MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku, telah menerima aduan langsung dari masyarakat terkait keberadaan lapangan padel yang berdekatan dengan permukiman dinilai menimbulkan gangguan, terutama pada malam hari.
"Saya juga mendapatkan laporan berbagai tempat, misalnya di Haji Nawi, di Cilandak, kemudian di Rawamangun dan sebagainya tentang padel ini yang mendapatkan keberatan dari masyarakat. Saya yakin kalau masyarakat di sekitar padel itu keberatan pasti sangat terganggu," kata Pramono kepada wartawan, Selasa (24/2).
"Bahkan ada yang bayinya satu setengah tahun apa, nggak bisa tidur karena malam-malam orang masih berteriak-teriak main padel, menurut saya juga nggak fair," sambungnya.
Maka dari itu, Pramono menegaskan, Pemprov DKI bakal menertibkan jam operasional fasilitas olahraga tersebut agar tidak mengganggu warga sekitar.
Baca juga:
Pramono Respons Keluhan Warga, Lapangan Padel di Jakarta Bakal Dievaluasi
"Jadi, tempat-tempat yang padat penduduk akan kami tertibkan jam penggunaannya," ucapnya.
Sedangkan untuk menindaklanjuti persoalan ini, Pemprov DKI akan menggelar rapat khusus di Balai Kota. Rapat tersebut akan membahas aspek perizinan dan pengawasan operasional lapangan padel di wilayah permukiman.
Selain itu, Pemprov DKI membuka kemungkinan evaluasi terhadap izin operasional, termasuk pembatasan jam bermain di kawasan padat penduduk agar aktivitas olahraga tetap berjalan tanpa mengorbankan kenyamanan warga sekitar.
"Saya sudah meminta untuk yang memberikan perizinan dan juga mengkoordinasikan untuk padel ini mempersiapkan," pungkasnya. (Asp)
Baca juga:
DPR Ingatkan Lapangan Padel Wajib Patuhi Aturan dan Jaga Kenyamanan Warga