Kepala Badan Pangan Jadi Plt Menteri Pertanian, Jokowi Beberkan Alasannya

Mula AkmalMula Akmal - Jumat, 06 Oktober 2023
Kepala Badan Pangan Jadi Plt Menteri Pertanian, Jokowi Beberkan Alasannya

Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency Arief Prasetyo Adi (tengah) saat melakukan kunjungan kerja meninjau operasionalisasi dan produksi pabrik gula yang berlokasi di Jawa Timur. ANTARA/HO-

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Posisi Menteri Pertanian yang sempat kosong sepeninggal Syahrul Yasin Limpo akhirnya kembali terisi.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pertanian.

Baca Juga:

Mundur dari Menteri Pertanian, SYL Pamit dengan Para ASN di Kementerian

Dia menggantikan Syahrul yang mengundurkan diri karena tersangkut dugaan korupsi yakni pemerasan dalam jabatan di Kementerian Pertanian.

Presiden Joko Widodo mengaku sudah menerima permohonan undur diri dari Syahrul.

"Sudah saya terima pagi tadi sudah di tindaklanjuti sudah saya tandatangan juga. Penggantinya? Masih plt Pak Arif Prasetyo Kepala Badan Pangan," ungkap Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (6/10).

Jokowi mengatakan, alasan menunjuk Arief sebagai Plt Mentan supaya memudahkan koordinasi dengan Kementerian Perdagangan menyangkut persoalan pangan.

Selama ini, ia mengemukakan, Arief Prasetyo kerap berkoordinasi dengan SYL, Bulog hingga Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau Zulhas.

Baca Juga:

KPK Temukan Senpi di Rumah Dinas Menteri Pertanian

Berdasarkan hal tersebut, kepala negara menilai tidak perlu ada lagi adaptasi yang baru untuk meneruskan tugas SYL.

"Supaya lebih memudahkan (koordinasi)," tutur Jokowi.

Sebagaimana diketahui, Syahrul tengah dilema karena ia terseret dalam kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan).

Untuk menghadapi kasus hukum tersebut, fungsionaris Partai Nasdem ini berharap tak ada sentimen negatif terhadapnya terlebih dahulu.

"Walaupun saya berharap jangan ada stigma dan persepsi yang menghakimi saya terlebih dahulu karena biarkanlah proses hukum berlangsung dengan baik dan saya siap menghadapi," kata Syahrul beberapa waktu lalu. (Knu)

Baca Juga:

KPK Geledah Rumah Dinas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo

#Menteri Pertanian #Joko Widodo #Presiden Joko Widodo #Syahrul Yasin Limpo
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Topang Swasembada Pangan, Pemerintah Percepat Pemulihan 42.702 Hektare Lahan Pertanian Pascabencana di Sumatera
Pemerintah mempercepat rehabilitasi lahan pertanian terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Bantuan disiapkan untuk mendukung swasembada pangan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Topang Swasembada Pangan, Pemerintah Percepat Pemulihan 42.702 Hektare Lahan Pertanian Pascabencana di Sumatera
Indonesia
Harga Kelapa Sawit Turun saat Nilai Minyak Mentah Dunia Naik, Polisi Duga Ada Permainan Kartel
Mengindikasikan adanya praktik yang perlu ditelusuri lebih lanjut karena harga TBS justru turun ketika berbagai indikator pasar menunjukkan tren yang positif.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Harga Kelapa Sawit Turun saat Nilai Minyak Mentah Dunia Naik, Polisi Duga Ada Permainan Kartel
Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Beredar informasi yang menyebut, pembuat ijazah Jokowi muncul ke publik dan membuat pengakuan.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Jokowi membantah isu ingin mengambil alih Partai NasDem dan NasDem Tower. Ia menegaskan tudingan tersebut tidak benar dan tidak masuk akal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Indonesia
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Polda Metro Jaya mengungkapkan syarat utama yang harus dipenuhi oleh kedua belah pihak, sehingga restorative justice Rismon Sianipar bisa terpenuhi
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Indonesia
Jokowi Bantah Kasih Rp 50 Miliar untuk Restorative Justice, Sebut tak Masuk Akal
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu memberikan Rp 50 miliar untuk restorative justice. Ia mengatakan, hal tersebut tak masuk akal.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Jokowi Bantah Kasih Rp 50 Miliar untuk Restorative Justice, Sebut tak Masuk Akal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Buang Anggaran, Jokowi Tidak Setuju Program Koperasi Merah Putih
Jokowi melarang Purbaya membangun program Koperasi Merah Putih karena lebih baik anggarannya diberikan kepada rakyat.
Frengky Aruan - Rabu, 08 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Buang Anggaran, Jokowi Tidak Setuju Program Koperasi Merah Putih
Bagikan