Kesehatan

Kenali Segera Gejala Kanker Darah

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 27 Mei 2024
Kenali Segera Gejala Kanker Darah

Kenali gejala kanker darah. (Foto: Unsplash/Angiola Harry)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KANKER darah menimbulkan berbagai gejala. Kebotakan merupakan salah satu gejala yang ditimbulkan jenis kanker darah. Kanker darah atau yang lebih dikenal sebagai leukimia ini merupakan penyakit ganas yang belum ada ditemukan obatnya.

Silomhospital.com menjelaskan kanker darah adalah kondisi abnormal sumsum tulang belakang yang berfungsi memproduksi sel darah putih dalam jumlah yang berlebih. Jumlah produksi darah putih atau leukosit tersebut menyebabkan kondisi sel yang tidak terkendali.

Jumlah leukosit yang berlebih menyebabkan gangguan kemampuan sumsum tulang memproduksi sel darah merah dan trombosit. Padahal, kedua komponen tersebut sama pentingnya bagi metabolisme tubuh.

Menurut data yang dirilis Globocan 2020, di Indonesia terdapat sebanyak 14.979 kasus baru kanker darah. Sebanyak 11.530 kematian yang disebabkan kanker darah. Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara dengan kasus terbanyak kanker darah di urutan kesembilan.

Baca juga:

Waspada Paparan Zat Asing untuk Cegah Kanker Darah

Berdasarkan Indonesian Cancer Care Community, usia rentan terserang penyakit ini yaitu rata-rata di usia 55 tahun. Leukemia lebih umum menyerang pria ketimbang perempuan. Penyakit ini jarang terjadi pada anak-anak.

Leukimia dipicu beberapa faktor, salah satunya ada riwayat keturunan keluarga. Anggota keluarga yang memiliki penderita kanker berisiko lebih tinggi mengalami leukimia. Pasalnya, kanker ini merupakan penyakit akibat kerusakan sel. Selain itu, ada juga yang disebabkan kelainan darah yang disebut sebagai sindrom mielodisplasia.

Faktor gaya hidup seperti banyak mengonsumsi alkohol dan merokok aktif, termasuk juga menjadi perokok pasif juga berperan dalam kejadian leukemia. Infeksi virus Epstein Barr dan bakteri helicobacter disebut juga bisa menyebabkan leukemia.

Menurut Indonesian Cancer Care Community, gejala yang ditimbulkan seseorang mengidap kanker darah bermacam-macam. Tidak ada gejala khusus. Pengidap kanker darah bisa mengalami kondisi demam, lesu, pendarahan, pembesaran organ mulai dari limpa, hati, hingga kelenjar getah bening.

Selain itu, gejala kanker darah juga meliputi tubuh mudah lebam, pendarahan saat mens yang sangat banyak, dan nyeri pada tulang khususnya tulang panjang.

Dugaan gejala kanker darah yang muncul perlu diperiksakan lebih lanjut untuk mendapat diagnosis tepat dari dokter. Pasalnya, diagnosis tidak benar akan menghabiskan kesempatan perawatan, sedangkan sel kanker akan terus berkembang.(tka)

Baca juga:

Waspada Kanker Darah Mengintai Lansia

#Kesehatan #Kanker Darah
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Bagikan