Biasanya hanya tertera pada data sheet apabila konsumen meminta kepada produsen, tidak dicantumkan dalam kemasan”, tutup Brahma.

Ia juga menambahkan sebelum memilih antara oli mineral, oli semi-sintetis, atau oli sintetis untuk kendaraan, tentunya pengguna kendaraan harus cek dulu rekomendasi oli yang digunakan dari pabrikan kendaraan. (*)

Baca juga:

Jangan Anggap Sepele, Pelumas Sangat Memengaruhi Performa Kendaraan

#Otomotif #Tips Otomotif
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Meluncur di GIIAS 2026, Intip Fitur Lengkap dan Harganya
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro resmi diluncurkan di GIIAS 2026. Simak spesifikasi lengkap, fitur DVR terbaru, teknologi hybrid SHVS, Suzuki Safety Support, serta harga resminya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 01 Agustus 2026
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Meluncur di GIIAS 2026, Intip Fitur Lengkap dan Harganya
Fun
LEPAS E4 EV Debut di GIIAS 2026, Bawa Desain Coupe dan Teknologi Canggih ke Pasar Indonesia
LEPAS E4 EV resmi debut di GIIAS 2026. SUV listrik ini menawarkan motor 214 dk, teknologi ADAS, fast charging 200 kW, dan jarak tempuh hingga 500 km.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
LEPAS E4 EV Debut di GIIAS 2026, Bawa Desain Coupe dan Teknologi Canggih ke Pasar Indonesia
ShowBiz
Wuling Luncurkan Aira EV di GIIAS 2026, City Car Listrik Dibanderol Mulai Rp 155 Juta
Wuling resmi meluncurkan Aira EV di GIIAS 2026. City car listrik ini hadir dengan jarak tempuh hingga 301 km, fast charging, IoV, dan harga mulai Rp 155 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Wuling Luncurkan Aira EV di GIIAS 2026, City Car Listrik Dibanderol Mulai Rp 155 Juta
Olahraga
Aletra L7 Debut di GIIAS 2026, Mobil Listrik Keluarga dengan Fitur ala MPV Premium
Aletra L7 resmi debut di GIIAS 2026. Mobil ini menjadi calon LMPV listrik terjangkau di kelasnya.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
Aletra L7 Debut di GIIAS 2026, Mobil Listrik Keluarga dengan Fitur ala MPV Premium
Lifestyle
VinFast Gebrak GIIAS 2026 Lewat Mobil Listrik Andalan, Bawa Konsep 'Drive Worry Free' dan Banyak Promo
VinFast ikut meramaikan GIIAS 2026. Selain membawa sederet mobil listriknya, ada konsep Drive Worry Free hingga segudang promo.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
VinFast Gebrak GIIAS 2026 Lewat Mobil Listrik Andalan, Bawa Konsep 'Drive Worry Free' dan Banyak Promo
Fun
Chery Perkenalkan J6T CSH di GIIAS 2026, SUV REEV dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 Km
Chery memperkenalkan J6T CSH di GIIAS 2026. SUV berteknologi REEV ini menawarkan pengalaman berkendara ala mobil listrik dengan daya jelajah gabungan lebih dari 1.000 km.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
Chery Perkenalkan J6T CSH di GIIAS 2026, SUV REEV dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 Km
Fun
Changan Luncurkan Nevo Q05 di GIIAS 2026, SUV Listrik Compact untuk Generasi Modern
Changan resmi membawa Nevo Q05 ke Indonesia. SUV listrik kompak ini menawarkan jarak tempuh hingga 462 km dan pengisian cepat hanya 15 menit.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
Changan Luncurkan Nevo Q05 di GIIAS 2026, SUV Listrik Compact untuk Generasi Modern
Fun
Hyundai Turunkan Harga STARGAZER Cartenz di GIIAS 2026, Perkenalkan NEIRA dan Debut IONIQ 9
Hyundai menghadirkan berbagai inovasi di GIIAS 2026, mulai dari harga baru STARGAZER Cartenz, debut IONIQ 9, prototipe SUV listrik NEIRA, hingga STARIA Electric dan Hybrid.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
Hyundai Turunkan Harga STARGAZER Cartenz di GIIAS 2026, Perkenalkan NEIRA dan Debut IONIQ 9
Lifestyle
MG ZS Hybrid+ Debut di GIIAS 2026! Cek Harga, Spesifikasi, dan Promo Lengkapnya
MG ZS Hybrid+ resmi meluncur di GIIAS 2026. SUV terbaru ini dibanderol mulai dari Rp 299,9 juta.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
MG ZS Hybrid+ Debut di GIIAS 2026! Cek Harga, Spesifikasi, dan Promo Lengkapnya
Fun
Resmi Meluncur di GIIAS 2026! Suzuki XL7 Terbaru Kini Lebih Modern, Hybrid, dan Makin Canggih
Suzuki resmi meluncurkan XL7 terbaru di GIIAS 2026 sekaligus debut global. SUV 7-seater ini hadir dengan desain baru, fitur hybrid, dan teknologi keselamatan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
Resmi Meluncur di GIIAS 2026! Suzuki XL7 Terbaru Kini Lebih Modern, Hybrid, dan Makin Canggih
Bagikan