Kenangan Puasa Tak Terlupakan Mengisi Agenda Ramadan

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Kamis, 28 April 2022
Kenangan Puasa Tak Terlupakan Mengisi Agenda Ramadan

Mengisi Agenda Ramadan menjadi rutinitas para siswa sebelum pandemi selama bulan puasa. (Unsplash-Mufid Majnun)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BUKUNYA seukuran 15 x 10 sentimeter. Lebih kecil dari buku pelajaran sekolah dan lebih tipis dari Lembar Kerja Siswa (LKS). Halaman muka buku tersebut tiap jaman berbeda-beda. Pernah hijau ada gambar masjid, biru, bahkan merah muda. Di buku itu, semua kegiatan ibadah selama bulan Ramadan harus dicatat saban hari.

Baca juga:

5 Rekomendasi Makanan untuk Sahur, Puasa Dijamin Lancar

Seminggu jelan 'Bulan Puasa', guru agama di sekolah langsung membagi Agenda Ramadan. Guru tersebut meminta kepada siswa-siswi beragama Islam mengisi seluruh ketentuan di buku tersebut selama sebulan penuh.

Setelah libur Lebaran, kata sang guru, Agenda Ramadan akan dikumpulkan lalu dinilai. Pesan guru tentu sangat membekas di benak para murid. Mereka akan melaksanakan tugas mengisi Agenda Ramadan sekuat tenaga.

agenda ramadan
Seluruh kegiatan selama Ramadan harus dicatat para murid di Agenda Ramadan. (Unsplash-Mufid Majnun)

Kegiatan mengisi Agenda Ramadan nan menjadi keseharian para murid di sebulan penuh tak lagi bisa dilakukan di dua tahun belakangan. Pandemi memaksa seluruh orang bahkan di semua tempat untuk bekerja, beribadah, dan bersekolah dari rumah masing-masing. Tak ada Agenda Ramadan diberikan guru pada para murid selama pandemi di dua tahun terakhir.

Pada masa angka harian COVID-19 masih tinggi, merunut data SurveySensum pada 18-20 April 2020 melibatkan 500 responden di sepuluh kota besar di Indonesia menunjukan sebanyak 43 persen responden mengurangi interaksi sosial, bahkan 25 persen mengaku jarang menyiapkan menu khas berbuka puasa, dan 25 persen lain malahan membatalkan memperbaiki rumah demi persiapan Lebaran. Semua fokus pada penanganan pandemi.

Baca juga:

4 Kegiatan yang Bisa Dilakukan Habis Sahur, Apa Aja?

Alhasil, kegiatan khas Ramadhan selama dua tahun belakangan menurun sehingga tak memungkinan pula para murid diminta mengisi Agenda Ramadan.

Bagi murid generasi sebelum pandemi, khusunya kelahiran 90an sampai 2000an, mengisi Agenda Ramadan menjadi kenangan indah. Anak sekolah SD sampai SMP beramai-ramai datang ke Masjid, baik salat wajib lima waktu, tarawih, dan ibadah lain selalu membawa Agenda Ramadan.

petasan
Bocah-bocah sedang beribadah di masjid. (Unslpash-Firky Nur Setiadi)

Buku tersebut punya peran penting mengajarkan anak-anak sekolah untuk taat dan rajin beribadah selama bulan Ramadan. Mereka akan mengisi jumlah salat wajib lima waktu dalam sehari sudah dilakukannya, tarawih, puasa, dan paling mengenang pastinya mengisi catatan ceramah tarawih sekaligus meminta tanda tangan ustaz sebagai tanda bukti.

Momen mengisi catatan ceramah dan tanda tangan ustaz penuh kenangan tersendiri. Sering, anak-anak melakukan kecurangan saat mengisi karena ketika tarawih mereka biasanya lebih memilih untuk keluyuran, seperti jajan di depan masjid, main petasan, perang sarung, dan lainnya sehingga akhrinya untuk mengisi catatan tentang ceramah mencontek atau menyalin dari Agenda Ramadan temannya. Bahkan tanda tangan ustaz pun ikut dipalsukan.

