Kemenkes Tetapkan KLB Polio, Pemkab Klaten Gencarkan Pekan Imunisasi Nasional

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 13 Januari 2024
Kemenkes Tetapkan KLB Polio, Pemkab Klaten Gencarkan Pekan Imunisasi Nasional

Imunisasi perlu dilakukan untuk cegah polio. (Foto: Unsplash/Mufid Majnun)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Kesehatan telah menetapkan Kabupaten Klaten sebagai daerah kejadian luar biasa (KLB) polio setelah munculnya satu kasus positif polio di Manisrenggo, Klaten belum lama ini.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten Anggit Budiarto tak menampik adanya penetapan KLB tersebut. Penetapan itu sesuai dengan Undang-Undang Kesehatan.

“Jika ada sebuah kasus penyakit di 17 penyakit salah satunya polio dari sebelumnya tidak ada maka dinyatakan KLB," kata Anggit, Jumat (12/1) di Jawa Tengah.

Baca Juga:

27 Warung Makan Jualan Olahan Daging Anjing, Pemkot Solo Tidak Bisa Melarang

Guna mencegah penyebaran virus, sambung Anggit, dalam waktu dekat Pemkab Klaten dan sekitar akan menerapkan pekan imunisasi nasional (PIN) polio untuk wilayah Jateng dan DIY.

“Kami akan lakukan pekan imunisasi nasional untuk Jateng dan DIY untuk anak 7 tahun ke bawah," papar dia mengenai usia pasien yang akan diberikan imunisasi.

Dia menjelaskan kasus polio mulai terdeteksi saat anak berinisial N (6), warga Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, positif polio setelah pulang dari Sampang, Madura, Jawa Timur.

“Dia (N) ke Sampang karena ibunya sedang melahirkan di sana. Selama kurang lebih 1,5 bulan di sana lalu mudik ke Klaten,” katanya.

Selang empat hari, lanjut dia, anak tersebut mengalami demam. Setelah demam turun, muncul gejala pada kaki N tidak kuat berjalan atau mengalami kelumpuhan.

“Dia (N) dirujuk ke RSUP dr Sardjito Yogyakarta dan dinyatakan positif virus polio. Kami juga melakukan tracing Dinkes Sampang, Madura. Karena lingkungan di sana (Sampang) dinyatakan positif (polio)," papar dia.

Ia menambahkan pasien N saat ini kondisinya membaik serta menjalani isolasi mandiri. Selain itu, pasien tersebut juga melakukan fisioterapi untuk memulihkan kondisi kakinya di Puskesmas Manisrenggo. (Ismail/Jawa Tengah).

Baca Juga:

Politikus DKI Sebut Heru Mulai Kampanye Buat Pilgub

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Bagikan