Kemendikbudristek Restorasi dan Luncurkan Film Kolosal Produksi 1952

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Rabu, 20 Desember 2023
Kemendikbudristek Restorasi dan Luncurkan Film Kolosal Produksi 1952

Dr. Samsi diproduksi pada 1952. (Foto: Kemendikbudristek)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEMENTERIAN Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan film hitam-putih hasil restorasi berjudul Dr.Samsi produksi 1952. Film yang digarap oleh sutradara Ratna Asmara ini merupakan salah satu film bermateri seluloid 35mm yang tersimpan dalam koleksi Sinematek Indonesia yang nyaris punah dan tidak lengkap.

Hal itu juga yang menjadi salah satu alasan mengapa Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek harus segera melakukan tindakan restorasi sebagai bentuk penyelamatan dari format seluloid ke format digital yang lebih modern.

Menurut Direktur Perfilman, Musik, dan Media, Kemendikbudristek Ahmad Mahendra, restorasi dan peluncuran kembali film Dr.Samsi ini diharapkan dapat menambah kekayaan arsip dan penyelamatan materi yang selama ini pernah menjadi catatan kejayaan sinema nasional.

"Pengarsipan dan restorasi film ini menjadi salah satu kerja nyata Kemendikbudristek menghargai peran para sutradara sekaligus karya-karyanya dalam membangun Industri Perfilman Indonesia," kata Mahendra, dalam siaran pers yang diterima, Selasa (19/12).

Baca juga:

Kemendikbudristek Fasilitasi Delegasi Indonesia di BIFF 2023

Kemendikbudristek Restorasi dan Luncurkan Film Kolosal Produksi 1952
Peluncuran film Dr.Samsi di CGV FX Sudirman. (Foto: Kemendikbudristek)


"Kegiatan pengarsipan dan penyelamatan film-film kolosal yang pernah berjaya, sudah dilakukan sejak 2019 melalui pendataan dan pemetaan judul sinema dengan materi pita seluloid di seluruh Indonesia. Dari situ, kemudian dilakukan kurasi dengan beberapa kriteria,” lanjutnya.

Mahendra mengatakan, film-film masa lampau yang telah didata dan memenuhi kriteria itu, diarsip dan diselamatkan melalui alih teknologi dari format seluloid ke digital. Hingga saat ini, Kemendikbudristek telah melakukan restorasi sebanyak empat judul film. Film pertama dari Darah dan Doa karya Usmar Ismail yang diproduksi pada 1950 dan direstorasi pada 2013.

Film kedua adalah Pagar Kawat Berduri karya Asrul Sani, produksi 1961 dan direstorasi pada 2017. Ada juga Bintang Ketjil karya Wim Umboh dan Misbach Yusa Biran, produksi 1963 dan direstorasi pada 2018. Yang terakhir adalah Kereta Api Terakhir karya Mochtar Soemodimedjo yang diproduksi pada 1981 dan direstorasi pada 2019.

Baca Juga:

Karya Indonesia Siap Tampil di Busan Film Festival 2023

Kemendikbudristek Restorasi dan Luncurkan Film Kolosal Produksi 1952
Poster film Dr. Samsi. (Foto: Kemendikbudristek)

Film Dr. Samsi bercerita mengenai perjalanan emosional seorang dokter bernama Samsi yang merawat anak hasil hubungan gelapnya dengan seorang perempuan Bernama Sukaesih. Anak tersebut diberi nama Sugiat dan lantas makin tumbuh besar.

Sugiat tumbuh dewasa dan menjadi pengacara tanpa mengetahui kebenaran ibu kandungnya. Saat Sugiat pulang ke Indonesia dari sekolah hukum di luar negeri, ia harus menangani kasus Sukaesih yang dituduh membunuh suaminya sendiri bernama Leo. (and)

Baca Juga:

