Keris Bagian dari Warisan Budaya Dunia

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 17 Mei 2023
Keris Bagian dari Warisan Budaya Dunia

Keris sudah dikenal masyarakat Indonesia sejak abad ke-9 dan kini resmi diakui UNESCO, sebagai Warisan Budaya Dunia Non-Bendawi. (MP/Deti Gurnita)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KERIS senjata khas milik Indonesia resmi diakui UNESCO, sebagai Warisan Budaya Dunia Non-Bendawi. Keris menjadi senjata yang sangat populer khususnya di Pulau Jawa.

Diperkirakan keris sudah dikenal masyarakat Indonesia sejak abad ke-9. Terbukti dari beberapa kisah tradisional, seperti Ken Arok dan Ken Dedes. Keris tidak hanya dipakai sebagai senjata, namun juga dipercaya memiliki kekuatan supranatural.

Baca Juga:

5 Tarian Tradisional Indonesia nan Mendunia

keris
Keris sebagai benda pusaka dipercaya memiliki kekuatan supranatural atau menyimpan kekuatan gaib. (MP/Deti Gurnita)

Keris termasuk dalam kerajinan tangan dan di dalamnya terkandung nilai-nilai kebudayaan dan tradisional. Umumnya, sebuah keris memiliki tiga bagian yaitu bilah (pisau), hulu (gagang), dan warangka (sarung).

Melansir buku jurnal Keris dalam Tradisi Santri dan Abangan (2018), keris berasal dari bahasa Jawa Kuno, yang merujuk pada kata ‘kris’ dalam bahasa Sanskerta, artinya menghunus. Keris sering dijadikan sebagai senjata perang jarak pendek pada eranya. Senjata tradisional ini sering digunakan di kawasan Pulau Jawa, Sunda, hingga Sumatera.

Bagi beberapa masyarakat, keris dianggap sebagai benda pusaka yang mampu menyembuhkan penyakit, mengusir setan, mendatangkan hujan, dan lain sebagainya. Dalam jurnal Makna Keris dan Pengaruhnya terhadap Masyarakat di Surakarta (2008) karya Akhmad Arif Musadad, disebutkan bahwa keris sebagai benda pusaka dipercaya memiliki kekuatan supranatural atau menyimpan kekuatan gaib. Sehingga masyarakat banyak yang mengagumi, menghormati, dan menjaga keris dengan baik.

Seringkali keris juga dianggap memiliki kekuatan magis. Maka hingga saat ini, masih banyak masyarakat percaya bahwa keris dapat membawa keberuntungan sehingga terkadang dijadikan sebagai jimat.

Selain itu, keris diyakini dapat menambah keberanian dan rasa percaya diri bagi pemiliknya. Alat ini juga dapat menghindarkan serangan wabah penyakit, malapetaka, dan hama tanaman.

Sebagian orang juga percaya bahwa keris bisa menyingkirkan atau menangkal gangguan makhluk halus. Terlepas dari sisi magis, ada beberapa fungsi lain keris bagi masyarakat.

Baca Juga:

Tempe Goreng Jadi Makanan Vegan Terbaik Keempat di Dunia

keris
Keris sebagai peninggalan budaya yang harus dijaga keberadaannya. (MP/Deti Gurnita)

- Keris sebagai senjata tradisional

Di zaman kerajaan, setiap prajurit membawa keris yang diselipkan di pinggang. Sebagai senjata pokok
dalam berperang, keris bisa ditemukan di kisah Ken Arok, Amangkurat II, dan lain-lain. Keris juga sering
digunakan oleh pahlawan seperti Imam Bonjol, Hasanudin, Pangeran Diponegoro, dan sebagainya.

