Kencani 17 Wanita Sekaligus, Pria Ini Dibekuk Polisi

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 05 April 2015
Kencani 17 Wanita Sekaligus, Pria Ini Dibekuk Polisi

Ilustrasi pasangan (Foto: Boldsky)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Kabar terbaru datang dari Negeri Tirai Bambu, Tiongkok. Di Provinsi Hunan, Tiongkok belum lama ini tertangkap seorang pria yang diduga playboy lantaran kencani 17 gadis secara bersamaan dan melakukan tindak penipuan.

Aksi pria yang dikabarkan bernama Yuan itu terbongkar usai beberapa kekasihnya dibertahu bahwa ia mengalami cedera dan dilarikan ke rumah sakit di kawasan Changsa County, Hunan.

Saat Dirumah Sakit, pria tersebut tak menyangka jika para kekasihnya tiba-tiba muncul di hadapannya. Beberapa wanita yang datang mengaku sebagai istri dan kekasihnya. (Baca: Nenek Ini Jadi Bintang Film Porno Jepang)

Setelah para wanita yang mengaku istri dan kekasihnya itu bertemu satu sama lain dan saling berbagi cerita, para wanita itu langsung melaporkan Yuan ke polisi setempat.

Menurut salah seorang kekasihnya yang mengaku menjadi korban penipuan, Yuan selalu sibuk dan karena dirinya mengaku bekerja sebagai general manager di sebua perusahaan. Pertemuan dengan yuan berawal dari aplikasi media sosial yang populer di Tiongkok seperti QQ dan WeChat, lalu setelah itu beberapa diantara mereka mengaku telah memberikan sejumlah uang pada Yuan.

Modus yang dilakukan oleh Yuan yaitu mengaku sebagai orang kaya demi melancarkan aksinya.

Selain mengaku sebagai seorang General Manager, Yuan juga mengaku bahwa dirinya merupakan seorang lulusan dari sala satu Universitas ternama di Tiongkok. (Baca: Manusia Tertua Sejagat Meninggal Dunia)

“dia mengaku seorang lulusan teknik dari Central South University, padahal sebenarnya tidak”, ujar seorang korban, seperti yang dilansir dari cctv news.

Usai menerima laporan itu, Polisi setempat langsung mendatangi Yuan di rumah sakit, namun sayangnya Yuan belum dapat dimintai keterangan lantaran masih dalam pengaruh obat-obatan medis. Tapi pihak kepolisian menyampaikan, jika Yuan terbukti bersalah, ia akan menghadapi tuduhan tindak penipuan.

 

#Penipuan #Kasus Penipuan #Tindak Kriminal
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kronologi Wintarko Ditipu Rp 70 Juta Demi Iming-iming Lolos Rekrutmen Damkar DKI
Kronologi Wintarko warga Jaktim ditipu Rp70 juta janji masuk Damkar DKI Jakarta. Korban rela utang Bank DKI demi janji manis yang ternyata nol besar!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
Kronologi Wintarko Ditipu Rp 70 Juta Demi Iming-iming Lolos Rekrutmen Damkar DKI
Indonesia
Manfaatkan Antusiasme Pembeli, Situs Palsu Jualan iPhone 18 Bermunculan
Dalam proses pemesanan, pengguna diminta memberikan sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, nomor telepon, alamat email, kota tempat tinggal, hingga kontak WhatsApp.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Manfaatkan Antusiasme Pembeli, Situs Palsu Jualan iPhone 18 Bermunculan
Indonesia
Kasus Dugaan Penipuan Ruben Onsu Berujung Damai, Polisi Siapkan Restorative Justice
Kasus penipuan Ruben Onsu kini berujung damai. Polres Jaksel siap menggelar perkara kasus ini.
Soffi Amira - Senin, 31 Agustus 2026
Kasus Dugaan Penipuan Ruben Onsu Berujung Damai, Polisi Siapkan Restorative Justice
Indonesia
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Kasus ini bermula saat Ruben menawarkan korban berinisial DM untuk berinvestasi di usaha jual beli sebuah produk.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Indonesia
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Modus pelaku biasanya mengakui customer service dari GoPay, lalu meminta data sensitif seperti PIN, password, atau kode OTP.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Indonesia
Aset Rp 425 Miliar Disita, Kasus PT Dana Syariah Indonesia Kini Masuk Babak Baru
Kasus dugaan fraud PT Dana Syariah Indonesia memasuki babak baru. Berkas eks Direktur AS P21, dengan total aset disita Rp 425 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Aset Rp 425 Miliar Disita, Kasus PT Dana Syariah Indonesia Kini Masuk Babak Baru
Indonesia
3 WNI Korban TPPO Dipulangkan dari Libya, Pelaku Janjikan Kerja ART di Turki
Polda Metro Jaya membongkar modus TPPO yang menjanjikan pekerjaan ART di Turki. Kini, tiga WNI sudah dipulangkan dari Libya.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
3 WNI Korban TPPO Dipulangkan dari Libya, Pelaku Janjikan Kerja ART di Turki
Indonesia
Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Kejahatan Love Scamming Berbasis AI
Polri meningkatkan kapasitas personel untuk menghadapi kejahatan love scamming yang kini memanfaatkan AI, deepfake, dan social engineering.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Kejahatan Love Scamming Berbasis AI
Indonesia
5 Tips Aman Mencari Kerja Online agar Terhindar dari Lowongan Palsu dan TPPO
Jobstreet by SEEK membagikan lima tips aman mencari kerja online agar terhindar dari lowongan palsu, penipuan rekrutmen, dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
5 Tips Aman Mencari Kerja Online agar Terhindar dari Lowongan Palsu dan TPPO
Indonesia
Hati-Hati Marak Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp, Begini Modusnya!
KCIC mengimbau masyarakat waspada penipuan tiket Whoosh lewat WhatsApp. Pelaku gunakan logo dan jadwal palsu, arahkan pembayaran ke rekening pribadi. Tiket resmi hanya di kanal KCIC.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Hati-Hati Marak Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp, Begini Modusnya!
Bagikan