MERAHPUTIH.COM - PEMBERANGKATAN gelombang kedua jemaah calon haji embarkasi Solo terjadi masalah. Kloter 43 dari Kota Semarang molor sekitar 16 jam.
Pejabat Humas PPIH Embarkasi Solo Gentur Rahma Indriadi mengatakan, jemaah calon haji dari Bandara Adi Soemarmo langsung menuju Mekkah bukan lagi ke Madinah. Dengan begitu, jemaah calon haji sudah mengenakan pakaian ihram dari Asrama Haji Donohudan (AHD).
“Jemaah calon haji dari Asrama Haji (Donohudan, Boyolali) harus sudah mengenakan pakaian ihram," kata Gentur, Jumat (24/5).
Ia mengatakan pemberangkatan jemaah calon haji gelombang dua ini seharusnya diawali kloter 43 dari Kota Semarang. Namun, lantaran ada masalah teknis di bandara, kloter 43 yang sedianya berangkat awal, akhirnya mundur Jumat (24/5) pukul 16.00 WIB.
Baca juga:
Penerbangan Ibadah Haji Delay Empat Jam, Garuda Indonesia Kena Tegur Kemenag
“Jemaah calon haji yang menuju Mekkah pertama kali dari Solo kloter 44 yang diberangkatkan pukul 11.55 WIB,” kata dia.
Pemberangkatan hari ini, lanjut dia, perdana gelombang dua kloter 44 menuju Mekkah. Pemberangkatan diawali kloter 43 terus 44, 45 dan seterusnya. Namun, karena ada pergeseran jadwal delay, kloter yang berangkat pertama kloter 44.
“Keterlambatan pemberangkatan jemaah calon haji kloter 43 ini bermula dari delay selama 4 jam untuk kloter 41 dari Kabupaten Kendal,” kata dia.
Hal itu berimbas pada kloter 42 dari dari Kendal dan Kota Semarang yang seharusnya berangkat Kamis pukul 17.30 mundur menjadi sampai Jumat pukul 00.40 WIB. "Efek domino kloter 41 yang sempat delay lebih dari 4,5 jam berimbas ke kloter 42-43, kloter 42 yang sedianya diterbangkan pukul 17.30 karena persiapan pesawat dan kru dapat diterbangkan 00.40," kata dia.
Dia mengatakan perubahan jadwal penerbangan itu berimbas paling parah pada kloter 43 dari Kota Semarang. Kloter tersebut seharusnya berangkat ke Mekkah Jumat (24/5) 00.40, tapi baru akan diterbangkan Jumat sore pukul 16.00 WIB.
"Imbasnya untuk kloter 43 delay cukup lama, yakni 16 jam. Kami kemarin sudah konfirmasi ke pihak Garuda untuk memastikan jadwal pemberangkatan jemaah haji. Kami tidak main-main karena ingin pelayanan yang terbaik. Di lain sisi, pihak Garuda kurang terbuka dengan kami," pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Pemerintah Sediakan Bus Shalawat Bagi Calon Haji Indonesia, Begini Rutenya