Kemendikbudristek Apresiasi Sineas di Busan International Film Festival 2022

#Film
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

ShowBiz
Trailer Perdana 'Shrek 5' Resmi Dirilis, Hadirkan Nostalgia dan Petualangan Baru di Far Far Away
DreamWorks Animation merilis trailer perdana Shrek 5. Film ini menghadirkan kembali Shrek, Fiona, Donkey, dan keluarga mereka dalam petualangan baru di Far Far Away.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Trailer Perdana 'Shrek 5' Resmi Dirilis, Hadirkan Nostalgia dan Petualangan Baru di Far Far Away
ShowBiz
7 Film Horor dan Thriller dengan Rating Tertinggi di Rotten Tomatoes 2025-2026
Leviticus, Exit 8, Backrooms hingga 28 Years Later: The Bone Temple masuk daftar film dengan rating tertinggi dari kritikus Rotten Tomatoes sepanjang 2025-2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
7 Film Horor dan Thriller dengan Rating Tertinggi di Rotten Tomatoes 2025-2026
ShowBiz
Film '5 CM: Revolusi Hati' Mulai Syuting, Bawa Nostalgia Persahabatan ke Layar Lebar
Kali ini, kisah mereka tidak lagi sekadar tentang pendakian, tetapi juga tentang realitas kehidupan orang dewasa.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Film '5 CM: Revolusi Hati' Mulai Syuting, Bawa Nostalgia Persahabatan ke Layar Lebar
ShowBiz
'Percy Jackson' hingga 'Per Aspera Ad Astra', Daftar Tontonan Baru di Netflix Pekan Ini
Mulai dari film nostalgia, serial dokumenter, anime, hingga proyek original terbaru akan meramaikan katalog Netflix.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
'Percy Jackson' hingga 'Per Aspera Ad Astra', Daftar Tontonan Baru di Netflix Pekan Ini
ShowBiz
Joko Anwar Umumkan 'Pengabdi Setan 3', Bikin Spekulasi Kembalinya Darmina dan Batara
Dalam 'Pengabdi Setan 2: Communion', Asmara Abigail memerankan Darminah, sedangkan Fachri Albar berperan sebagai Batara.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Joko Anwar Umumkan 'Pengabdi Setan 3', Bikin Spekulasi Kembalinya Darmina dan Batara
ShowBiz
Rocky Gerung Debut di Perfilman Nasional Lewat Peran Chef di Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang, Simak Sinopsisnya
Pengamat politik berlatar belakang akademisi Rocky Gerung debut di perfilman nasional melalui peran sebagai chef dalam film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
Rocky Gerung Debut di Perfilman Nasional Lewat Peran Chef di Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang, Simak Sinopsisnya
ShowBiz
Disney Garap Sekuel Live-Action 'Lilo & Stitch', Chris Sanders Kembali Jadi Sutradara
Disney resmi mengembangkan sekuel live-action Lilo & Stitch. Chris Sanders, kreator sekaligus pengisi suara Stitch, kembali dipercaya sebagai sutradara.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Disney Garap Sekuel Live-Action 'Lilo & Stitch', Chris Sanders Kembali Jadi Sutradara
ShowBiz
FFI 2026 Usung Tema 'Askala Karya Sinema Indonesia', Simbol Cahaya Perfilman Nasional
FFI 2026 resmi mengusung tema Askala Karya Sinema Indonesia. Tema ini menjadi simbol cahaya yang merepresentasikan perjalanan, warisan, dan identitas perfilman nasional
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
FFI 2026 Usung Tema 'Askala Karya Sinema Indonesia', Simbol Cahaya Perfilman Nasional
ShowBiz
Netflix Garap Drama Korea Paperman, Jo Jung-suk Cetak Uang Palsu
Paperman mengisahkan Cha Myung-jo, seorang pria yang bekerja di perusahaan pembuat stiker karakter tiruan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 14 Juni 2026
Netflix Garap Drama Korea Paperman, Jo Jung-suk Cetak Uang Palsu
ShowBiz
Viral di YouTube dan TikTok, Film Pendek Sci-Fi 'Open Door' Bakal Diadaptasi Jadi Film Panjang
Saat ini, tim produksi masih menyelesaikan proses penganggaran dan penggalangan dana
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 13 Juni 2026
Viral di YouTube dan TikTok, Film Pendek Sci-Fi 'Open Door' Bakal Diadaptasi Jadi Film Panjang
Bagikan