Kemenpora Minta Suporter Pahami Kesepakatan Damai

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Selasa, 01 Agustus 2017
Kemenpora Minta Suporter Pahami Kesepakatan Damai

Ilustrasi Suporter Persebaya 1927. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih - Kementerian Pemuda dan Olahraga meminta seluruh suporter klub sepak bola nasional memahami kesepakatan damai yang akan ditandatangani bersama pada acara Jumpa Suporter Indonesia di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (3/7).

"Kami telah mengusulkan delapan poin untuk menjadi kesepakatan bersama antarsuporter. Tapi kami tidak ingin merasa suporter dijebak oleh Kemenpora sehingga kesepakatan itu hanya tertuang dalam satu kalimat yang tidak kaku dan mengikat," kata Sekretaris Menpora Gatot S Dewa Broto di Jakarta, Selasa (1/8).

Gatot mengatakan, poin-poin kesepakatan antarsuporter klub sepak bola yang telah disiapkan Kemenpora antara lain kebutuhan akan perdamaian dan suporter harus bertanggung jawab jika terjadi peristiwa kerusuhan.

"Kami tidak ingin poin-poin kesepakatan damai seluruh suporter klub sepak bola nasional hanya dipahami pada tingkatan atas. Kami berusaha melibatkan sebanyak mungkin perwakilan suporter, perwakilan klub, perwakilan PSSI, PT Liga Indonesia Baru, hingga kepolisian dalam pertemuan Kamis," kata Gatot.

Pemerintah, lanjut Gatot, berharap pertemuan antarsuporter dalam acara Jumpa Suporter Indonesia itu dapat meminimalkan konflik antarsuporter.

Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha mengaku akan menindaklanjuti pertemuan yang telah dimulai oleh Kemenpora untuk merangkul para suporter klub sepak bola nasional.

"Dalam sepak bola rivalitas adalah hal biasa. Tapi sportivitas harus dijunjung tinggi. Rivalitas harus dijaga. Kami dari PSSI berkomitmen untuk menjaga keamanan di area stadion agar rivalitas terjaga dan tersalurkan dengan baik," kata Tisha.

Ketua The Jakmania Ferry Indra Sjarief berharap acara Jumpa Suporter Indonesia menjadi kumpulan simpati dari para korban kerusuhan suporter yang pernah terjadi sebelumnya. "Pertemuan itu bisa menjadi ajang penyampaian pendapat untuk generasi berikutnya," kata Ferry.

Ferry menambahkan, proses perdamaian lapisan bawah suporter klub sepak bola nasional butuh proses yang panjang sebagaimana proses rivalitas antarsuporter itu. (*)

Sumber: ANTARA

#Kemenpora #Suporter Sepak Bola
Bagikan
Ditulis Oleh

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu

Berita Terkait

Olahraga
Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia
Komisi X DPR RI mendorong pemerintah dan PSSI agar penetapan kewarganegaraan Republik Indonesia ditetapkan oleh instansi yang berwenang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Frengky Aruan - Senin, 15 Juni 2026
Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia
Olahraga
Anthem 'The Angel (North London Forever)' Siap Menggema Jika Arsenal Juara Liga Champions 2026, Simak Nih Liriknya
Stadion Emirates akhirnya memperdengarkan lagu North London Forever secara resmi untuk kali pertama saat Arsenal menjamu Leeds United pada 8 Mei 2022
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
Anthem 'The Angel (North London Forever)' Siap Menggema Jika Arsenal Juara Liga Champions 2026, Simak Nih Liriknya
Olahraga
Pertina NTT Desak Kejelasan Legalitas Perbati, Sengketa dengan Menpora Masih Berlanjut
Pertina NTT mengambil langkah dalam sengketa hukum melawan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Soffi Amira - Selasa, 14 April 2026
Pertina NTT Desak Kejelasan Legalitas Perbati, Sengketa dengan Menpora Masih Berlanjut
Olahraga
Pemain Ratchaburi FC Ceritakan Situasi Mengerikan di Kandang Persib Bandung
Ratchaburi FC mendapat pengalaman tidak mengenakan saat dijamu Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (18/2).
Frengky Aruan - Kamis, 19 Februari 2026
Pemain Ratchaburi FC Ceritakan Situasi Mengerikan di Kandang Persib Bandung
Olahraga
Suporter Nyalakan Flare di Stadion Manahan, Persis Solo di Ambang Sanksi PSSI
Panpel pertandingan Persis Solo mengakui kecolongan penyalaan flare oleh suporter saat laga kontra Persita Tangerang di Stadion Manahan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
Suporter Nyalakan Flare di Stadion Manahan, Persis Solo di Ambang Sanksi PSSI
Olahraga
Kerusuhan Flare Persis Vs Persita, Polisi Amankan 23 Suporter Tuan Rumah
Polresta Surakarta mengamankan sebanyak 23 oknum suporter Persis Solo dalam insiden ricuh menyalakan flare saat pertandingan Persis melawan Persita
Wisnu Cipto - Senin, 05 Januari 2026
Kerusuhan Flare Persis Vs Persita, Polisi Amankan 23 Suporter Tuan Rumah
Olahraga
30 Tahun Penantian, Indonesia akan Finis Runner-up di SEA Games 2025 dengan 80 Emas
Indonesia sukses mengamankan 80 emas SEA Games 2025 Thailand. Menpora Erick Thohir menyebut capaian ini sebagai sejarah baru dalam 30 tahun terakhir.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Desember 2025
30 Tahun Penantian, Indonesia akan Finis Runner-up di SEA Games 2025 dengan 80 Emas
Olahraga
Medali Emas Ke-80 Datang dari Kabaddi, Tim Indonesia Capai Target di SEA Games 2025
Indonesia menang tipis 23-22 atas Malaysia sekaligus menghadirkan medali emas ke-80.
Frengky Aruan - Kamis, 18 Desember 2025
Medali Emas Ke-80 Datang dari Kabaddi, Tim Indonesia Capai Target di SEA Games 2025
Olahraga
SEA Games Thailand 2025: Indonesia Tempati Peringkat Kedua, Erick Thohir Soroti Mental Pantang Menyerah Atlet
Indonesia sementara berada di peringkat kedua SEA Games 2025 Thailand dengan 62 emas. Menpora menilai mental pantang menyerah jadi kunci prestasi atlet.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Desember 2025
SEA Games Thailand 2025: Indonesia Tempati Peringkat Kedua, Erick Thohir Soroti Mental Pantang Menyerah Atlet
Olahraga
Kemenpora Targetkan Timnas Indonesia U-23 Raih Medali Perak di SEA Games 2025, PSSI Ingin Lebih
PSSI tetap meminta Timnas Indonesia U-23 asuhan Indra Sjafri untuk tetap mengejar medali emas SEA Games 2025.
Frengky Aruan - Kamis, 27 November 2025
Kemenpora Targetkan Timnas Indonesia U-23 Raih Medali Perak di SEA Games 2025, PSSI Ingin Lebih
Bagikan