Kenangan mengisi Agenda Ramadan tak akan pernah terhapus dari memori anak 90-an dan 2000-an. Kegiatan mengisi Agenda Ramadan telah menjadi rutinitas selama berpuasa. Maka, begitu kehilangannya anak-anak angkatan pandemi tak bisa lagi melakukan kegiatan khas selama bulan Ramadan, termasuk mengisi Agenda Ramadan. (Ref)

Baca juga:

Polda Jabar Larang Kegiatan SOTR

#April Tematik +62 Bicara Kangen #Pendidikan #Teknologi #Ramadan
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
Tutorial Mudah Bikin Tren Photomontage Feed Sosmed Ala 'Zootopia 2' Pakai OPPO Reno 15 Series
OPPO kembali menghadirkan inovasi teknologi yang dekat dengan gaya hidup anak muda melalui fitur AI Motion Photo dan Popout di OPPO Reno 15 Series.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Tutorial Mudah Bikin Tren Photomontage Feed Sosmed Ala 'Zootopia 2' Pakai OPPO Reno 15 Series
Indonesia
Legislator NasDem Ingatkan Program Sekolah Rakyat Harus Fokus di Daerah Tertinggal
Keberadaan Sekolah Rakyat akan menjadi solusi konkret untuk menekan angka putus sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Januari 2026
Legislator NasDem Ingatkan Program Sekolah Rakyat Harus Fokus di Daerah Tertinggal
Fun
OPPO Reno 15 Series Usung Desain 'Dancing Aurora', Terinspirasi dari Fenomena Alam Langka
OPPO Reno 15 Series mengusung desain Dancing Aurora. Desain itu terinspirasi dari fenomena alam langka, yang dibawa ke bagian bodi.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
OPPO Reno 15 Series Usung Desain 'Dancing Aurora', Terinspirasi dari Fenomena Alam Langka
Indonesia
Bertemu Rektor Seluruh Indonesia di Istana Negara, Presiden Prabowo Terima Dokumen Berisi Kritik dan Masukan kepada Pemerintah
Menegaskan Presiden tidak antikritik dan terbuka terhadap berbagai aspirasi dari seluruh elemen masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Bertemu Rektor Seluruh Indonesia di Istana Negara, Presiden Prabowo Terima Dokumen Berisi Kritik dan Masukan kepada Pemerintah
Fun
OPPO Reno 15 Perkenalkan Fitur AI Flash Photography 2.0, Selfie Minim Cahaya Jadi Lebih Maksimal!
OPPO Reno 15 memperkenalkan fitur AI Flash Photography 2.0. Fitur itu membuat hasil foto selfie menjadi lebih estetik.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
OPPO Reno 15 Perkenalkan Fitur AI Flash Photography 2.0, Selfie Minim Cahaya Jadi Lebih Maksimal!
Indonesia
Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP di 2026
Rincian kuota tersebut mencakup 1.000 kursi untuk beasiswa Garuda (S-1), 4.000 kursi untuk jenjang S-2 dan S-3, serta 750 kursi khusus bagi doktor spesialis.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP di 2026
Indonesia
Pemerintah Terbitkan 156 Izin Prodi Spesialis Kedokteran Baru
Langkah strategis ini dilakukan dalam memperkuat layanan kesehatan nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Pemerintah Terbitkan 156 Izin Prodi Spesialis Kedokteran Baru
Fun
POCO X8 Pro Max Muncul di Sertifikasi BIS, Sudah Siap Meluncur Global?
POCO X8 Pro Max kini muncul di sertifikasi BIS. HP tersebut kemungkinan akan meluncur pada kuartal pertama 2026.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
POCO X8 Pro Max Muncul di Sertifikasi BIS, Sudah Siap Meluncur Global?
Fun
Vivo X300 Ultra Siap Masuk Indonesia, Sudah Kantongi Sertifikasi TKDN!
Vivo X300 Ultra sudah meraih sertifikasi TKDN. HP ini segera meluncur di Indonesia pada tahun ini. Berikut adalah spesifikasinya.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Vivo X300 Ultra Siap Masuk Indonesia, Sudah Kantongi Sertifikasi TKDN!
Tekno
Simak Nih! Cara Pakai StandBy Mode iPhone iOS 17: Tips dan Kustomisasi
Aplikasi Sports Alerts dan Countdowns juga membantu pengguna memantau jadwal penting
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Simak Nih! Cara Pakai StandBy Mode iPhone iOS 17: Tips dan Kustomisasi
Bagikan