Kericuhan di Arena Debat Capres Kedua, KPU Sebut Ada yang Komplain

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 19 Februari 2019
Kericuhan di Arena Debat Capres Kedua, KPU Sebut Ada yang Komplain

Ketua KPU Pusat Arief Budiman (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan kericuhan saat debat capres kedua dipicu oleh komplain salah satu pihak yang merasa keberatan dengan pertanyaan pihak lainnya.

"Ya, memang ada komplain, tapi kan debat harus jalan, nanti kalau ada keberatan silakan saja. Kan ada Bawaslu juga di situ langsung mengawasi, hadir di dalam ruangan," kata Arief kepada wartawan di kantornya, Selasa (19/2).

Arief menduga, persoalan itu dipicu saat Jokowi melontarkan pertanyaan yang dinilai kubu Prabowo menyerang pribadi. Misalnya, soal tanah negara yang dikuasai Prabowo.

Jokowi dan Prabowo saat debat kedua (MP/Rizki Fitrianto)
Jokowi dan Prabowo saat debat kedua (MP/Rizki Fitrianto)

"Ya, ada keberatan soal disampaikannya pertanyaan itu. Tapi kan kita harus mempelajari betul, betul gak itu sebagaimana yang masuk dalam regulasi kita, bahwa terjadi pelanggaran atau tidak terjadi pelanggaran," tuturnya.

Dia mengaku tidak tahu persis peristiwa yang sempat membuat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan itu naik pitam.

"Kejadiannya seperti apa, ya? Itu crowded sekali, saya gak ingat. Orang begitu banyak. Apalagi kamu tanya setelah segmen 1,2,3, saya lupa," tukasnya.

Meski demikian, dia berharap, pihak paslon masing-masing menyelesaikan persoalan sesuai mekanisme yang berlaku. Karena, setiap keberatan atau komplain harus diselesaikan secara fair dan bijaksana.

"Saya sampaikan, kalau ada catatan proses debat. Ada keberatan sampaikan dengan dengan mekanisme berlaku. Kan nggak mungkin disana saya langsung tidak lanjuti bagaimana. Setiap laporan mesti cek dulu, teliti dan harus bagaimana," pungkasnya.

Diketahui sempat terjadi kericuhan saat debat capres kedua digelar di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (17/2) malam.

Hal itu tersebar, setelah Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief memposting video detik-detik adu bacot antara kubu paslon nomot 01 dan 02. (Fdi)

#Komisi Pemilihan Umum #Pilpres 2019 #Prabowo Subianto #Joko Widodo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Jaksa akan menghadirkan Jokowi sebagai saksi dalam sidang Roy Suryo pekan depan. Roy menyebut kehadiran mantan presiden itu telah lama dinantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Indonesia
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) buka suara alasan absen saat dicari Presiden Prabowo. KDM mengaku fokus memimpin pemadaman karhutla Gunung Ciremai.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,28 triliun untuk program Satu Orang Satu Rekening. Simak target dan kriteria penerimanya.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Indonesia
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Presiden Prabowo Subianto curi perhatian publik saat mencari keberadaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) yang absen di acara Rakornas TPAKD. Simak momen uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Indonesia
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Cek hasil survei kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran terbaru dari Voxpol Center. Mayoritas publik, sekitar 63,3 persen, yakin mereka mampu memimpin dan atasi masalah negara!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Indonesia
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan politik persatuan nasional dan mengajak seluruh elemen bangsa menjaga keberagaman serta mengutamakan kesejahteraan rakyat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Indonesia
Prabowo Tantang Balik Indeks MSCI: Bangsa Indonesia Pantang Mundur Hadapi Tekanan Asing
Presiden Prabowo Subianto tegaskan Indonesia tak gentar hadapi tekanan indeks MSCI terkait dinamika pasar modal. Cek 3 alasan MSCI soroti bursa saham RI di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tantang Balik Indeks MSCI: Bangsa Indonesia Pantang Mundur Hadapi Tekanan Asing
Berita Foto
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Relawan 98 Resolution Network, Haris Rusly Moti (tengah) menyampaikan pandangan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Oktober 2026
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Indonesia
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Pemerintah Incar Bansos Tepat Sasaran
Presiden RI, Prabowo Subianto, akan meluncurkan Perlinsos Digital pada 10 November 2026. Bansos diharapkan tepat sasaran.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Pemerintah Incar Bansos Tepat Sasaran
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Pengamat kini mempertanyakan kepercayaan publik terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Bagikan