Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kelebihan Susu Ikan Dibanding Susu Sapi di Program Makan Bergizi Gratis

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 11 September 2024
Kelebihan Susu Ikan Dibanding Susu Sapi di Program Makan Bergizi Gratis

Pj Heru Budi Hartono memantau langsung makan bergizi gratis di SDN 04 Cipayung. (Foto: Dok. Pemprov DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Susu ikan dikabarkan akan digunakan dalam Program Makan Bergizi Gratis yang diusung oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Kelebihannya dibanding susu sapi biasa, tidak mengandung alergen jika alergi terhadap laktosa. Sehingga, aman bagi penderita lactose intolerant, karena ikan tidak mengandung laktosa," kata Kepala Organisasi Riset Pertanian dan Pangan BRIN Puji Lestari.

Susu ikan diklaim memiliki kandungan senyawa-senyawa protein yang telah terurai, seperti asam amino esensial dan nonesensial dan peptida yang memiliki fungsi kesehatan bagi tubuh seperti meningkatkan imun.

Di samping itu, susu ikan memiliki kandungan protein yang terpecah, yang memudahkannya untuk diserap langsung oleh tubuh.

Baca juga:

Anggaran Buat Promosi Makan Bergizi Gratis Rp 10 Miliar

"Kemudian, jika dibuat dari ikan yang kaya lemak, susu ikan memiliki lemak baik seperti omega," ujarnya.

Susu ikan yang dimaksud merupakan hidrolisat protein ikan yang dijadikan tepung, dan diberi perasa untuk menutupi sisa aroma ikan yang mungkin masih ada, serta untuk memperbaiki rasa.

Penggunaan susu ikan ini juga berpotensi membuat nilai produk ini menjadi lebih ekonomis, jika diperoleh dari jenis ikan-ikan non-ekonomis penting, juga berasal dari jenis yang ketersediaan sumber dayanya lebih besar dibandingkan sapi di Indonesia.

Ia mengakui, meskipun istilahnya kurang tepat, yaitu susu, namun menimbang dari manfaat kesehatan serta potensinya yang sangat besar untuk dikembangkan di Indonesia sebagai negara maritim, produk ini dapat menjadi diversifikasi produk kaya protein pengganti susu sapi.


"Mengingat ketersediaan susu sapi masih belum dapat dipenuhi secara mandiri di dalam negeri," katanya.

#Makan Bergizi Gratis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Sudaryono Sebut Tata Kelola Program MBG Jadi PR Utama BGN
Sudaryono mengakui masih terdapat sejumlah persoalan yang harus dibenahi, termasuk adanya pelanggaran dan lemahnya transparansi dalam tata kelola program.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Sudaryono Sebut Tata Kelola Program MBG Jadi PR Utama BGN
Indonesia
Nanik Tidak Lepas Dari BGN, Bakal Jadi Dewan Pengawas
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Sudaryono, menyatakan segera bekerja untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Nanik Tidak Lepas Dari BGN, Bakal Jadi Dewan Pengawas
Indonesia
Sudaryono Dilantik Jadi Kepala BGN, Siap Terima Masukan
Pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional tidak mungkin diselesaikan satu orang, dibutuhkan kerja sama seluruh pihak.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Sudaryono Dilantik Jadi Kepala BGN, Siap Terima Masukan
Indonesia
Jadi Kepala BGN, Sudaryono tak Ingin Namanya Dicatut untuk Praktik Ilegal
Dia menegaskan akan memberantas praktik penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan program MBG.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Jadi Kepala BGN, Sudaryono tak Ingin Namanya Dicatut untuk Praktik Ilegal
Indonesia
Kepala BGN Sudaryono Tegaskan Program MBG Harus Transparan, Tak Ada Ruang bagi Titipan Proyek
Baru dilantik sebagai Kepala BGN, Sudaryono langsung mengeluarkan peringatan keras. Pastikan tidak ada ruang bagi titipan proyek, pencatutan nama dalam Program MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Kepala BGN Sudaryono Tegaskan Program MBG Harus Transparan, Tak Ada Ruang bagi Titipan Proyek
Indonesia
Kepala BGN Sudaryono Tegaskan Tak Miliki SPPG maupun Dapur MBG, Janji Benahi Tata Kelola
Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono menegaskan dirinya dan keluarganya tidak memiliki SPPG maupun dapur MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Kepala BGN Sudaryono Tegaskan Tak Miliki SPPG maupun Dapur MBG, Janji Benahi Tata Kelola
Indonesia
Temuan 414 Dapur Bermasalah Jadi Warisan Terakhir Nanik sebelum Mundur dari Kursi Kepala BGN
Temuan tersebut menjadi bagian dari upaya pembenahan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan Nanik selama sekitar satu setengah bulan memimpin BGN.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Temuan 414 Dapur Bermasalah Jadi Warisan Terakhir Nanik sebelum Mundur dari Kursi Kepala BGN
Indonesia
Ditawari Prabowo Jabatan Baru, Eks Bos BGN Nanik S Deyang Trauma Pegang Uang: Akuttt
Nanik S Deyang mundur dari Kepala BGN demi berobat jantung ke luar negeri. Meski trauma mengelola anggaran, dia tetap ditawari Presiden Prabowo posisi Ketua Dewan Pengawas BGN.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Ditawari Prabowo Jabatan Baru, Eks Bos BGN Nanik S Deyang Trauma Pegang Uang: Akuttt
Indonesia
Nanik S Deyang sudah Nyatakan Mundur, Tetap Diminta Presiden Prabowo Awasi BGN
Nanik berpamitan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menjalani pengobatan jantung.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Nanik S Deyang sudah Nyatakan Mundur, Tetap Diminta Presiden Prabowo Awasi BGN
Indonesia
Nanik S Deyang Sebut ‘sang Adik’ Gantikannya sebagai Kepala BGN, Bisa Menjewer kalau Ada Penyimpangan
Nanik menyebut terdapat potensi Presiden Prabowo akan membentuk dewan pengawas BGN dan implementasi MBG.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Nanik S Deyang Sebut ‘sang Adik’ Gantikannya sebagai Kepala BGN, Bisa Menjewer kalau Ada Penyimpangan
Bagikan