Kendala BPBD Padamkan Kebakaran Lahan Gambut di Sumatera Selatan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 19 September 2019
Kendala BPBD Padamkan Kebakaran Lahan Gambut di Sumatera Selatan

Ilustrasi karhutla. (ANTARA/Rony Muharrman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Satuan tugas pencegahan kebakaran hutan dan lahan kesulitan memadamkan kebakaran di lahan gambut yang terjadi di beberapa wilayah di Sumatera Selatan.

"Apalagi kedalaman lahan gambut bervariasi sehingga api sulit dipadamkan," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Selatan, Iriansyah , Kamis (19/9).

Baca Juga:

Menkopolhukam Sebut Masalah Karhutla Mirip Terorisme

Bila api sudah padam tetapi asap tetap timbul karena di dalam areal gambut, hal itu belum sepenuhnya padam.

"Oleh karena itu perlu pembasahan secara terus menerus supaya asap tidak timbul lagi," terang dia.

Lahan gambut di Sumsel cukup luas dan saat musim kemarau sekarang ini rawan terbakar. Kondisi itu akan menjadi kendala dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan sehingga perlu dukungan bersama.

Ilustrasi Karhutla (ANTARA FOTO/Rahmad)

Sebelumnya Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, pihaknya rutin melaksanakan peninjauan ke lokasi daerah rawan terbakar seperti di Kabupaten Ogan Ilir, dan Musi Banyuasin.

Namun, masih banyak kendala yang dihadapi seperti lokasi kebakaran hutan sulit untuk dijangkau dan juga lahan gambut.

"Selain itu saat musim kemarau air sulit didapat sehingga menjadi kendala pemadaman," kata dia.

Yang jelas, sebagaimana dikutip Antara, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga:

DPR Kritik Kementerian LHK Terkait Karhutla

Upaya yang dilakukan antara lain melakukan water bombing di lokasi lahan kebakaran hutan dan lahan, kemudian menggunakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) sebagai langkah penghasil awan hujan.

"Mari bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan dan jangan saling menyalahkan karena ini sebagai ujian," tutup Herman. (*)

#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Gambut
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Oknum ASN hingga Sejumlah Korporasi Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng
Pengungkapan perkara tersebut dilakukan melalui berbagai sumber informasi.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Oknum ASN hingga Sejumlah Korporasi Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng
Indonesia
113.336 Kasus ISPA akibat Karhutla, DPR Minta Pemerintah Perkuat Respons Kesehatan
Kemenkes mencatat 113.336 kasus ISPA akibat karhutla hingga 9 September 2026. DPR meminta pemerintah memperkuat layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
113.336 Kasus ISPA akibat Karhutla, DPR Minta Pemerintah Perkuat Respons Kesehatan
Indonesia
Jepang Akhiri Misi Padamkan Kathutla di Indonesia
Helikopter-helikopter tersebut telah melaksanakan lebih dari 40 kali operasi pemadaman kebakaran udara
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Jepang Akhiri Misi Padamkan Kathutla di Indonesia
Indonesia
Ratusan Hektar Gambut di 6 Provinsi Masih Terbakar, Pesawat Kapasitas Water Bombing Besar Disiapkan
Langkah tersebut ditujukan untuk mempercepat pemadaman lahan yang masih terbakar, terutama di wilayah yang membutuhkan dukungan operasi udara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Ratusan Hektar Gambut di 6 Provinsi Masih Terbakar, Pesawat Kapasitas Water Bombing Besar Disiapkan
Indonesia
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Kemenkes mencatat 174.694 kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla sepanjang Agustus hingga 21 September 2026. Sebanyak 40.363 kasus merupakan balita.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Indonesia
Karhutla Meluas, 64 Pesawat Dikerahkan untuk Water Bombing, Puluhan Ribu Personel Turun Tangan
Sejak Agustus 2026, sebanyak 64 pesawat telah dilibatkan dalam operasi pemadaman melalui metode water bombing.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Karhutla Meluas, 64 Pesawat Dikerahkan untuk Water Bombing, Puluhan Ribu Personel Turun Tangan
Indonesia
Malaysia Kirim Pesawat, 3 Helikopter, dan 52 Personel Bantu Atasi Karhutla
Malaysia akan mengirim satu pesawat, tiga helikopter, dan 52 personel untuk membantu Indonesia menangani karhutla di Kalimantan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Malaysia Kirim Pesawat, 3 Helikopter, dan 52 Personel Bantu Atasi Karhutla
Indonesia
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing ke Sumatra-Kalimantan, Ini Daftar Lokasinya
BNPB merencanakan operasi water bombing karhutla pada 18 September 2026 di enam provinsi Sumatra dan Kalimantan. Simak daftar lokasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing ke Sumatra-Kalimantan, Ini Daftar Lokasinya
Olahraga
Osmar Loss Ungkap Kekhawatiran di Balik Rasa Senang Kemenangan 3-1 Dewa United atas Borneo FC
Pelatih Osmar Loss mengaku sempat diliputi kekhawatiran.
Frengky Aruan - Jumat, 18 September 2026
Osmar Loss Ungkap Kekhawatiran di Balik Rasa Senang Kemenangan 3-1 Dewa United atas Borneo FC
Bagikan