Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Keliling Naik Mobil, Ini Makna di Balik Video Klip ‘DOA’ Rich Brian

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2020
Keliling Naik Mobil, Ini Makna di Balik Video Klip ‘DOA’ Rich Brian

Mengelilingi kota dengan mobil sedan putih. (Foto: YouTube/88rising)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RAPPER kenamaan asal Indonesia, Rich Brian baru saja merilis video klip terbarunya, DOA pada Senin (7/9). Lagu ini merupakan potongan yang diambil dari EP terbarunya yang bertajuk 1999 yang baru saja rilis beberapa waktu lalu. Sepanjang video klip, Brian terlihat mengendarai sebuah mobil sedan putih dan melewati beberapa tempat.

Mengutip laman NME, DOA adalah salah satu dari tujuh lagu yang ditampilkan pada EP 1999 yang dirilis pada 25 Agustus 2020.

Baca juga:

Maizura dan JFlow Rilis Lagu 'Candu Asmara' dengan Nuansa Baru

Dalam sebuah pernyataan, artis 88rising ini mengatakan bahwa DOA adalah salah satu lagu favoritnya. Lagu ini sendiri bercerita tentang seseorang yang tidak mendapatkan kesempatan untuk melawan diri sejak awal.

“Kedengarannya tidak masuk akal, tapi bersaing dengan seseorang yang tidak memiliki kesempatan melawanmu sejak awal,” ujar Brian.

“Melodinya sendiri benar-benar mengingatkan saya pada band Gorillaz. Itu adalah lagu yang selalu saya mainkan setiap kali ingin merasa lebih bebas dan menjadi diri saya sendiri secara umum,” lanjutnya.

Baca juga:

Terinspirasi Pandemi COVID-19, Kakak Billie Eilish Rilis Lagu Baru

Komentar lain juga ternyata ramai diperbincangkan netizen Indonesia terkait judul lagunya. Mereka mengira awalnya Brian menggunakan kata DOA dari bahasa Indonesia.

Padahal, DOA sendiri adalah singkatan dari Dead on Arrival. Persepti tentang kata DOA pun masih banyak ditemui di kolom komentar.

Keliling Naik Mobil, Ini Makna di Balik Video Klip ‘DOA’ Rich Brian
Menggunakan beberapa aksesoris di mobilnya. (Foto: YouTube/88rising)

Disutradarai oleh Mamesjao, video klip berdurasi 2 menit 46 detik itu menampilkan Brian yang mengendarai mobil sedan putih. Ia menyusuri lingkungan yang berbeda, mulai dari perkotaan, gurun, dan pegunungan yang dingin.

Dengan mobil tersebut, Brian seolah mematahkan tradisi yang dilakukan rapper kebanyakan. Biasanya dalam video klip, para rapper akan memamerkan mobil super mewah dan elegan.

Namun Brian tampil lowkey dengan sedan putihnya. Netizen pun berasumsi bahwa video klip DOA disponsori oleh mobil kenamaan asal Jepang tersebut.

Keliling Naik Mobil, Ini Makna di Balik Video Klip ‘DOA’ Rich Brian
Brian juga merilis video klip terbaru dari Love In My Pocket. (Foto: YouTube/88rising)

Adapun beberapa aksesori yang digunakan di dalam mobil, seperti pot bunga, telepon nirkabel, hingga microphone emas.

Musisi yang baru saja berusia 21 tahun pada 3 September lalu ini, juga menunjukkan ekspresi bebasnya selama berkendara.

Di tengah perjalanan, Brian mengalami beberapa cobaan, seperti mobilnya yang mogok dan harus didorong. Meski begitu, ia tetap menikmati perjalanannya.

Sebelumnya, Brian juga telah merilis video klip Love In My Pocket dan Don’t Care. EP 1999 dirilis usai Brian sukses meluncurkan album The Sailor pada Juli 2019 lalu. (and)

Baca juga:

Membuka MTV VMA 2020, The Weeknd Tampil 300 Meter di Atas Kota New York

#Music #Rich Brian #Video Musik #Rapper #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan