Kemensos Sebut 1,4 Juta Warga Belum Terima Bansos Tunai

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 24 Agustus 2021
Kemensos Sebut 1,4 Juta Warga Belum Terima Bansos Tunai

Warga penerima bantuan sosial. ANTARA/HO-Humas Linjamsos Kemensos

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Sosial (Kemesos) melaporkan ada lebih jutaan warga yang belum penerima bantuan sosial tunai (BST). Hal tersebut teridentifikasi oleh Kemensos pada 29 hingga 1 Agustus 2021.

Terinci, terdapat 1.444.450 penerima yang belum tersalurkan, ada 972.778 data yang dilakukan perbaikan, dan terdapat 471.672 data yang tidak dapat diperbaiki.

Baca Juga

Begini Perkembangan Penyaluran Bansos Tunai, Beras dan Subsidi Upah

Adapun perbaikan data penerima di Kabupaten/Kota pada tahap 1 berjumlah 17.510.077 data. Perbaikan data pada tahap 2 untuk Kabupaten/Kota sebanyak 49.855.513.

Staf Khusus Menteri Sosial, Don Rozano Sigit Prakoeswa mengatakan, data yang mengalami kendala untuk penyaluran itu sudah dilakukan perbaiki oleh pemangku kebijakan di daerah antara pemadanan data Kemenkes dan Dukcapil.

"Jadi kami bersyukur perbaikan di daerah cukup luar bisa," kata Don Rozano saat diskusi virtual.

Staf Khusus Menteri Sosial, Don Rozano Sigit Prakoeswa
Staf Khusus Menteri Sosial, Don Rozano Sigit Prakoeswa. Foto: MP/Asropih

Don Rozano menuturkan, bagi masyarakat yang mengeluhkan penyaluran Bansos tunai. Bila melalui RT/RW setempat, kelurahan dan bisa membuat secara pribadi dengan mengecek situs Bansos Mensos.

"Kami terima, setelah itu kami cek apakah dia sudah terdaftar di DTKS apa belum, kalau blm terdaftar di DTKS kami akan melakukan dan memberikan daerah untuk verifikasi validasi. Jika verifikasi validasi kabupaten dan provinsi sama maka bisa dilakukan proses berikutnya," paparnya.

Adapun program bantuan sosial yang kini tengah dikerjakan Kemensos RI. Untuk Program Keluarga Harapan (PKH) ada 10 juta keluarga, periode penyaluran dari Januari hingga Desember (dibayar per 3 bulan). Pendistribusian melalui transfer ke rekening ATM yang didaftarkan oleh penerima.

"Ibu hamil anak usia dini Rp 3 juta. SD Rp 900 ribu. SMP Rp 1,5 juta. Lansia dan disabilitas Rp 2,4 juta," terangnya.

Lalu, Bantuan Pangan Non-tunai (BPNT) penerima 18,8 juta keluarga. Kriteria PHK + Non-PKH. Mereka yang terdaftar menerima uang sebesar Rp 200 ribu per bulan. Periode selama 14 bulan daru Januari sampai Desember.

Kemudian, Bantuan Sosial Tunai (BST) yang disalurkan sebanyak 10 juta kepala keluarga. Nominal yang diterima setiap bulan sebesar Rp 300 ribu. Waktu pelaksanaan pendistribusian selama 6 bulan daei Januari sampai Juni 2021.

Terakhir, bantuan BPNT PPKM yang diberikan kepada 5,9 juta warga yang tersebar di seluruh Indonesia. Mereka yang menerima basos ini mendapatkan uang senilai Rp 200 ribu perbulan yang berlangsung dari bulan Juli ke Desember 2021. Penyaluran sendiri dilakukan melalui transfer tunai atau melalui Pos Indonesia. (Asp)

