Kenali Strategi yang Tepat Sebelum Memutuskan Investasi

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 24 Maret 2022
Kenali Strategi yang Tepat Sebelum Memutuskan Investasi

Investasi harus berdasarkan rasio bukan emosi. (Foto: Pixabay/nattanan23)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK orang yang mungkin bingung dan ragu untuk memutuskan berinvestasi. Karena itu, Psikolog klinis Ivan Sujana, M.Psi membagikan tiga strategi yang bisa dilakukan untuk orang yang ingin investasi.

Strategi tersebut bertujuan agar pengambilan keputusan tak hanya mengandalkan emosi. Ivan menilai, orang yang biasanya baru belajar investasi lebih rentan terjebak pada emosi yang tak berdasar.

Baca Juga:

Waspada Penipuan Investasi Aset Kripto

Dalam mengambil keputusan harus rasional (Foto: Pixabay/ccfb)

Padahal, pengambilan keputusan dalam berinvestasi harus dipakukan dengan pemikiran yang rasional, terlepas dari siapapun yang menawarkannya.

"Keputusan harus rasional, terlebih bicara soal uang. Invetasi produk-produk yang nilainya di kemudian hari akan naik. semua itu bisa kita kalkulasi. Repotnya, banyak yang jadinya ikut-ikutan tanpa berpikir rasional," jelas Ivan seperti yang dikutip dari laman Antara.

Strategi yang pertama yakni memahami literasi finansial, dalam hal ini termasuk jenis dan produk-produk finansial. Menurut Ivan, penting untuk dipahami lebih dulu sebelum seseorang berinvestasi. Harus tahu seluk-beluk mekanisme untuk memastikan keamanannya.

Ketika mau investasi saham atau trading. Kerap kali orang hanya mengandalkan emosi dan terjebak dengan hasil akhir yang menjanjikan pendapatan besar.

Literasi finansial itu mutlak dan sangat perlu sebelum berinvestasi. Kamu tidak perlu menjadi pakar namun setidaknya jangan buta sama sekali. Kamu perlu mengetahui lebih jauh untuk mengamankan modal aset milikmu.

Baca Juga:

Tips Investasi Kripto untuk Pemula

Jangan terburu-buru mengambil keputusan investasi (Foto: Pixabay/maklay62)

Kemudian kamu harus berpikir kritis, agar tak mudah tergiur investasi yang tak masuk akal.

"Kekritisan dalam pengambilan keputusan dan literasi finansial itu mutlak perlu. Karena kita tidak bisa membatasi geraknya emosi yang lebih cepat daripada rasio kita. Justru yang perlu dikontrol emosinya dengan rasio. Rasio, ya, kuncinya dua tadi," jelas Ivan.

Lalu Ivan pun menyarankan, agar kamu menunda keputusan final minimal satu atau dua hari. Karena, emosi biasanya tergugah pada satu momen saja. Namun ketika memberi waktu untuk menunda, maka intesitas emosi akan berkurang perlahan.

Apabila intesitas emosi kamu sudah berkurang, maka pikiran rasional kamu akan lebih mudah bekerja. Seperti ketika ada teman dekat mengajak kamu berinvestasi. Kemudian dari penjelasannya kamu menilai itu bagus dan aman. Bila demikian, kamu jangan langsung bilang 'Iya', tundalah pengambilan keputusan setidaknya satu hari.

"Perlu diingat, kamu juga jangan terpancing kata-kata kalau dia bilang 'wah besok sudah terlambat dan sebagainya'. Kamu harus (tetap) meminta jeda waktu minimal satu hari," tegas Ivan. (Ryn)

Baca Juga:

Mengintip Pasar Aset Kripto di Sepanjang Tahun 2021

#Finansial #Investasi #Panduan Investasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Anjlok Bikin Investasi Dana Pensiun Dinaikkan, Menko Airlangga Klaim Dalam Batas Aman
Selain peningkatan batas investasi dapen dan perusahaan asuransi, reformasi juga mencakup kebijakan peningkatan minimal free float saham menjadi 15 persen serta rencana demutualisasi BEI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
IHSG Anjlok Bikin Investasi Dana Pensiun Dinaikkan, Menko Airlangga Klaim Dalam Batas Aman
Lifestyle
Ramalan Zodiak, 4 Februari 2026: Jangan Abaikan Masalah Keuangan dan Asmara!
Ramalan zodiak 4 Februari 2026 hari ini: cek prediksi asmara dan keuangan setiap zodiak, masalah yang mungkin muncul, serta saran agar hari lebih lancar
ImanK - Selasa, 03 Februari 2026
Ramalan Zodiak, 4 Februari 2026: Jangan Abaikan Masalah Keuangan dan Asmara!
Indonesia
Indonesia Bidik Investasi Perusahaan Teknologi Nvidia, Amazon, Docusign dan Crowdstrik
Airlangga memanfaatkan rangkaian agenda WEF untuk melakukan pertemuan dengan pimpinan perusahaan digital asal Amerika Serikat
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Indonesia Bidik Investasi Perusahaan Teknologi Nvidia, Amazon, Docusign dan Crowdstrik
Lifestyle
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Kesuksesan ini tak lepas dari kelengkapan fitur yang mengakomodasi kebutuhan investor
Angga Yudha Pratama - Minggu, 25 Januari 2026
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Indonesia
Di World Economic Forum, Prabowo Tegaskan Greedonomics Cara Tindak Pengusaha Rakus
Prabowo pun menyinggung istilah robber barons yang populer digunakan di sejumlah negara pada abad ke-19, namun dinilainya sama dengan greedonomics di hadapan para undangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Di World Economic Forum, Prabowo Tegaskan Greedonomics Cara Tindak Pengusaha Rakus
Indonesia
Pidato Prabowo di World Economic Forum Diharapkan Bisa Bawa Investasi
Dengan kehadiran Presiden, Indonesia mendapatkan investasi yang bagus dan banyak supaya bisa berkembang bersama dalam segi sumber daya manusia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Pidato Prabowo di World Economic Forum Diharapkan Bisa Bawa Investasi
Indonesia
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
World Economic Forum merupakan pertemuan tingkat dunia yang rutin digelar tiap tahun sejak 1971 di Davos, Swiss.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
Indonesia
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Salah satu kejutan besar dalam pertumbuhan ekonomi Jakarta adalah lonjakan di sektor penyediaan akomodasi serta makan dan minum
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Indonesia
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Danantara telah berdiskusi dengan Kamar Dagang Swiss (Swiss Chamber of Commerce) mengenai potensi kerja sama dalam proyek tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Berita
Diversifikasi Investasi Global Jadi Pilihan Investor Indonesia di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Ketidakpastian ekonomi global mendorong investor Indonesia memilih diversifikasi investasi lintas negara untuk mengelola risiko portofolio.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Diversifikasi Investasi Global Jadi Pilihan Investor Indonesia di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Bagikan