Kejar Swasembada Pangan, Jawa Timur Sanggup Produksi 2 Juta Ton Gabah Kering

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Sabtu, 31 Januari 2015
Kejar Swasembada Pangan, Jawa Timur Sanggup Produksi 2 Juta Ton Gabah Kering

Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (keempat kiri) berbicara di depan kelompok tani (Foto: Antarafoto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Program swasembada pangan terus digalakkan Presiden Joko Widodo. Untuk merealisasikan visi besar tersebut, Presiden Joko Widodo melakukan blusukan ke berbagai wilayah di tanah air dan memberikan bantuan ratusan alat pertanian kepada para petani di berbagai daerah.

Didampingi Gubenur Jawa Timur Soekarwo dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Presiden Joko Widodo memberikan bantuan berupa 852 unit hand tractor dan 337 pompa air kepada para petani di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Dengan bantuan tersebut Presiden Joko Widodo berharap Provinsi Jawa Timur dapat memproduksi 2 juta ton gabah kering.

"Sawah kita banyak, awas kalau tidak tercapai. Karena kalau sudah swasembada kita tidak perlu lagi impor gula, beras dan kedelai," kata Presiden Joko Widodo saat memberikan arahan kepada para petani di Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (31/1).

Mantan Walikota Surakarta menambahkan, persoalan utama di sektor pertanian adalah soal pupuk dan benih. Pengadaan pupuk dan benih harus melalui proses lelang yang memakan waktu cukup lama. Namun demikian khusus untuk petani tidak ada mekanisme lelang, sehingga pupuk dan benih bisa sampai dengan cepat ke tangan petani.

Bukan hanya itu, Presiden Joko Widodo menambahkan kelangkaan pupuk dan benih yang terjadi di lapangan disebabkan ulah segelintir orang yang ingin mengeruk keuntungan pribadi. Terkait dengan hal tersebut, Presiden Joko Widodo sudah menginstruksikan kepada aparat kepolisian untuk bertindak tegas atas perbuatan oknum-oknum nakal yang merugikan petani.

"Saya sudah sampaikan awas kalau bermain-main dengan hal- hal yang berhubungan dengan pertanian, yang main-main dengan pupuk dan benih kalau itu distributor saya katakan pada Kapolda untuk langsung diambil itu orang," tandas Jokowi.

Untuk diketahui Presiden Joko Widodo mencanangkan program swasembada pangan dalam kurun waktu 3 tahun. Untuk mewujudkan hal tersebut Presiden Joko Widodo membagikan 61 ribu traktor dan alat-alat pertanian kepada petani di berbagai provinsi di tanah air.

Sebelumnya Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, mengatakan ada lima faktor kunci untuk meningkatkan dan mencapai swasembada pangan yang ditargetkan oleh Presiden Joko Widodo.

"Irigasi, pupuk, benih, alsinta (alat mesin pertanian), dan penyuluh merupakan faktor-faktor kunci untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan pangan," kata Amran Sulaiman beberapa waktu lalu saat menyambangi Provinsi Banten.

Ia menjelaskan, saat ini misalnya, untuk pendistribusian benih dan pupuk sudah langsung ditunjuk pemerintah kepada BUMN dan sudah tidak ada lagi sistem lelang. Apabila terjadi penghambatan dalam pendistribusian benih dan pupuk maka pihaknya tidak segan-segan untuk mencabut izin PT Pusri, PT SHS, dan PT Petrokimia Gresik dari pendistribusian tersebut.

"Kami tunjuk PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri), PT Sang Hyang Seri (SHS), dan PT Petrokimia Gresik untuk menyalurkan pendistribusian tersebut," katanya. (bhd)

 

BERITA LAINNYA:

JK Dijadwalkan Hadiri Harlah ke 89 PBNU

Gerakan Rehabilitasi Seratus Ribu Penyalahgunaan Narkoba Sukses Digelar

#Presiden Jokowi #Petani #Pertanian
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Audiensi Koalisi Nasional Reforma Agraria dengan Pimpinan DPR Bahas Reforma Agraria
Sejumlah perwakilan petani yang tergabung dalam Koalisi Nasional Reforma Agraria (KNARA) mengikuti audiensi di Jakarta, Senin (22/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 22 Juni 2026
Audiensi Koalisi Nasional Reforma Agraria dengan Pimpinan DPR Bahas Reforma Agraria
Indonesia
Krisis Global, Prabowo Turunkan Harga Pupuk 20% untuk Petani
Pemerintah juga memangkas 145 regulasi pupuk melalui Instruksi Presiden untuk mempercepat distribusi dari Kementerian Pertanian ke PT Pupuk Indonesia hingga langsung ke petani.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Krisis Global, Prabowo Turunkan Harga Pupuk 20% untuk Petani
Indonesia
Impor Gula dan Etanol Rusak Harga Tebu Petani
Kebijakan tarif impor nol persen pada produk turunan seperti etanol yang membuat pabrik lokal kalah bersaing.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
Impor Gula dan Etanol Rusak Harga Tebu Petani
Indonesia
GNTI Bersiap Panen Raya 1.500 Hektare Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Program pengembangan jagung di area seluas 1.500 hektare ini merupakan salah satu upaya konkret dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Dwi Astarini - Rabu, 08 April 2026
GNTI Bersiap Panen Raya 1.500 Hektare Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Indonesia
Pembangunan PLTS Jangan Sampai Korbankan Pertanian, Pakar: Konsep Agrivoltaics Sangat Relevan
Konsep agrivoltaics memungkinkan penggunaan lahan ganda, di mana pertanian dan produksi listrik surya berjalan beriringan di ruang yang sama.
Frengky Aruan - Senin, 06 April 2026
Pembangunan PLTS Jangan Sampai Korbankan Pertanian, Pakar: Konsep Agrivoltaics Sangat Relevan
Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
Rehabilitasi Sawah Rusak Rp 5 Triliun, DPR Minta Pengawasan Ketat
Bencana banjir dan longsor merusak lahan pertanian juga menghancurkan hasil panen, benih yang telah ditanam, serta sarana produksi pertanian lainnya.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Rehabilitasi Sawah Rusak Rp 5 Triliun, DPR Minta Pengawasan Ketat
Indonesia
Mentan Amran Targetkan Rehabilitasi Lebih dari 100 Ribu Hektare Lahan Pertanian di Aceh hingga Sumbar
Program ini diharapkan mampu memulihkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah terdampak.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Mentan Amran Targetkan Rehabilitasi Lebih dari 100 Ribu Hektare Lahan Pertanian di Aceh hingga Sumbar
Indonesia
Mentan Amran Minta Tambahan Anggaran Pemulihan Pertanian Sumatera Rp 5,1 Triliun
Luas sawah terdampak bencana banjir 3 provinsi di Sumatera 107,4 ribu hektare, termasuk di antaranya 44,6 ribu hektare padi dan jagung gagal panen.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Mentan Amran Minta Tambahan Anggaran Pemulihan Pertanian Sumatera Rp 5,1 Triliun
Indonesia
Prabowo Ingin Anak Petani Jadi Jenderal, Gak Cuma Jago Cangkul di Sawah
Bagi Prabowo, indikator keberhasilan kepemimpinannya adalah ketika kesejahteraan petani meningkat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Januari 2026
Prabowo Ingin Anak Petani Jadi Jenderal, Gak Cuma Jago Cangkul di Sawah
Bagikan