Kemenparekraf Gelar 'Songwriters Festival 2024'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Januari 2024
Kemenparekraf Gelar 'Songwriters Festival 2024'

Kemenparekraf gelar lomba cipta lagu. (Foto: Dok/Kemenparekraf)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), menggelar 'Songwriters Festival 2024'. Momentum ini sekaligus menjadi hal yang tepat untuk mengedukasi pentingnya hak kekayaan intelektual (HKI) bagi musisi, terutama para komposer.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menuturkan, pelaksanaan rangkaian festival ini dilaksanakan sejak 15 Januari hingga 13 Februari 2024.

Baca juga:

Kilas Balik Industri Musik Indonesia di 2023

"Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi Songwriters Festival ini dan kita harapkan ini menjadi movement hak-hak dan kesejahteraan bagi para pelaku seni dan ekonomi kreatif kita," kata Sandiaga seperti dikutip dari laman resmi Kemenparekraf, Rabu (16/1).

Lebih lanjut, menurut Sandiaga dengan teredukasinya para komposer mengenai hal ini maka akan dapat meningkatkan pengetahuan komposer mengenai pemanfaatan hak kekayaan intelektual untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 24 tahun 2022 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 (PP 24 2022), khususnya terkait Fasilitasi Pengembangan Sistem Pemasaran Produk Ekonomi Kreatif Berbasis Kekayaan Intelektual.

Baca juga:

6 Konser Musik Internasional di 2024

Terlaksananya kegiatan ini, selain mengedukasi mengenai pentingnya hak kekayaan intelektual, juga diharapkan dapat menambah karya-karya musik yang berkualitas di industri musik Indonesia.

Ketua AKSI Satriyo Yudi Wahono atau lebih dikenal dengan nama Piyu 'Padi' mengungkapkan, festival ini menjadi media untuk menyuarakan pentingnya kepemilikan hak kekayaan intelektual atas suatu karya, dalam hal ini komposisi lagu.

"Ini adalah kesempatan kami, para pencipta lagu bersama Kemenparekraf untuk menjadikan karya cipta sebagai aset atau intellectual property yang bisa menjadi jaminan hajat hidup orang banyak," pungkas Piyu. (far)

Baca juga:

NOAH Pamit Sementara dari Industri Musik Indonesia

#Musik #Musik Indonesia #Kemenparekraf
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Never Gonna Give You Up' Rick Astley Kembali Viral, Ini Makna di Balik Lagunya
'Never Gonna Give You Up' Rick Astley kembali viral. Lagu ini mengusung pesan tentang komitmen, kesetiaan, dan janji untuk tetap bertahan dalam sebuah hubungan.
Ananda Dimas Prasetya - 51 menit lalu
'Never Gonna Give You Up' Rick Astley Kembali Viral, Ini Makna di Balik Lagunya
ShowBiz
Barasuara Rilis 'Api & Mimpi', Ada Pesan Perjuangan di Balik OST Film 'GJLS: Berapi-Api'
Barasuara merilis 'Api & Mimpi' pada 1 Oktober 2026 sebagai OST film GJLS: Berapi-Api. Lagu ini membawa pesan perjuangan dan keberanian.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 39 menit lalu
Barasuara Rilis 'Api & Mimpi', Ada Pesan Perjuangan di Balik OST Film 'GJLS: Berapi-Api'
ShowBiz
Meiska Hadirkan Versi Baru 'Aku Cuma Punya Hati', Simak Lagi Lirik Lagunya
Meiska menghadirkan versi baru 'Aku Cuma Punya Hati' yang dipopulerkan Mytha Lestari. Proyek remake ini berawal dari permintaan penonton.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 20 menit lalu
Meiska Hadirkan Versi Baru 'Aku Cuma Punya Hati', Simak Lagi Lirik Lagunya
ShowBiz
Menguak Makna Rahasia Lirik Joan of Arc di Dalam Cermin Lagu Ikonik JKT48
Menguak makna lagu Joan of Arc di Dalam Cermin dalam setlist Pajama Drive JKT48. Kisahkan kebangkitan dari keterpurukan lewat koreografi bendera ikonik!
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Menguak Makna Rahasia Lirik Joan of Arc di Dalam Cermin Lagu Ikonik JKT48
ShowBiz
NODA Entertainment Punya Cara Berbeda Mengembangkan Kolaborasi Musik dan Talenta Independen
NODA Entertainment memperluas kolaborasi dengan musisi dan talenta independen Indonesia melalui berbagai proyek, termasuk Room Service.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 04 Oktober 2026
NODA Entertainment Punya Cara Berbeda Mengembangkan Kolaborasi Musik dan Talenta Independen
ShowBiz
TENHOLES Rilis Album SATYA, Merangkum Janji, Kehilangan, Perlawanan hingga Kemanusiaan
TENHOLES merilis album terbaru SATYA yang berisi delapan lagu tentang keluarga, janji, kehilangan, kehidupan kelas pekerja, perlawanan, dan kemanusiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
TENHOLES Rilis Album SATYA, Merangkum Janji, Kehilangan, Perlawanan hingga Kemanusiaan
ShowBiz
Devano Danendra Rilis 'Ingat', Kisah Seseorang yang Belum Selesai dengan Luka Masa Lalu
Devano Danendra merilis 'Ingat'. Mengisahkan seseorang yang masih berusaha berdamai dengan luka masa lalu dan kesulitan kembali membuka hati.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Devano Danendra Rilis 'Ingat', Kisah Seseorang yang Belum Selesai dengan Luka Masa Lalu
ShowBiz
Tama Yuri Rilis Album Perdana ‘Biar Aku Dianggap Beruntung’, Potret Perjalanan dari Cinta hingga Penerimaan
Tama Yuri merilis album perdana Biar Aku Dianggap Beruntung. Berisi 11 lagu, album ini merangkum fase cegil, terpuruk, hingga menerima.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Tama Yuri Rilis Album Perdana ‘Biar Aku Dianggap Beruntung’, Potret Perjalanan dari Cinta hingga Penerimaan
ShowBiz
BTS Tak Ajukan 'ARIRANG' ke Grammy 2027, Kategori Asian Pop Tetap Dipertahankan
The Recording Academy memastikan kategori Asian Pop Music Performance tetap hadir di Grammy Awards 2027 meski BTS tak mengajukan album ARIRANG.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
BTS Tak Ajukan 'ARIRANG' ke Grammy 2027, Kategori Asian Pop Tetap Dipertahankan
ShowBiz
The Brandals Kembali dengan Album 'Oposisi', dari Musik Elektronik hingga Cerita Pekerja Urban
The Brandals bersiap merilis album studio keenam, 'Oposisi'. Membawa eksplorasi musik sekaligus cerita tentang pekerja, lingkungan, dan situasi sosial-politik.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
The Brandals Kembali dengan Album 'Oposisi', dari Musik Elektronik hingga Cerita Pekerja Urban
Bagikan