Pemilu 2019

Keluarga Petugas KPPS Laporkan Penyebar Hoaks Keluarganya Meninggal Diracun

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 11 Mei 2019
 Keluarga Petugas KPPS Laporkan Penyebar Hoaks Keluarganya Meninggal Diracun

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan santunan kepada keluarga dan ahli waris petugas KPPS yang wafat selama Pemilu 2019 (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Keluarga petugas KPPS dari Bandung menegaskan bahwa anggota keluarga yang meninggal saat Pemilu 2019 bukan akibat diracun. Pasalnya hoaks petugas KPPS meninggal diracun sudah menyebar di media sosial dan group WhatsApp.

Kakak kandung Sita, Muhamad Rizal Misbahudin mengatakan bahwa telah melaporkan adanya kabar bohong tersebut ke pihak kepolisian setempat.

"Kalau kita dari pihak keluarga yang penting minimal sudah menjelaskan (kepada polisi) bahwa itu hoaks, Kalaupun misalnya ada yang tidak percaya, yang penting kita sudah laporan," kata Rizal di Bandung, Jumat (10/5).

Dalam konten hoaks yang beredar di media sosial, Sita disebutkan meninggal akibat racun VX berupa cairan tidak berwarna dan tidak berbau yang dapat mengganggu sistem sarat tubuh.

Pemberian santunan kepada keluarga Petugas KPPS yang meninggal
Istri Gubernur Emil, Atalia Praratya menghibur keluarga petugas KPPS yang meninggal dalam tugas pada Pemilu 2019 di Bandung (MP/Mauritz)

Menanggapi kabar tersebut, Rizal mengaku heran karena saat adiknya meninggal, tidak ada pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak medis kepada adiknya.

"Makanya saya juga heran kenapa ini bisa jahat banget orang bikin berita hoaks," kata dia.

Selain itu data yang disebutkan dalam konten hoaks tersebut juga banyak yang tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Rizal menyebutkan bahwa adiknya tersebut berusia 23 tahun, sementara pada konten tersebut Sita dikabarkan berusia 21 tahun.

"Terus fotonya itu bukan adik saya, yang dilingkari itu kebetulan anaknya pak RW, dan itu orangnya masih hidup," kata dia.

Lebih lanjut, ia berharap agar peristiwa duka keluarganya tersebut tidak dimanfaatkan oleh sejumlah oknum untuk dipolitisasi.

"Kita kaget, kalau sudah nyampe grup medsos kan berarti sudah menyebar," ujar Rizal.

Brigjen Dedi Prasetyo
Karopenmas Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: humas.polri,go.id)

Sementara itu, kepolisian enggan menanggapi desakan sejumlah pihak untuk melakukan autopsi terhadap jenazah petugas KPPS yang meninggal. Menurut Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyatakan autopsi dapat dilakukan jika ada fakta hukumnya.

"Kalau dari pihak keluarga, tidak merasa bahwa meninggalnya anggota keluarganya itu tak ada hal - hal yang mencurigakan, atau pun kejanggalan, apa yang mau diautopsi," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, (10/5).

Tujuan autopsi itu kan, lanjut Dedi, hanya membuat suatu kejelasan, apabila ada indikasi, dan juga ada fakta hukum, apakah ada penganiayaan, dan terjadi pembunuhan, sebelum ratusan orang KPPS tersebut meninggal dunia. Itulah yang harus betul - betul dilakukan suatu kajian.

"Jadi semua harus berdasarkan fakta hukum yang komprehensif, dan juga dikaji, Polri dalam hal ini sebagai landasannya untuk bisa bertindak," pungkasnya.(Gms)

#Penyebar Hoaks #Berita Hoax #Pemilu 2019 #Mabes Polri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Komdigi membantah kabar adanya pemadaman internet nasional pada 25-27 September 2026. Kabar tersebut dipastikan hoax.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Banten dan Lampung darurat tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Indonesia
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Jenderal kelahiran Manado, 24 November 1970 ini sebelumnya menjabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, dikabarkan mengambil alih pengesahan RUU Perampasan Aset.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Indonesia
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Panglima meminta masyarakat tidak mudah mempercayai kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta melaksanakan aktivitas seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
WNI yang tidak membayar pajak akan dicabut status kewarganegaraannya. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 07 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Media sosial tengah viral adanya ajakan demo tidak bayar pajak. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Indonesia
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Pemerintah kini menelusuri video hoaks kerusuhan di media sosial. Menko Polkam, Djamari Chaniago, akan menindak tegas penyebarnya.
Soffi Amira - Rabu, 05 Agustus 2026
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yakin Jakarta tetap aman di tengah adanya isu kerusuhan.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Bagikan