Kemenlu RI Kutuk Penyerangan Berulang RS Indonesia di Gaza Utara

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 22 Oktober 2024
Kemenlu RI Kutuk Penyerangan Berulang RS Indonesia di Gaza Utara

Serangan Israel. ANTARA FOTO/Reuters-Mohammed Salem/hp.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PASUKAN Israel melakukan blokade dan serangan tiada henti di Jalur Gaza Utara. Serangan itu telah berdampak pada Rumah Sakit Indonesia di aera itu. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI menyebut tindakan tentara Zionis tersebut memperparah bencana kelaparan dan menyebabkan kematian semakin banyak warga sipil Palestina di Gaza Utara.

“Serangan yang menargetkan fasilitas kesehatan dan tenaga medis di Gaza Utara, termasuk Rumah Sakit Indonesia, jelas-jelas merupakan pelanggaran berat atas hukum internasional, hukum humaniter internasional, dan hak asasi manusia,” kata Kemenlu RI dalam pernyataannya di media sosial, dikutip ANTARA, Selasa(22/10).

Indonesia memperingatkan bahwa rumah sakit, tenaga medis, serta semua pasien dan korban perang yang dirawat di fasilitas kesehatan harus dilindungi dan dipastikan keselamatannya dalam kondisi apa pun. Pemerintah Indonesia terus menuntut Israel untuk segera menghentikan serangannya di seluruh wilayah Jalur Gaza, khususnya Gaza Utara.

Selain itu, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) juga didesak untuk bertindak tegas dalam menghentikan perang sesegera mungkin.

Baca juga:

Iran Nyatakan Siap Berperang Dengan Israel



Organisasi kemanusiaan Indonesia MER-C sebelumnya mengonfirmasi RS Indonesia di daerah Beit Lahiya, Gaza Utara, dibombardir pasukan Israel. Serangan terhadap RS tersebut berlanjut hingga kini.

Direktur RS Indonesia dr Marwan Al-Sultan pada Sabtu (19/10) menyatakan serangan Israel yang mengenai lantai atas bangunan tersebut menyebabkan listrik padam. Serangan tersebut membahayakan nyawa 40 pasien serta 15 staf medis yang masih bertahan di RS Indonesia.(*)

Baca juga:

Israel Setujui Gencatan Senjata, tapi tak Mau Tinggalkan Gaza

#Israel #Gaza
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan tindakan sementara yang mengikat secara hukum dalam perkara terkait penerapan Konvensi Genosida di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
ShowBiz
IMDb Mulai Pakai Istilah 'Occupied Palestinian Territories' di Sejumlah Film, Israel Keberatan
IMDb mengubah data sejumlah film Israel menjadi Occupied Palestinian Territories. Namun, distribusi Israel mengajukan keberatan.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
IMDb Mulai Pakai Istilah 'Occupied Palestinian Territories' di Sejumlah Film, Israel Keberatan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Dunia
Ekstremis Sayap Kanan Israel Persekusi Orangtua Pembuat Film Dokumenter Palestina 'Naza'
Aksi persekusi dipimpin langsung oleh provokator Propemerintah Mordechai David dan Roy Star.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Ekstremis Sayap Kanan Israel Persekusi Orangtua Pembuat Film Dokumenter Palestina 'Naza'
Dunia
Pemimpin BRICS Kecam dan Serukan Isrel Tarik Pasukan dari Palestina dan Lebanon dan Suriah
Para pemimpin BRICS juga menyatakan “komitmen terhadap kedaulatan, kemerdekaan, persatuan, dan keutuhan wilayah Suriah”.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Pemimpin BRICS Kecam dan Serukan Isrel Tarik Pasukan dari Palestina dan Lebanon dan Suriah
ShowBiz
Jennie BLACKPINK Kena Imbas Kontroversi Adidas, Penggemar Mulai Desak Putus Kerja Sama
Jennie BLACKPINK terseret seruan boikot Adidas setelah iklan di Israel menuai kritik. Jennie disebut tak terlibat dalam kampanye yang kontroversial.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Jennie BLACKPINK Kena Imbas Kontroversi Adidas, Penggemar Mulai Desak Putus Kerja Sama
Dunia
Bantuan Kemanusian ke Gaza Masih Dihambat Israel, 95 Persen Warga Gaza Butuh Bantuan
Sebelas negara Eropa dan Kanada mengumumkan rencana untuk memberlakukan pembatasan nasional terhadap perdagangan barang dengan permukiman Israel yang dinilai ilegal
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Bantuan Kemanusian ke Gaza Masih Dihambat Israel, 95 Persen Warga Gaza Butuh Bantuan
Fashion
Adidas Minta Maaf karena Pekerjakan Mantan Tentara Israel dalam Kampanye Iklan
Adidas mengakui materi promosi yang digunakan tim lokal telah menimbulkan kekhawatiran di tengah publik.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Adidas Minta Maaf karena Pekerjakan Mantan Tentara Israel dalam Kampanye Iklan
Dunia
Israel Gempur Gaza, 5 Orang Tewas dan Puluhan Terlukan Dalam 24 Jam
Kemungkinan masih ada korban tewas yang tertimbun di bawah reruntuhan rumah yang hancur atau di jalan-jalan yang belum dapat dijangkau tim ambulans dan pertahanan sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Israel Gempur Gaza, 5 Orang Tewas dan Puluhan Terlukan Dalam 24 Jam
Dunia
Israel Tangkap Petinggi Hamas di Gaza, Gencatan Senjata Terancam Runtuh
Gencatan senjata antara Israel dan Hamas kembali berada dalam situasi genting. Pasukan Israel menangkap seorang petinggi keamanan Hamas.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
Israel Tangkap Petinggi Hamas di Gaza, Gencatan Senjata Terancam Runtuh
Bagikan