Kecantikan

Cara Menghilangkan Penumpukan Kulit Kepala

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 30 September 2022
Cara Menghilangkan Penumpukan Kulit Kepala

Kepala merupakan bagian tubuh yang juga perlu dilakukan perawatan secara rutin. (Foto: pexels.com/nicola barts)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENUMPUKAN pada kulit kepala sangat mengganggu. Hal tersebut juga bisa menimbulkan kecemasan bagi mereka yang mengalaminya. Oleh karena itu, segala cara dilakukan agar bisa menghilangkan penumpukan kulit kepala.

Dikutip Byrdie, penumpukan kulit kepala merupakan akumulasi kotoran pada rambut dan kulit kepala dari berbagai sumber, seperti produksi sebum (minyak), sel-sel kulit, produk rambut, polusi udara, dan asap tembakau. Penumpukan tersebut tentunya bisa berdampak bagi penampilan dan kesehatan kulit kepala kamu.

Baca Juga:

Diamond Microcrystal, Perawatan Kulit ala Klinik Kecantikan

Penutup kulit kepala oleh rambut menciptakan mikro permukaan kulit yang unik dan memfasilitasi pertumbuhan mikroba yang mengarah ke mikrobioma yang unik. Mikroba ini menggunakan komponen penumpukan sebagai sumber makanan yang memicu aktivitas metabolisme mereka. Hal ini tentunya bisa menyebabkan munculnya ketombe dan dermatitis seboroik, serta berpotensi menyebabkan kerontokan pada rambut.

Apabila jarang melakukan perawatan pada kepala, bisa menyebabkan penumpukan pada kulit kepala. (Foto: Pexels/kampus production)


Nah, ada beberapa cara untuk menghilangkan penumpukan kulit kepala yang bisa kamu lakukan. Apa saja ya?

1. Sering mencuci kepala

Terdapat tiga ahli yang menyatakan bahwa mencuci kepala secara rutin merupakan cara terbaik untuk mencegah penumpukan kulit kepala. Apabila kamu melihat banyak penumpukan, hal tersebut bisa menjadi tanda bahwa kamu sudah lama tidak mencuci kepala dan rambut kamu.

Baca Juga:

Rangkaian Skincare Terbaru untuk Membuatmu Lebih Menawan

Perlu diketahui, apabila kamu memiliki kulit kepala berminyak, ada baiknya untuk membersihkan kulit kepala setiap hari atau dua hari sekali. Sedangkan, apabila kamu memiliki rambut kering, rusak, atau berwarna, ada baiknya untuk mencuci setiap tiga hingga lima kali sehari.

2. Eksfoliasi kulit kepala

Sama seperti eksfoliasi pada wajah, eksfoliasi pada kulit kepala juga merupakan hal penting. Hal tersebut bertujuan untuk mengendalikan dan membersihkan kulit kepala dari penumpukan. Menggunakan sikat kulit kepala saat keramas, membuat terjadinya pengelupasan penumpukan kotoran dari kulit kepala, sehingga sampo akan mudah membersihkannya dari rambut.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penumpukan kulit kepala, seperti ekfoliasi. (Foto: Pexels/bennie lukas bester)

Apabila kamu menggunakan sikat kulit kepala, ada baiknya menggunakan sikat dengan bulu yang lembut. Kamu juga bisa menggunakan jari untuk memijat kulit kepala kamu dengan sampo untuk menghilangkan penumpukan kulit kepala. Namun, pastikan untuk tidak menggunakan kuku karena akan menyebabkan kerusakan pada pelindung kulit kepala.


3. Menggunakan obat sampo

Apabila kamu sudah mencoba mengatasi penumpukan kulit kepala dan mengalami gejala seperti terbakar atau gatal, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter kulit. Dengan begitu, kamu akan mengetahui penyebab sebenarnya. Biasanya apabila kamu pergi ke dokter kulit, kamu akan diberi obat sampo untuk membantu mengatasi penumpukan pada kulit kepala kamu. (yos)

Baca Juga:

Mikroorganisme Berkembang di Rambut Basah

#Kesehatan #Kecantikan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
dr Richard Lee Daftar Permohonan Praperadilan Usai Terancam 12 Tahun Kurungan, Begini Respons Polisi
Polisi juga memutuskan untuk memprioritaskan proses praperadilan ini sebelum melanjutkan agenda pemeriksaan tambahan terhadap Richard Lee
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Januari 2026
dr Richard Lee Daftar Permohonan Praperadilan Usai Terancam 12 Tahun Kurungan, Begini Respons Polisi
Fashion
Beauty Science Tech 2026, Satukan Sains, Teknologi, dan Dampak Bermakna
ParagonCorp memadukan sains, teknologi, dan nilai kebermanfaatan guna menghadirkan inovasi yang kompetitif secara global serta berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Beauty Science Tech 2026, Satukan Sains, Teknologi, dan Dampak Bermakna
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Bagikan