Kemendikbud akan Buat Kebijakan Pendidikan Kesehatan Reproduksi

Ana AmaliaAna Amalia - Senin, 09 Mei 2016
Kemendikbud akan Buat Kebijakan Pendidikan Kesehatan Reproduksi

enteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, saat acara penyerahan Kartu Indonesia Pintar secara simbolis kepada sejumlah siswa, di Kelurahan Semanggi, Solo, Selasa (3/5). (Foto: MerahPutih/Win)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Kekerasan seksual memang sudah menjadi permasalahan yang serius di Indonesia. Hal ini terbukti dengan data dari Komnas Perempuan yang mencatat di tahun 2015 di ranah personal dan komunitas terdapat 4.313 korban kekerasan seksualitas. Mirisnya lagi sebanyak 78,3% kekerasan seksualitas pelakunya adalah anak-anak.

Menanggapi hal tersebut Menteri Pendidikan dan Budaya (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan pencegahan kekerasan seksualitas bukan hanya melibatkan peran orang tua melainkan juga sekolah.

Anies Baswedan pun membuat suatu kebijakan yakni Sekolah Aman yang tertuang di Permendikbud 82/2015. Setiap sekolah harus memasang papan sekolah aman yang berisi nomor kontak pihak-pihak yang dapat menerima pengaduan bila terjadi kekerasan dalam sekolah seperti telepon kepala sekolah, kepolisian, Dinas Pendidikan hingga Kemendikbud.

"Regulasi yang kira dorong itu pendekatannya memperkuat seluruh pelaku dalam ekosistem dan mendorong mereka bersama-sama membentuk jejaring pengamanan bagi anak sejak awal," kata Anies di Kemendikbud, Jakarta, Senin (9/5).

Selain itu akan ada Permendikbud soal Masa Orientasi Siswa (MOS). Didalamnya pihak sekolah diharapkan bisa menumbuhkan budi pekerti yang bertujuan membentuk kebiasaan atau karakter melalui kegiaran non kurikulum.

Kemendikbud juga akan melakukan revisi kurikulum terkait pendidikan kesehatan reproduksi seksual.

"Saya menggunakan istilah kesehatan reproduksi. Itu ada jalurnya, ada intra ada ekstra ada non kulikuler. Tapi intinya anak bisa mengenal diri mereka sendiri," pungkasnya. (yni)

BACA JUGA:

  1. Di Solo, Solidaritas Untuk Yn Ditandai dengan Aksi Baca Puisi
  2. Kejahatan Seksual Jadi Ancaman yang Serius
  3. Pemerintah Diminta Tetapkan Status Darurat Isu Kekerasan Seksual
  4. Menteri Yohana: Pelaku Kejahatan Seksual Anak Harus Dihukum Mati
  5. Luhut Panjaitan Bandingkan Yn dengan Cucunya

 

#Anies Baswedan #Kekerasan Seksual Anak
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Indonesia
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
PBNU mendukung penuh langkah penegakan hukum sekaligus penguatan sistem perlindungan santri secara internal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Predator Seksual Berkedok Guru di Pasar Rebo Incar Banyak Korban, Diawali Lewat Chat Mesum
Penyelidikan awal mengungkap bahwa dugaan pelecehan ini dilakukan secara terorganisir melalui grup WhatsApp antar-oknum guru
Angga Yudha Pratama - Selasa, 10 Februari 2026
Predator Seksual Berkedok Guru di Pasar Rebo Incar Banyak Korban, Diawali Lewat Chat Mesum
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Bagikan