- Keris sebagai benda pusaka warisan nenek moyang

Alasan ini membuat keris dibuat dan disimpan dengan sangat hati-hati. Keris juga banyak disimpan di museum atau keraton seperti Surakarta dan Yogyakarta. Keris juga menjadi lambang atau simbol terutama bagi warga daerah Jawa. Simbol atau lambang ini berupa lukisan, perkataan, lencana, dan lainnya yang mengandung arti tertentu. Simbol keris diantaranya untuk menyatakan legitimasi jabatan atau kekuasaan, lambang status, identitas, serta falsafah masyarakat Jawa.

- Perlengkapan berbagai aktivitas dan benda seni

Keris menjadi bagian dari perlengkapan pertunjukan wayang, perlengkapan upacara bersih desa, perlengkapan pakaian adat, dan sebagainya. Dan, jika ditelisik, keris dengan warangkanya adalah kesatuan harmonis yang dibuat dengan imajinasi tingkat tinggi. Keris menjadi sebagai benda seni hasil karya pembuatnya (empunya)

Berbagai fungsi tadi tentu memengaruhi nilai-nilai kebudayaan dan spiritualitas masyarakat yang menganut kepercayaan tertentu. Sebagai peninggalan budaya yang harus dijaga keberadaannya. Tidak heran jika hingga saat ini, keberadaan keris masih bisa kita temui dalam kehidupan sehari-hari, baik pada masyarakat atau tersimpan baik dalam museum sebagai peninggalan budaya. (dgs)

Baca Juga:

'Kartini Berkebaya' untuk Mengingat Warisan Budaya Indonesia

#Budaya #Tradisi #Keris
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Tradisi
Tradisi Sripuan Warnai Maulid Nabi di NTT, Ada Arak-arakan Gunungan hingga Roda
Tradisi Sripuan menjadi bagian dari perayaan Maulid Nabi di NTT. Warga menggelar arak-arakan gunungan, tradisi Roda, Ashrakkal, hingga doa bersama.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Tradisi Sripuan Warnai Maulid Nabi di NTT, Ada Arak-arakan Gunungan hingga Roda
Indonesia
Diduga Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Warga Boyolali, Temuan Harus Identifikasi
Cipto Raharjo meninggal dunia sekitar tahun 2007 dan rumahnya dibiarkan kosong. Anak keturunannya tidak ada yang menempati rumah itu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Diduga Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Warga Boyolali, Temuan Harus Identifikasi
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Fashion
Ragamkultura Jakarta di IFW 2026, Batik Betawi hingga Marunda Curi Perhatian Penonton
Batik Jakarta bersinar di IFW 2026. Panggung Ragamkultura Jakarta menghadirkan sembilan jenama wastra.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Ragamkultura Jakarta di IFW 2026, Batik Betawi hingga Marunda Curi Perhatian Penonton
Indonesia
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Pertemuan itu membawa pengembalian benda-benda budaya, artefak budaya, yang diselundupkan ke Amerika Serikat secara ilegal dan setelah dilakukan satu provenance research atau asal-usul,.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Travel
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Beragam aktivitas menarik dapat dinikmati wisatawan dari berbagai kalangan di Candi Prambanan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Travel
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Setiap panel relief menghadirkan cerita yang sarat akan nilai moral, keagamaan, hingga kebudayaan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Tradisi
Legenda Roro Jonggrang di Balik Candi Prambanan
Kisah Roro Jongrang jadi legenda turun-temurun terkait dengan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang berdiri di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah ini.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Legenda Roro Jonggrang di Balik Candi Prambanan
Tradisi
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Pemerintah menetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME melalui SK Menteri Kebudayaan No. 135/2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Olahraga
Paraguay Bikin Stadion Bergemuruh, Gelar Pesta Meriah sebelum Berangkat ke Piala Dunia 2026
Paraguay rayakan kembalinya ke Piala Dunia 2026. Tradisi ini dilakukan lewat pertunjukan kembang api meriah di stadion.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Paraguay Bikin Stadion Bergemuruh, Gelar Pesta Meriah sebelum Berangkat ke Piala Dunia 2026
Bagikan