Kenali Ciri Anak yang Berpotensi Psikopat

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Minggu, 13 September 2015
Kenali Ciri Anak yang Berpotensi Psikopat

MerahPutih/Alfi Rahmadhani

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kesehatan - Sebuah studi menunjukkan bahwa emosional terkait psikopat pada orang dewasa bisa dikenali sejak usia balita.

Seperti dilansir The Independent (13/9), indikasi sifat psikopat pada seseorang bisa dikenali sejak anak berusia tiga tahun, yang memungkinkan anak menjadi antisosial saat dewasa.

Dr Eva Kimonis, psikolog dari Universitas New South Wales, yang juga memimpin penelitian ini mengungkapkan bahwa ia bersama timnya telah menyebar kuisioner kepada orangtua dan guru. Mereka juga merancang komputer khusus untuk mengevaluasi 200 anak yang berusia tiga sampai enam tahun.

Hasilnya, ada sebanyak 10 persen anak yang diuji menunjukkan indikasi sifat tanpa perasaan, kurang empati, kasih sayang, dan penyesalan.

Pengujian ini awalnya efektif pada sampel remaja. Namun ternyata hasil penelitian baru ini mengungkapkan bahwa ciri-ciri bisa terdeteksi saat usia anak-anak.

"Kami akhirnya melatih orangtua untuk bersikap hangat, penuh kasih sayang, untuk mengurangi sifat tak berperasaan dari waktu ke waktu," ujar Kimonis. Kimonis juga mengatakan bahwa pihaknya akan meneliti apakah sifat ini terus terbawa hingga dewasa.

Adapun studi ini menjabarkan bahwa anak yang berpotensi psikopat biasanya bersifat egois atau tidak ingin berbagi, kejam terhadap hewan, tidak merasa bersalah ketika melakukan kesalahan, dan tidak menanggapi kasih sayang orang lain.

 

BACA JUGA:

Media Massa Salah Satu Penyebab Percobaan Bunuh Diri

Kemenkes Belum Punya Data Lengkap Penyebab Bunuh Diri

Bunuh Diri dan Upaya Pencegahannya

Waspada Bahaya Sering Mengonsumsi Obat Tidur

#Anak #Psikopat
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyisir kembali legalitas setiap satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman penitipan anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Indonesia
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Pengelola tempat penitipan anak yang baik seharusnya terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh orang tua.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Olahraga
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Komisi I DPR mendukung kebijakan Komdigi, yang melarang anak di bawah 16 tahun memiliki akun media sosial.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Indonesia
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menekankan keberhasilan kebijakan aturan batasan usia medsos bergantung pada implementasi di lapangan
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Indonesia
Akun Medsos Anak Indonesia Mau Diperketat, Verifikasi Usia Online dan Wajib Disetujui Orang Tua
Pemerintah bersama platform digital kini tengah membentuk sistem pengawasan bersama untuk memperkuat perlindungan anak dari paparan konten negatif.
Wisnu Cipto - Selasa, 24 Februari 2026
Akun Medsos Anak Indonesia Mau Diperketat, Verifikasi Usia Online dan Wajib Disetujui Orang Tua
Bagikan