Kelompok Pejuang HAM Korut Surati Zelenskyy agar Tidak Memulangkan Tawanan Perang, Isyaratkan Lebih Aman di Ukraina

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 24 Januari 2025
Kelompok Pejuang HAM Korut Surati Zelenskyy agar Tidak Memulangkan Tawanan Perang, Isyaratkan Lebih Aman di Ukraina

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. (ANTARA/Anadolu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kelompok masyarakat sipil yang memperjuangkan hak asasi manusia di Korea Utara mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada hari Kamis, mendesaknya untuk tidak memulangkan tentara Korea Utara yang ditangkap oleh Ukraina saat berperang untuk Rusia.

Dilansir The Korea Times, Jumat (24/1), surat itu ditandatangani oleh beberapa kelompok hak asasi manusia pro-Korea Utara, termasuk Aliansi Warga untuk Hak Asasi Manusia Korea Utara (NKHR) dan Mulmangcho, setelah Zelenskyy merilis beberapa klip video dalam beberapa minggu terakhir yang menunjukkan dua tentara Korea Utara yang ditangkap sedang diinterogasi.

Awal bulan ini, Zelenskyy mengungkapkan bahwa Ukraina telah menangkap dua tentara Korea Utara yang terluka di wilayah Kursk, Rusia barat dan merilis klip video di mana salah satu dari mereka menyatakan bahwa ia ingin tetap tinggal di Ukraina.

Zelenskyy juga mengatakan bahwa Ukraina siap menyerahkan tentara Korea Utara yang ditangkap sebagai imbalan atas tawanan Ukraina yang ditahan di Rusia.

Baca juga:

Saat Tentara Korea Utara jadi 'Umpan' Meriam di Garis Depan Perang Ukraina-Rusia, 1.000 Nyawa Melayang

Dalam surat tersebut, kelompok masyarakat sipil mendesak Zelenskyy untuk tidak mengungkapkan informasi terkait identitas para prajurit atau memulangkan mereka ke Rusia atau Korea Utara tanpa keinginan mereka.

Kelompok-kelompok tersebut juga mengutip interpretasi Komite Palang Merah Internasional atas Konvensi Jenewa, yang menyatakan bahwa jika pemulangan tawanan perang jelas-jelas melanggar hukum internasional tentang perlindungan manusia, pihak yang menampungnya diperbolehkan untuk memberikan suaka kepada mereka. (ikh)

#Ukraina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Pesawat Zelenskyy nyaris terkena drone saat lepas landas dari Moldova dalam perjalanan menuju Oslo untuk menghadiri pemakaman Raja Harald V.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dunia
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Presiden Putin menyebut Ukraina telah kehilangan 8.000 hingga 12.000 tentara setiap bulan dalam konflik yang berlangsung sejak tahun 2022 silam.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Indonesia
Intel Ukraina sebut Rusia Rekrut WNI untuk Ikut Perang
Upaya tersebut telah memungkinkan Kremlin untuk menambah kekuatan pasukannya dengan memanfaatkan warga negara asing sebagai bagian dari propaganda.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Intel Ukraina sebut Rusia Rekrut WNI untuk Ikut Perang
Indonesia
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia memiliki ketentuan hukum yang jelas mengenai keterlibatan WNI dalam dinas militer negara asing,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Faktanya, video yang disebarkan merupakan video ledakan gudang di Tianjin, China, pada 2015 lalu.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Indonesia
Rusia Sebut Jerman Bersiap Lakukan Konfrontasi Militer, Sudah Sediakan Drone ke Ukraina
setiap kargo yang berisi senjata untuk Ukraina akan menjadi target sah bagi Rusia. Kremlin menyebut pasokan senjata Barat ke Ukraina menghambat perundingan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 April 2026
Rusia Sebut Jerman Bersiap Lakukan Konfrontasi Militer, Sudah Sediakan Drone ke Ukraina
Dunia
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Puji Pasukan yang Ledakkan Diri demi Hindari Penangkapan Ukraina
Di Korea Utara, para tentara diajarkan bahwa tertangkap musuh merupakan tindakan pengkhianatan.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
  Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Puji Pasukan yang Ledakkan Diri demi Hindari Penangkapan Ukraina
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Terlibat Konflik Timur Tengah, Ukraina Kerahkan Pesawat Tempur Bombardir Teheran Iran
Disebutkan bahwa 120 jet tempur Ukraina menggempur habis kota Teheran, Iran.
Frengky Aruan - Kamis, 19 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Terlibat Konflik Timur Tengah, Ukraina Kerahkan Pesawat Tempur Bombardir Teheran Iran
Dunia
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Negara anggota UE akan berbagi risiko secara kolektif terkait eskalasi konflik Rusia-Ukraina
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Bagikan