Borong 2 Perak dan 1 Perunggu di SEA Games 2025, Tim Triathlon Indonesia Akui 'Diuntungkan' Venue Rayong

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 17 Desember 2025
Borong 2 Perak dan 1 Perunggu di SEA Games 2025, Tim Triathlon Indonesia Akui 'Diuntungkan' Venue Rayong

Tim triathlon Indonesia borong dua medali perak dan satu perunggu di SEA Games 2025. Foto: Dok. SEA Games 2025

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim triathlon Indonesia berhasil menambah perolehan medali pada hari kedua pertandingan SEA Games 2025.

Mereka meraih dua medali perak dan satu perunggu dari sejumlah nomor. Cabor ini dipertandingkan di Rayong, Thailand, Rabu (17/12).

Medali perak pertama diraih pada nomor women’s team relay oleh Martina Ayu Pratiwi, Kayla Nadia Shafa, dan Binta Erlen Salsabela dengan catatan waktu 1:10:48. Indonesia finis di posisi kedua, atau di bawah Filipina yang mencatatkan waktu 1:10:14.

Binta Erlen Salsabela menyebutkan, bahwa kondisi venue tidak menjadi kendala bagi tim Indonesia.

“Venue di sini memang cukup panas, tetapi kondisi tersebut mirip dengan basecamp kami di Bangka Belitung. Hambatan tidak terlalu terasa, laut juga aman dan bagus,” ujar Salsabela di Chonburi, Thailand, Rabu (17/12).

Baca juga:

Jadwal Lengkap Tim Indonesia di SEA Games 2025, Rabu (17/2): Peluang Raih 80 Emas Masih Terbuka

Hal ini juga diamini oleh atlet triathlon Indonesia lainnya, Martina Ayu Pratiwi.

“Kondisi venue kurang lebih sama seperti saat training camp di Indonesia, dengan trek yang nyaman dan tidak banyak belokan,” ungkap Martina.

Sementara itu, medali perak kedua Indonesia diperoleh dari nomor team mixed relay (2 men + 2 women) yang diperkuat oleh Martina Ayu Pratiwi, Hauqalah Fakhal Arvyello, Rashif Amila Yaqin, dan Binta Erlen Salsabela.

Lalu, medali perunggu diraih Indonesia pada nomor men’s team relay melalui Aloysius Reckyardio Mardian, Rashif Amila Yaqin, dan Al Kautsar dengan catatan waktu 1:04:35. Indonesia finis di posisi ketiga, atau di bawah Filipina (1:04:05) dan Singapura (1:04:15).

Baca juga:

Kisah Basral, Atlet Skateboard Peraih Emas SEA Games, Pernah Beli Papan Rp 5.000 buat Latihan

Manajer tim triathlon Indonesia, Reswanda mengatakan, hasil hari ini menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.

“Di beberapa nomor kami masih tertinggal, terutama di sektor sepeda. Namun untuk renang dan lari, performa atlet sudah cukup baik dan berimbang,” tambahnya.

Kemudian, Wakil Ketua Umum Federasi Triathlon Indonesia (FTI), Arlan Lukman menegaskan, bahwa tim yang diturunkan merupakan atlet terbaik dan strategi sudah berjalan sesuai rencana.

“Beberapa atlet seperti Ami dan Martina bahkan sudah mengikuti empat nomor. Bukan berarti tidak sesuai rencana, tetapi hasilnya memang belum sepenuhnya sesuai harapan,” jelas Arlan. (knu)

#Sea Games 2025 #Triathlon #Atlet Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Tim Indonesia Day Cara Publik Dukung Atlet Tidak Berjuang Sendirian Saat Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Melalui Tim Indonesia Day, masyarakat juga diajak melihat para atlet dari sisi yang lebih dekat. Bukan hanya sebagai peraih medali, tetapi sebagai individu yang memiliki cerita
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Tim Indonesia Day Cara Publik Dukung Atlet Tidak Berjuang Sendirian Saat Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Olahraga
Jelang Asian Games 2026, CdM Indonesia Pastikan Kebutuhan Atlet Terpenuhi agar Fokus Bertanding
CdM Indonesia mengunjungi pusat latihan timnas basket Putri Indonesia, menjelang Asian Games 2026.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Jelang Asian Games 2026, CdM Indonesia Pastikan Kebutuhan Atlet Terpenuhi agar Fokus Bertanding
Olahraga
Misi Besar Indonesia di Asian Games 2026 Dimulai, CdM Turun Langsung ke Pelatnas
CdM Asian Games 2026 turun langsung ke pelatnas. Atlet Indonesia sedang mempersiapkan diri jelang Asian Games 2026.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Misi Besar Indonesia di Asian Games 2026 Dimulai, CdM Turun Langsung ke Pelatnas
Olahraga
Asian Games 2026 Makin Dekat, CdM Indonesia Pastikan Atlet Bebas dari Beban Nonteknis
CdM Indonesia memastikan para atlet Asian Games 2026 tidak akan dibebani persoalan nonteknis.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Asian Games 2026 Makin Dekat, CdM Indonesia Pastikan Atlet Bebas dari Beban Nonteknis
Olahraga
NOC Indonesia Buka Skema Cabor Berangkat Mandiri ke Asian Games 2026, Ada Syarat Ketat
NOC Indonesia membuka skema cabor yang berangkat mandiri ke Asian Games 2026. Namun, ada syarat yang harus diperhatikan.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
NOC Indonesia Buka Skema Cabor Berangkat Mandiri ke Asian Games 2026, Ada Syarat Ketat
Olahraga
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
NOC Indonesia memanfaatkan program IVLP di Amerika Serikat untuk mempelajari sistem pembinaan atlet dan tata kelola olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Olahraga
CdM Tim Indonesia Pastikan Dukungan Maksimal untuk Atlet di Asian Games 2026
CdM Tim Indonesia Todotua Pasaribu memastikan seluruh kebutuhan atlet untuk Asian Games 2026. Pemerintah salurkan anggaran Rp 61 miliar kepada NOC Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
CdM Tim Indonesia Pastikan Dukungan Maksimal untuk Atlet di Asian Games 2026
Olahraga
NOC Indonesia Dorong Organisasi Olahraga Mandiri demi Prestasi Dunia
NOC Indonesia menegaskan pentingnya independensi organisasi olahraga untuk menciptakan prestasi berkelanjutan menuju Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
NOC Indonesia Dorong Organisasi Olahraga Mandiri demi Prestasi Dunia
Olahraga
Erick Thohir Target Tambah 300 Pelatih Olahraga Disabilitas untuk Perkuat Atlet Paralimpiade
Menpora Erick Thohir menargetkan penambahan 300 pelatih olahraga disabilitas tersertifikasi untuk memperkuat pembinaan atlet paralimpiade di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 11 Mei 2026
Erick Thohir Target Tambah 300 Pelatih Olahraga Disabilitas untuk Perkuat Atlet Paralimpiade
Olahraga
NOC Indonesia Anugerahkan The Game Changer Award 2026, Rizki Juniansyah Raih Best of the Best
NOC Indonesia memberikan The Game Changer Award 2026 kepada atlet, pelatih, federasi, dan tokoh olahraga nasional. Rizki Juniansyah raih penghargaan Best of the Best.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 10 Mei 2026
NOC Indonesia Anugerahkan The Game Changer Award 2026, Rizki Juniansyah Raih Best of the Best
Bagikan