Kesehatan

Kebiasaan Sederhana yang Bisa Menyelamatkan Gigi Kamu

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 27 Mei 2018
Kebiasaan Sederhana yang Bisa Menyelamatkan Gigi Kamu

Gigi sehat caranya sederhana saja. (Foto: Pixabay/luxstorm)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GIGI merupakan bagian terkeras dari tubuh manusia. Tapi bukan berarti organ itu tidak bisa rusak. Perawatan yang salah bisa berakibat fatal.

Gigi memiliki tugas penting sebagai pencerna pertama makanan sebelum masuk ke dalam tubuh. Dari situ, gigi berhubungan dengan berbagai makanan dan minuman yang bisa membuatnya rusak. Makanan-minuman yang membusuk bisa membuat gigi berlubang hingga rusak parah.

Salah satu perawatan yaitu dengan menggosok gigi secara rutin terutama sebelum tidur. Selain itu, beberapa hal harus dilakukan agar kebersihan dan kesehatan gigi tetap terjaga.

Semua perawatan agar gigi tetap kuat dan jangan sampai sakit gigi. Berikut merahputih.com sajikan 5 kebiasan sederhana untuk menjaga gigi tetap bersih dan sehat, dilansir iStyle;

1. Mengendalikan konsumsi gula

candy
Hindari gula berlebihan. (Foto: wikipedia)

Konsumsi gula yang terlalu banyak nggak hanya akan mempertinggi resiko diabetes dan obesitas tetapi juga merusak gigi. Asam yang dihasilkan makanan manis akan menggerogoti enamel gigi.

2. Berhenti merokok

rokok
Berhentilah merokok. (Foto: freeimage)

Para perokok pasti sadar kalau tembakau dapat menyebabkan gigi menguning dan bibir berwarna gelap. Makanya mulai berhenti merokok dari sekarang kalau ingin gigi bersih dan sehat.

3. Pilih pasta gigi berfluoride

pasta gigi
Pasta gigi. (Foto: toothcorner)

Pemilihan pasta gigi juga akan mendukung kesehatan gigi. Pastikan pasta gigi yang kamu pakai mengandung fluorida sehingga dapat memberikan perlindungan maksimal pada gigi.

4. Minum lebih banyak air putih

Minum air. (Pixabay)
Minum air. (Foto: Pixabay)

Siapa sangka kalau air putih akan membersihkan berbagai efek negatif dari makanan dan minuman yang menempel di gigi. Yuk minum air putih lebih banyak untuk kesehatan gigi.

5. Gunakan alat penyimpan sikat gigi

sikat gigi
Sikat gigi. (Foto: digitaltrends)

Tak banyak yang paham kalau kesehatan gigi harus dimulai dari kebersihan sikat gigi. Sikat gigi merupakan salah satu produk sehari-hari yang paling rentan tercemar bakteri yang dapat merugikan kesehatan. Menggunakan sikat gigi yang tidak bersih dapat membuat tertular berbagai penyakit seperti diare, tipus, penyakit organ pencernaan, hingga Pneumonia. Pasta gigi yang biasa digunakan biasanya tidak mengandung bahan-bahan yang dapat mencegah dan membunuh bakteri.

Pencucian sikat gigi seperti biasa juga tidak akan membunuh bakteri dan kuman. Dentio Toothbrush Sterilizer DM-1000 adalah tempat sikat gigi yang berfungsi untuk mensterilkan sikat gigi. Menggunakan suhu panas yang optimal, alat ini dapat membunuh bakteri dan kuman hingga 99.9%. Sikat gigi bebas bakteri dan kuman hingga 99.9%. (zul)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Langkah Mudah Ajari Anak Berpuasa

#Gigi #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Bagikan