Ketahui Ciri-ciri Lipoma, Tumor Jinak dari Jaringan Lemak
Ciri-ciri Lipoma, tumor jinak dari jaringan lemak. (Foto: Unsplash/Mulyadi)
MerahPutih.com - Lipoma merupakan tumor jinak yang terbentuk dari jaringan lemak. Tumor ini umumnya tumbuh secara lambat dan dapat muncul di mana saja di tubuh, meskipun sering kali ditemukan di area seperti punggung, lengan, paha, dan leher.
Biasanya, lipoma tidak berbahaya dan tidak bersifat kanker, tetapi bisa menyebabkan ketidaknyamanan atau kekhawatiran estetika bagi beberapa orang.
Baca juga:
Biograph Vision Quadra Bantu Deteksi Dini Kanker, Hasil Diagnosa Rinci dan Akurat
Gejala Lipoma
Mengutip dari Alodokter, Lipoma umumnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Bentuk dan Ukuran
Lipoma umumnya berbentuk bulat atau oval, dan bisa berukuran kecil hingga besar. Kebanyakan lipoma berukuran antara 1 hingga 5 cm, tetapi ada yang bisa lebih besar.
2. Tekstur
Tumor ini terasa lembut dan dapat digerakkan di bawah kulit saat disentuh. Ini adalah salah satu ciri khas yang membedakan lipoma dari tumor lainnya.
3. Nyeri
Sebagian besar lipoma tidak menimbulkan rasa sakit. Namun, jika lipoma menekan saraf atau jaringan di sekitarnya, bisa menyebabkan ketidaknyamanan atau nyeri.
4. Tidak Berubah
Lipoma biasanya tidak menunjukkan perubahan yang signifikan seiring waktu, meskipun bisa tumbuh sedikit.
Baca juga:
5 Gejala Bipolar yang Perlu Diketahui dan Cara Penanganannya
Penyebab Lipoma
Penyebab pasti lipoma belum sepenuhnya dipahami, tetapi ada beberapa faktor yang diyakini berkontribusi terhadap pembentukannya:
1. Faktor Genetik
Ada kecenderungan genetik dalam perkembangan lipoma. Jika anggota keluarga memiliki lipoma, kemungkinan seseorang untuk mengembangkannya juga meningkat.
2. Usia
Lipoma lebih umum terjadi pada orang dewasa berusia antara 40 hingga 60 tahun, meskipun dapat muncul pada usia yang lebih muda.
Baca juga:
3 Penyebab Rambut Rontok pada Perempuan, Bisa Diatasi Gak Sih?
3. Trauma atau Cedera
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa cedera atau trauma pada area tertentu bisa menjadi pemicu terbentuknya lipoma, meskipun hubungan ini masih perlu diteliti lebih lanjut.
4. Obesitas
Meskipun tidak secara langsung menjadi penyebab, obesitas dapat meningkatkan risiko terbentuknya lipoma.
Kondisi Medis Tertentu: Beberapa kondisi medis, seperti sindrom Gardner dan lipomatosis, dapat meningkatkan kecenderungan seseorang untuk mengembangkan lipoma. (far)
Bagikan
Berita Terkait
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Penyanyi Raisa Berduka, Ibunda Meninggal Dunia Karena Penyakit Kanker