Relasi

Tujuan Wisata Favorit Ungkap Kepribadianmu

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 07 Februari 2021
Tujuan Wisata Favorit Ungkap Kepribadianmu

Kenali tanggapan para ahli soal menilai kepribadian orang dari tempat wisata favorit mereka (Foto: pixabay/12019)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADA sebuah anggapan bahwa pantai yang hangat dengan deburan ombak, memanjakan telinga dan disukai oleh ekstrovet. Sementara gunung yang sejuk dengan pemandangan indah yang memanjakan mata, cocok untuk introvet.

Menurut psikolog Mira Amir, soal pemilihan tempat bersifat sangat individual. Bagi Mira, belum tentu kelompok ekstrovert dijamin lebih menyukai pantai, ketimbang gunung, begitupun sebaliknya.

Baca Juga:

Penyebab Harga Tiket Wisata Lokal dan Asing Berbeda di Negeri Aing

Psikolog mengatakan bahwa pemilihan tempat wisata sifatnya individual (foto: Pixabay/dreamypixel)

Pemilihan tempat wisata, semua kembali pada pilihan masing-masing individu Bahkan, sepasang anak kembar pun bisa punya pilihan tempat liburan favorit yang berbeda. Meskipun keduanya dibesarkan di lingkungan yang sama.

Sementara itu, Konselor Employee Assistance Program di BUMN dan Lembaga Negara mengatakan, anak kembar bisa memiliki preferensinya berbeda. Ada yang lebih senang gunung, ada yang lebih senang pantai."

Selain itu contoh lainnya, misal pria A lebih suka naik mobil sport. Sementara pria B tidak tahu asyiknya naik mobil sport mahal. dan dia juga tidak tahu kerennya naik sepeda motor.

Namun, kepribadian seseorang bisa mempengaruhi faktor lain dalam berwisata. Dalam hal ini bukan soal tujuan, melainkan gaya berlibur. Ada yang suka berlibur sendiri, ada pula yang suka berlibur bersama rombongan.

Orang ekstrovert ketika ke gunung mungkin tidak pergi sendirian, melainkan akan pergi bersama rombongan.

Baik gunung maupun pantai, merupakan bagian dari wisata alam yang jadi primadona selama pandemi COVID-19. Udara yang segar serta keindahan semesta, tentu menjadi pelipur lara bagi orang-orang yang jenuh, lantaran tidak bisa bepergian jauh akibat pandemi COVID-19.

kepribadian seseorang bisa mempengaruhi faktor lain dalam berwisata, yakni gaya berlibur (Foto: pixabay/quanvo)

Bicara soal wisata, Dr. Diaz Pranita, Dosen Program Studi Pariwisata Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI), menuturkan bahwa wisata alam atau luar ruang adalah salah satu tren liburan di tahun 2021 di Indonesia.

"Tren wisata 2021 lebih kepada kelompok kecil yang homogen, misalnya family atau korporasi. Tujuannya lebih ke wisata alam atau lebih banyak outdoor, menghindari tempat yang banyak kerumunan," jelas Diaz seperti yang dikutip dari laman Antara

Baca Juga:

Deretan Tempat Wisata Negeri Aing yang 'Bisa Bikin Pasangan Putus'

Sementara itu, pada seminar daring Tourism E-Talk Series bertema Wisata Minat Khusus dan Olahraga pada November lalu, Diaz menjelaskan ada 9 jenis wisata minat khusus, yang kian digandrungi di masa pandemi COVID-19 yang tak kunjung mereda.

Pertama yakni wisata pedesaan, wisata pendakian gunung, olahraga paralayang, wisata olahraga maraton, wisata bahari kapal layar (yachting) dan wisata selam (diving).

Selanjutnya wisata olahraga arung jeram, wisata gua dan paramotor, ekowisata, wisata hantu dan wisata milenial (youth tourism), dan wisata relawan (voluntourism).

Mengenai sektor pariwisata, pemerintah dalam program pengembangan pariwisata menetapkan lima destinasi super prioritas, yakni Labuan Bajo, Mandalika NTB, Danau Toba di Sumatera Utara, Likupang di Sulawesi Selatan dan Candi Borobudur di Jawa Tengah. (Ryn)

Baca Juga:

'Music Matters' Hadirkan Kolaborasi Musik dan Wisata

#Wisata #Pariwisata Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan Bali tidak sepi wisatawan. Sepanjang Januari–November 2025, kunjungan mencapai 12,2 juta wisatawan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Travel
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Resorts World Genting melakukan penguatan kehadirannya di pasar Indonesia melalui penandatanganan kerja sama strategis.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Indonesia
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Jumlah penumpang Whoosh WNA mencapai 401.282 orang, naik 60 persen dibandingkan tahun 2024 sebanyak 251.525 penumpang.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Indonesia
Indonesia Kalah Saing dengan Negara Tetangga dalam Urusan Pariwisata, DPR 'Semprot' Pemerintah
Guna mengembalikan kepercayaan dunia, Bambang mendesak pemerintah segera membentuk polisi pariwisata khusus seperti yang telah sukses diterapkan di Malaysia dan Filipina
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Indonesia Kalah Saing dengan Negara Tetangga dalam Urusan Pariwisata, DPR 'Semprot' Pemerintah
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Bagikan