Kemenpora Minta Seluruh Cabor Harus Punya Target di Asian Games 2018

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 04 Januari 2018
Kemenpora Minta Seluruh Cabor Harus Punya Target di Asian Games 2018

Sekretaris Menpora (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto. Foto: MP/Win

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) meminta jangan sampai ada cabang olahraga yang tidak memiliki target di Asian Games 2018 menyusul keputusan verifikasi kementerian yang memangkas anggaran pemusatan latihan nasional (pelatnas).

"Semua cabang olahraga harus memiliki target di Asian Games 2018 meski kita mengetahui verifikasi Kemenpora memutuskan pemangkasan anggaran pelatnas," kata Sekretaris Jenderal Kemenpora Gatot S Dewa Broto saat dihubungi di Jakarta, Rabu (3/1).

Atas keputusan verifikasi Kemenpora itu sendiri, dikabarkan sejumlah pengurus cabang olahraga melayangkan protes.

Gatot sendiri mengatakan sesuai Peraturan Presiden (Perpres) 95 tahun 2017 tentang Peningkatan Prestasi Atlet, disebutkan bahwa anggaran bisa berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau pun di luar itu.

"Anggaran bisa dari sponsor. Jika memang dibutuhkan, kami akan memfasilitasi antara cabor dan sponsor," ujar Gatot seperti dilansir Antara.

Diketahui, faktor utama pemotongan tersebut adalah terkait potensi atlet yang tergabung dalam pelatnas suatu cabang olahraga apakah ia termasuk atlet yang berpeluang besar mendulang emas atau tidak.

Ketua Tim Verifikasi Kemenpora Adhi Purnomo menjelaskan ada beberapa cabang olahraga yang memang tidak cocok dengan pemotongan kuota atlet yang diajukan, salah satunya adalah bridge yang dipotong menjadi 12 atlet dari 32 atlet.

"Bridge mengajukan ingin memberi 'try out' dan 'training camp' untuk atlet diluar nonunggulan. Seharusnya kan yang berpotensi emas saja dan jika nanti nonunggulan juara akan diganti juga," ujar Adhi Selasa (2/1).

Bridge, kata Adhi, mengancam tidak bermain sesuai target Asian Games. Dia sendiri menegaskan hal ini akan dibahas kembali dengan jajaran Deputi IV Kemenpora.

Adapun alasan Kemenpora tidak bisa memenuhi nominal yang diajukan oleh pengurus cabor, antara lain karena memang anggaran yang ada hanya sekitar Rp600 miliar.

Sebenarnya, pemerintah memiliki dana kurang lebih Rp735 miliar, tapi sekitar Rp100 miliar dialokasikan untuk Komite Paralimpiade Nasional (NPC) yang harus menyiapkan atlet untuk Asian Para Games 2018.

Dari catatan yang dipegang Gatot, memang rata-rata dari pengajuan 40 pengurus cabor, pemangkasan anggaran mencapai lebih dari 50 persen. Ada yang lebih dari 50 persen, namun itu pun pengajuannya hanya sekitar Rp3 miliar.

Sementara yang paling tinggi disetujui oleh Kemenpora hanya kurang lebih Rp12 miliar dari pengajuan sekitar Rp30 miliar. Gatot menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa pukul rata dalam memberikan anggaran mengingat tolak ukurnya adalah nomor pertandingan, bukan per cabor.

#Kemenpora #Gatot S Dewa Broto #Asian Games 2018
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Sebanyak 432 atlet Indonesia resmi dikukuhkan untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kontingen akan bertanding di 35 cabang olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
ShowBiz
Lirik Meraih Bintang, Lagu Asian Games 2018 yang Meledakkan Karier Via Vallen
Lagu “Meraih Bintang” ciptaan Pay Burman dan dinyanyikan Via Vallen menjadi anthem resmi Asian Games 2018.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Lirik Meraih Bintang, Lagu Asian Games 2018 yang Meledakkan Karier Via Vallen
Olahraga
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Desak Made Rita mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas dalam ajang bergengsi tersebut. 

Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Olahraga
PON 2028 Digelar di 3 Provinsi, Jakarta sebagai Penunjang
Erick menjelaskan bahwa penetapan Jakarta sebagai provinsi penunjang telah memiliki payung hukum setelah disahkan melalui Rapat Kerja Nasional Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Frengky Aruan - Rabu, 01 Juli 2026
PON 2028 Digelar di 3 Provinsi, Jakarta sebagai Penunjang
Olahraga
Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia
Komisi X DPR RI mendorong pemerintah dan PSSI agar penetapan kewarganegaraan Republik Indonesia ditetapkan oleh instansi yang berwenang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Frengky Aruan - Senin, 15 Juni 2026
Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia
Olahraga
Pertina NTT Desak Kejelasan Legalitas Perbati, Sengketa dengan Menpora Masih Berlanjut
Pertina NTT mengambil langkah dalam sengketa hukum melawan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Soffi Amira - Selasa, 14 April 2026
Pertina NTT Desak Kejelasan Legalitas Perbati, Sengketa dengan Menpora Masih Berlanjut
Olahraga
30 Tahun Penantian, Indonesia akan Finis Runner-up di SEA Games 2025 dengan 80 Emas
Indonesia sukses mengamankan 80 emas SEA Games 2025 Thailand. Menpora Erick Thohir menyebut capaian ini sebagai sejarah baru dalam 30 tahun terakhir.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Desember 2025
30 Tahun Penantian, Indonesia akan Finis Runner-up di SEA Games 2025 dengan 80 Emas
Olahraga
Medali Emas Ke-80 Datang dari Kabaddi, Tim Indonesia Capai Target di SEA Games 2025
Indonesia menang tipis 23-22 atas Malaysia sekaligus menghadirkan medali emas ke-80.
Frengky Aruan - Kamis, 18 Desember 2025
Medali Emas Ke-80 Datang dari Kabaddi, Tim Indonesia Capai Target di SEA Games 2025
Olahraga
SEA Games Thailand 2025: Indonesia Tempati Peringkat Kedua, Erick Thohir Soroti Mental Pantang Menyerah Atlet
Indonesia sementara berada di peringkat kedua SEA Games 2025 Thailand dengan 62 emas. Menpora menilai mental pantang menyerah jadi kunci prestasi atlet.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Desember 2025
SEA Games Thailand 2025: Indonesia Tempati Peringkat Kedua, Erick Thohir Soroti Mental Pantang Menyerah Atlet
Olahraga
Kemenpora Targetkan Timnas Indonesia U-23 Raih Medali Perak di SEA Games 2025, PSSI Ingin Lebih
PSSI tetap meminta Timnas Indonesia U-23 asuhan Indra Sjafri untuk tetap mengejar medali emas SEA Games 2025.
Frengky Aruan - Kamis, 27 November 2025
Kemenpora Targetkan Timnas Indonesia U-23 Raih Medali Perak di SEA Games 2025, PSSI Ingin Lebih
Bagikan