Kemenpora Fokus Tatap ASEAN Para Games 2017

Rendy NugrohoRendy Nugroho - Rabu, 16 Desember 2015
Kemenpora Fokus Tatap ASEAN Para Games 2017

Pembalap Kursi Roda ASEAN Para Games, Jerrold Pete Mangliwan (Foto: Official ASEAN Para Games)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Olahraga - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mulai menatap ASEAN Para Games (APG) 2017 di Kuala Lumpur. Untuk itu, tidak ingin lama-lama meratapi kegagalan di APG, Singapura, 3-9 Desember 2015.

Pasalnya, kontingen Merah-Putih hanya berada di peringkat kedua APG edisi kedelapan tersebut dengan meraih 81 emas, 74 perak, dan 63 perunggu. Sementara juara umum, kembali direbut Thailand.

Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora sekaligus CDM APG 2015, Faisal Abdullah, mengatakan jika pemerintah mengupayakan agar seluruh cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di Kuala Lumpur, akan diikuti.

"Selain itu, perlu meningkatkan pendidikan bagi classifier agar tidak terjadi kesalahan identifikasi klasifikasi kecacatan. Perlu juga keselarasan kebutuhan anggaran dengan penyelenggaraan yang terkait pengiriman dan training center atlet selama pelatnas," tutur Faisal.

APG 2015 di Singapura, diikuti 10 negara peserta se-kawasan Asia Tenggara, minus Timor Leste. Dari 15 yang dipertandingkan, Indonesia mengikuti 11 cabor.

Masing-masing yaitu panahan, atletik, badminton, cerebral palsy football, catur, goalball, angkat berat, menembak, renang, tenis meja, dan ten pin bowling. Sementara cabor yang tidak diikuti Indonesia adalah boccia, sailing, wheel chair basket ball, dan 5 a side football.

Jumlah atlet Indonesia di APG 2015 sebanyak 190 orang, terbanyak ketiga setelah Thailand 263 orang dan Malaysia 194 orang. Sementara atlet Vietnam 127 orang, dan Singapura 152 orang.

Komposisi atlet Indonesia terbanyak di cabor atletik 43 orang, disusul renang 39 orang, tenis meja 34 orang, serta catur dan bulutangkis sama-sama 15 orang.

Atletik menjadi cabor peraih medali terbanyak, yakni 27 emas, 24 perak, dan 16 perunggu. Kemudian renang mendapat 17 emas, 17 perak, dan 16 perunggu. Tenis meja 15 emas, 13 perak, dan 10 perunggu. Catur 9 emas, 10 perak, dan 6 perunggu. Bulutangkis 8 emas, 4 perak, dan 7 perunggu. Angkat berat 5 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

Atlet peraih medali terbanyak adalah Musa Caru Baba (renang) dengan 4 emas dan 1 perak. Disusul Setiyo Budi Hartanto (atletik) dengan 4 emas, Jendi Pangabean (renang) 3 emas, 2 perak, dan 1 perunggu, Ngaimin (renang) 3 emas dan 2 perak, dan Martin Losi (atletik) 3 emas dan 1 perak. (esa)

BACA JUGA:

  1. Gagal, CDM ASEAN Para Games Salahkan Penggunaan Sistem Baru
  2. Kemenpora Banggakan Hasil ASEAN Para Games 2014
  3. Kemenpora Upayakan Bonus Atlet ASEAN Para Games Cair 2016
  4. Gagal, CDM ASEAN Para Games Minta Maaf
  5. Menpora Harap Kekalahan di ASEAN Para Games Tak Terulang
#Atlet Indonesia #ASEAN Para Games 2015
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026, Janjikan Bonus Rp 3 Miliar untuk Emas
Prabowo Subianto melepas 432 atlet Indonesia ke Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Peraih medali emas dijanjikan bonus Rp 3 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026, Janjikan Bonus Rp 3 Miliar untuk Emas
Olahraga
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Sebanyak 432 atlet Indonesia resmi dikukuhkan untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kontingen akan bertanding di 35 cabang olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Olahraga
Erupsi Krakatau Ganggu Penerbangan, Begini Cara Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Asian Games 2026
Erupsi Gunung Krakatau berdampak pada keberangkatan Kontingen Tim Indonesia ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Erupsi Krakatau Ganggu Penerbangan, Begini Cara Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Asian Games 2026
Olahraga
Tim Indonesia Day Cara Publik Dukung Atlet Tidak Berjuang Sendirian Saat Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Melalui Tim Indonesia Day, masyarakat juga diajak melihat para atlet dari sisi yang lebih dekat. Bukan hanya sebagai peraih medali, tetapi sebagai individu yang memiliki cerita
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Tim Indonesia Day Cara Publik Dukung Atlet Tidak Berjuang Sendirian Saat Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Olahraga
Jelang Asian Games 2026, CdM Indonesia Pastikan Kebutuhan Atlet Terpenuhi agar Fokus Bertanding
CdM Indonesia mengunjungi pusat latihan timnas basket Putri Indonesia, menjelang Asian Games 2026.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Jelang Asian Games 2026, CdM Indonesia Pastikan Kebutuhan Atlet Terpenuhi agar Fokus Bertanding
Olahraga
Misi Besar Indonesia di Asian Games 2026 Dimulai, CdM Turun Langsung ke Pelatnas
CdM Asian Games 2026 turun langsung ke pelatnas. Atlet Indonesia sedang mempersiapkan diri jelang Asian Games 2026.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Misi Besar Indonesia di Asian Games 2026 Dimulai, CdM Turun Langsung ke Pelatnas
Olahraga
Asian Games 2026 Makin Dekat, CdM Indonesia Pastikan Atlet Bebas dari Beban Nonteknis
CdM Indonesia memastikan para atlet Asian Games 2026 tidak akan dibebani persoalan nonteknis.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Asian Games 2026 Makin Dekat, CdM Indonesia Pastikan Atlet Bebas dari Beban Nonteknis
Olahraga
NOC Indonesia Buka Skema Cabor Berangkat Mandiri ke Asian Games 2026, Ada Syarat Ketat
NOC Indonesia membuka skema cabor yang berangkat mandiri ke Asian Games 2026. Namun, ada syarat yang harus diperhatikan.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
NOC Indonesia Buka Skema Cabor Berangkat Mandiri ke Asian Games 2026, Ada Syarat Ketat
Olahraga
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
NOC Indonesia memanfaatkan program IVLP di Amerika Serikat untuk mempelajari sistem pembinaan atlet dan tata kelola olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Olahraga
CdM Tim Indonesia Pastikan Dukungan Maksimal untuk Atlet di Asian Games 2026
CdM Tim Indonesia Todotua Pasaribu memastikan seluruh kebutuhan atlet untuk Asian Games 2026. Pemerintah salurkan anggaran Rp 61 miliar kepada NOC Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
CdM Tim Indonesia Pastikan Dukungan Maksimal untuk Atlet di Asian Games 2026
Bagikan