Kesehatan

Kenali Alergi pada Bayi dengan Gejala Berikut

P Suryo RP Suryo R - Jumat, 06 Juli 2018
Kenali Alergi pada Bayi dengan Gejala Berikut

Alergi dapat muncul dengan berbagai gejala. (Foto: parentsneed)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMILIKI bayi yang sehat merupakan harapan semua orang tua. Tapi adakalanya si kecil rewel karena terinfeksi virus. Kalau sudah demikian, orang tua pun cemas dan bertanya-tanya apa penyebab si kecil sakit. Jika si kecil pernah tiba-tiba rewel tanpa sebab, bisa jadi ia memiliki alergi tertentu.

Untungnya, alergi mudah ditangani dan tak akan bertahan lama. Segera temui dokter dan kenali alergi yang dialami si kecil. Dengan mengetahu penyebabnya dan tanda-tandanya, alergi pada bayi lebih mudah ditangani. Berikut tanda-tanda si kecil mengalami alergi:

1. Pilek atau Hidung Tersumbat

Salah satu gejala umum alergi pda bayi adalah hidung yang mudah berair. Jangan khawatir apabila bayi pilek. Ia hanya demam ringan. Apabila pilek terjadi terus-menerus segera periksakan ke dokter THT. Bernapas melalui mulut pada bayi merupakan salah satu tanda-tanda alergi. Alergi tersebut bisa terjadi di dalam atau luar ruangan.

2. Batuk

Batuk merupakan proses alami yang membantu kita untuk membersihkan kerongkongan. Jika si kecil memiliki batuk kering yang terjadi secara konstan, segera bicara dengan dokter anak. Lakukan tes alergi pada anak. Jangan berikan obat tanpa resep dokter.

Baca juga: Stres Sebabkan Anak Sulit Tidur, Ini Penjelasannya

alergi anak
Segera mencari bantuan medis bila tidak bisa ditangani sendiri. (Foto: pinterest)

3. Mata Merah

Mata merah disebabkan oleh virus. Namun bisa juga disebabkan oleh alergi. Ketika mengalami alergi, mata bayi bisa menjadi kemerahan. Dalam kondisi terparah, mata bayi bisa tertutup dan menempel. Kondisi ini biasanya disertai dengan pilek dan gatal-gatal. Mata merah yang disebabkan oleh alergi tak menular. Temui dokter dan dokter akan mendiagnosa penyebab alergi pada anak. Mata yang merah biasanya disebabkan oleh alergi terhadap debu.

4. Ruam

Ruam atau eksim pada anak terjadi selama beberapa hari. Kita tak perlu cemas jika eksim terjadi 2-3 hari. Eksim pada bayi terjadi karena bayi sensitive terhadap jenis pakaian atau sabun tertentu. Apabila ruam terjadi dalam kurun waktu cukup lama, segera periksa ke dokter.

5. Gatal-Gatal

Gatal-gatal pada bayi biasanya terjadi 4-5 hari. Penyebab gatal-gatal biasanya karena si bayi alergi terhadap makanan, jenis obat tertentu, serangga, atau infeksi lainnya. Bicarakan dengan dokter untuk menentukan jenis alergi yang mungkin dialami si kecil. Jika penyebabnya adalah obat, selalu katakan pada dokter. Dengan demikian, dokter bisa menghindari jenis obat tertentu.

alergi anak
Selalu perhatikan gejala alergi yang muncul. (Foto: Pexels/Pixabay)

6. Sakit Perut

Sakit perut disebabkan oleh bakteri. Pada bayi, ini merupakan gejala yang paling sering ditemui jika si kecil alergi terhadap makanan. Tanda-tandanya adalah bayi muntah, diare, muncul darah dari bokong. Setiap kali menyuapi si kecil makanan yang diduga penyebab alergi, tunggu hingga dua jam. Tanda-tanda tersebut akan segera muncul. Jika kau melihat tanda-tanda tersebut pada si kecil, bawa mereka ke dokter, lakukan serangkaian tes untuk mengetahui alergi secara spesifik.

7. Sulit Tidur

Bayi yang baru lahir biasanya akan menangis di malam hari. Tetapi jika hal ini terjadi ketika si bayi beranjak besar, penyebabnya biasanya karena tumbuh gigi. Bayi yang terjaga pada malam hari juga bisa disebabkan oleh alergi. Konsultasikan ke dokter untuk melakukan tes alergi.

alergi anak
Selalu perhatikan tumbuh kembang si kecil. (Foto: nbcbews)

8. Sakit Telinga

Gejala alergi yang paling umum terjadi adalah batuk, hidung tersumbat, mata merah, dan gatal-gatal. Tahukah kau bahwa sakit telinga juga gejala alergi? Sakit dan infeksi telinga pada bayi mengindikasi adanya alergi pada anak. Sakit telinga tersebut diiringi dengan gejala lain seperti telinga memerah, permasalahan pada pendengaran dan pusing. Sakit telinga biasanya disebabkan karena anak alergi terhadap jenis makanan tertentu.

Itulah beberapa gejala alergi yang biasa terjadi pada anak-anak. Segera periksa ke dokter untuk menjalani serangkaian tes untuk mengetahui jenis alergi pada anak. Dengan mengetahui pemicu alergi, kita bisa menghindarinya. (avi)

Baca juga: Berikan Edukasi Seks Ke Anak Sejak Dini Melalui Media Ini

#Sakit #Alergi #Anak #Anak-anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Berita Foto
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Sejumlah anak mengikuti pertandingan padel dalam ajang Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026 di Tangerang, Banten, Sabtu (29/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Foto Essay
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Gio dan Hamzah berlatih tinju dengan alat seadanya di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 19 Agustus 2026
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Indonesia
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan pernah menjadikan anak sebagai alat untuk memperoleh keuntungan ekonomi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Indonesia
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
KPAI menyoroti dugaan keterlibatan anak dalam promosi vape di YouTube dan meminta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
Indonesia
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Kemkomdigi melayangkan teguran ke YouTube, setelah menemukan konten vape yang melibatkan anak-anak.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Lifestyle
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Save the Children menggelar Festival Anak Pahlawan pada 13-16 Agustus 2026. Acara ini mengajak masyarakat mewujudkan lingkungan aman.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Bagikan