Baca Juga

8,8 Juta Keluarga Bakal Disuplai Bansos Tahap II

#Bansos Tunai #Kemensos
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
32 Ribu Anak Bakal Masuk ke Sekolah Rakyat
Pada Juli 2026, sekolah gratis bagi anak-anak kurang mampu ini memasuki satu tahun penyelenggaraan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
 32 Ribu Anak Bakal Masuk ke Sekolah Rakyat
Indonesia
DPR Tuntut Kemensos Buka-Bukaan soal Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu per Pasang
Masyarakat berhak mempertanyakan penggunaan anggaran negara, apalagi program tersebut ditujukan untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Mei 2026
DPR Tuntut Kemensos Buka-Bukaan soal Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu per Pasang
Indonesia
93 Sekolah Rakyat Permanen Kemensos Siap Beroperasi Tahun Ajaran Baru 2026
93 Sekolah Rakyat permanen untuk tahun ajaran 2026/2027. Program ini menyediakan pendidikan gratis bagi keluarga miskin, dengan target 500 sekolah hingga 2029.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
93 Sekolah Rakyat Permanen Kemensos Siap Beroperasi Tahun Ajaran Baru 2026
Indonesia
Viral Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat, Mensos Ingin Bertemu Pimpinan KPK
Khusus untuk pengadaan sepatu sendiri, masing-masing siswa mendapatkan empat pasang sepatu terdiri dari sepatu harian, sepatu olahraga, sepatu Pakaian Dinas Harian (PDH), dan sepatu Pakaian Dinas Lapangan (PDL)
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Viral Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat, Mensos Ingin Bertemu Pimpinan KPK
Indonesia
Mensos Sebut Sepatu untuk Sekolah Rakyat yang Viral di Medsos Pemberian Gubernur Jatim
Menekankan pemberian tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Jawa Timur, bukan berasal dari anggaran Kemensos.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Mensos Sebut Sepatu untuk Sekolah Rakyat yang Viral di Medsos Pemberian Gubernur Jatim
Indonesia
Viral Sepatu Sekolah Rakyat Capai Ratusan Ribu, Ini Klarifikasi Mensos Saifullah Yusuf
Siswa Sekolah Rakyat mendapatkan empat pasang sepatu yang terdiri dari sepatu harian (sneakers), sepatu olahraga, sepatu Pakaian Dinas Harian (PDH), dan sepatu Pakaian Dinas Lapangan (PDL).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Viral Sepatu Sekolah Rakyat Capai Ratusan Ribu, Ini Klarifikasi Mensos Saifullah Yusuf
Indonesia
Pengelolaan TMP Kalibata Bakal Pindah Tangan dari Kemensos ke Kemenhan
Proses pengalihan penuh pengelolaan TMP Kalibata ke Kemenhan akan butuh waktu lama menunggu perubahan undang-undang di DPR.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Pengelolaan TMP Kalibata Bakal Pindah Tangan dari Kemensos ke Kemenhan
Indonesia
Jaga Daya Beli, Pemerintah Rencanakan Pertebal Bantuan Sosial
Pembahasan mengenai stimulus ekonomi, termasuk opsi penebalan bansos, saat ini masih berada pada tahap awal berupa simulasi dan koordinasi lintas kementerian.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 April 2026
Jaga Daya Beli, Pemerintah Rencanakan Pertebal Bantuan Sosial
Indonesia
DPR: Penonaktifan PBI JKN Ancam Nyawa Pasien Penyakit Kronis
Anggota Komisi IX DPR mengkritik penonaktifan 11 juta peserta PBI JKN yang dinilai berisiko mengganggu layanan kesehatan pasien penyakit kronis.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Februari 2026
DPR: Penonaktifan PBI JKN Ancam Nyawa Pasien Penyakit Kronis
Indonesia
MBG Bakal Menyasar 400 Ribu Lansia dan 38 Ribu Disabilitas
Layanan makan bergizi bagi lansia sebenarnya telah berjalan melalui program Kementerian Sosial, namun akan diselaraskan dengan skema MBG
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Februari 2026
MBG Bakal Menyasar 400 Ribu Lansia dan 38 Ribu Disabilitas
Bagikan