Kemendikdasmen Dorong Lulusan SMK Kerja di Luar Negeri, Isi Kebutuhan Pasar Kerja Global

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - 1 jam, 9 menit lalu
Kemendikdasmen Dorong Lulusan SMK Kerja di Luar Negeri, Isi Kebutuhan Pasar Kerja Global

Peserta Magang Nasional Batch 2 mengatre masuk ke dalam acara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melepas 3.030 lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) dan lembaga kursus dan pelatihan (LKP) untuk mengikuti program magang dan bekerja di luar negeri.

Pemagangan ke luar negeri ini untuk memperluas akses kebekerjaan serta meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia. Program tersebut merupakan kelanjutan dari upaya Kemendikdasmen dalam membuka akses kerja luar negeri bagi lulusan pendidikan vokasi, mengingat lebih dari 10 ribu lulusan SMK dan LKP sebelumnya telah diberangkatkan untuk bekerja di luar negeri.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dirjen Dikmen Diksus) Kemendikdasmen Tatang Muttaqin mengatakan program tersebut menjadi upaya pihaknya dalam memberikan kesempatan kepada lulusan pendidikan vokasi untuk memperoleh pengalaman kerja internasional sekaligus meningkatkan kompetensi sesuai tuntutan pasar kerja global.

Ini merupakan upaya untuk memperluas akses kebekerjaan dan pengalaman kerja internasional bagi lulusan SMK dan LKP, yang diharapkan dapat meningkatkan kompetensi sekaligus daya saing serta kesiapan lulusan dalam memenuhi tuntutan dunia kerja internasional,

katanya.

Baca juga:

Tim Terpadu Dikerahkan Periksa Kasus Pelecahan Seksial di SMKN 27 Jakarta

Dari total 3.030 peserta, sebanyak 1.530 orang merupakan lulusan dari 231 SMK di 26 provinsi. Mereka terdiri atas 1.066 peserta program magang dan 464 peserta program bekerja di luar negeri.

Dari jumlah tersebut, lanjutnya, sebanyak 450 peserta berasal dari 32 SMK di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Selain itu, program tersebut juga melibatkan 1.500 lulusan LKP dari 17 lembaga di tiga provinsi, yakni DIY, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat.

Para peserta akan ditempatkan di berbagai negara dengan kebutuhan kompetensi dan bahasa yang beragam, mulai dari negara-negara Eropa, Jerman, Jepang, Turki, Bulgaria, Korea Selatan, Malaysia, hingga kawasan Timur Tengah.

Kemampuan bahasa asing menjadi salah satu bekal penting bagi para lulusan untuk beradaptasi dan memenuhi kebutuhan dunia kerja di negara tujuan. Kesiapan kompetensi yang ditunjukkan para peserta menjadi bagian penting dalam memperluas peluang lulusan pendidikan vokasi Indonesia untuk berkarir di tingkat internasional.

“Alhamdulillah, sampai saat ini berarti sudah mencapai lebih dari 13 ribu lulusan SMK dan LKP yang bekerja di luar negeri,” ujarnya. (*)

#Siswa SMK #Kemendikdasmen #Pengangguran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kemendikdasmen Dorong Lulusan SMK Kerja di Luar Negeri, Isi Kebutuhan Pasar Kerja Global
Dari total 3.030 peserta, sebanyak 1.530 orang merupakan lulusan dari 231 SMK di 26 provinsi.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 9 menit lalu
Kemendikdasmen Dorong Lulusan SMK Kerja di Luar Negeri, Isi Kebutuhan Pasar Kerja Global
Indonesia
Prodi Bahasa Indonesia Sudah di Perguruan Tinggi dari Mesir Hingga Australia
pengajaran Bahasa Indonesia di salah satu perguruan tinggi di Uzbekistan, yang meskipun belum berbentuk prodi, Bahasa Indonesia telah menarik minat mahasiswa di kampus tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Prodi Bahasa Indonesia Sudah di Perguruan Tinggi dari Mesir Hingga Australia
Indonesia
Pemerintah Klaim Pengangguran Hanya 4,65 Persen, Terendah Sejak 1994
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) diukur dari persentase jumlah pencari kerja terhadap total angkatan kerja nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Pemerintah Klaim Pengangguran Hanya 4,65 Persen, Terendah Sejak 1994
Indonesia
Bukan Syarat Lulus tapi Diburu 4 Juta Siswa, TKA SMA 2026 Cetak Rekor Partisipasi
Pendaftaran TKA 2026 resmi meledak hingga tembus 4,2 juta siswa SMA sederajat! Cek jadwal pelaksanaan serta fakta penting asesmen akademik ini.
Wisnu Cipto - Senin, 12 Oktober 2026
Bukan Syarat Lulus tapi Diburu 4 Juta Siswa, TKA SMA 2026 Cetak Rekor Partisipasi
Indonesia
IMSO Ke-23 Digelar di Indonesia: 404 Murid dari 23 Negara Adu Kemampuan Matematika dan Sains
Sebanyak 404 murid sekolah dasar dari 23 negara ambil bagian dalam IMSO ke-23 di Indonesia.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
IMSO Ke-23 Digelar di Indonesia: 404 Murid dari 23 Negara Adu Kemampuan Matematika dan Sains
Indonesia
Kabar Baik! Mau Dibuka Seleksi 139 Ribu CPNS Guru Bebas Syarat Sertifikat PPG
Kemendikdasmen siap buka 139 ribu formasi CPNS Guru. Terbuka untuk umum, fresh graduate S1/D-IV bisa daftar tanpa syarat sertifikat PPG.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Kabar Baik! Mau Dibuka Seleksi 139 Ribu CPNS Guru Bebas Syarat Sertifikat PPG
Indonesia
Kekurangan Orang, Jepang Bakal Buka Lowongan Bagi Warga Asing Jadi Pekerja Keamanan Swasta
Badan Kepolisian Jepang akan berkonsultasi dengan Kementerian Kehakiman serta Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan mengenai rincian kerangka kerja baru.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Kekurangan Orang, Jepang Bakal Buka Lowongan Bagi Warga Asing Jadi Pekerja Keamanan Swasta
Indonesia
Mendikdasmen Minta Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Terapkan PJJ
Mendikdasmen Abdul Mu'ti meminta sekolah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau mengutamakan keselamatan siswa dengan menerapkan PJJ dan menyesuaikan jam belajar.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Mendikdasmen Minta Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Terapkan PJJ
Indonesia
SIAPkerja, Platform Mudahkan Warga ke Akses Kesempatan Kerja
pemanfaatan SIAPkerja diharapkan dapat membantu peserta melanjutkan proses pengembangan dirinya setelah mengikuti program penunjang seperti Magang Nasional (MagangHub).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
SIAPkerja, Platform Mudahkan Warga ke Akses Kesempatan Kerja
Indonesia
Ini Link Daftar Magang Nasional Tahap II, Ditutup 8 September 2026
Menaker berharap peserta program ini dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh pengalaman kerja, meningkatkan keterampilan, serta memahami lingkungan kerja.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Ini Link Daftar Magang Nasional Tahap II, Ditutup 8 September 2026
Bagikan