Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Keberhasilan Tim Evakuasi Cari 2 WNI Korban Gempa Turki

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Februari 2023
Keberhasilan Tim Evakuasi Cari 2 WNI Korban Gempa Turki

Tim DVI Polri berhasil mengidentifikasi dua jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) korban gempa di Turki. ANTARA/HO-Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dua korban gempa bumi di Turki, yaitu Irma Lestari dan Ni Wayan Supini, telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di bawah reruntuhan Apartemen Galeria, Kota Dyarbakir, Turki, Jumat (17/2).

Dua jenazah warga negara Indonesia (WNI) korban gempa Turki dijadwalkan dibawa pulang ke tanah air pada 22 Februari. KBRI Ankara dan Kementerian Luar Negeri akan segera mengupayakan pemulangan jenazah ke kampung halaman masing-masing.

Baca Juga:

2 Jenazah WNI Korban Gempa Turki akan Dipulangkan ke Indonesia

Duta Besar RI untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal mengatakan, upaya pencarian terhadap Irma Lestari dan Ni Wayan Supini telah berlangsung sejak gempa berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang Turki pada 6 Februari.

Namun sampai hari ketiga setelah gempa (8/2), KBRI Ankara mengumumkan status dua WNI itu “belum bisa dihubungi”.

Tim evakuasi yang saat itu dipimpin oleh Kombes Pol. Budi Wardiman terus melacak keberadaan Irma dan Wayan Supini di Dyarbakir sambil mengevakuasi 20 WNI di kota tersebut dan Malatya.

Kemudian, upaya pencarian pun terfokus di reruntuhan Apartemen Galeria di Dyarbakir, yang merupakan tempat tinggal mendiang Irma Lestari dan Ni Wayan Supini selama bekerja di Turki.

Tim gabungan KBRI Ankara dan Indonesia Search and Rescue (Inasar) dari Basarnas, yang dipimpin oleh Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, datang langsung ke Dyarbakir membantu AFAD (Badan Penanggulangan Bencana Turki) mencari jenazah korban di reruntuhan Apartemen Galeria Residence pada Kamis (16/2).

Jenazah dua WNI itu pun ditemukan pada Jumat, dan langsung diidentifikasi oleh Tim DVI Mabes Polri yang ada di Hatay, Turki. Hasil identifikasi pun mengonfirmasi identitas dua jenazah WNI tersebut sebagai Irma Lestari dan Ni Wayan Supini.

Duta Besar RI untuk Turki pun langsung menghubungi keluarga korban, yang keduanya berada di Bali.

"Yang mengabarkan KBRI tadi malam Pak Iqbal," kata Ibu dari Irma Lestari, Rena.

Rena dan Atmari, bapak sambung Irma, telah berusaha mencari kabar dari korban sejak mereka menyaksikan kabar gempa di Turki lewat televisi pada 6 Februari. Namun, selama kurang lebih 10 hari, upaya mereka belum menemui hasil.

Rena akhirnya menerima kabar kematian anaknya itu langsung dari Dubes Iqbal, Sabtu.

"Ini sudah dimandikan (jenazah Irma)," kata Rena yang mengaku menerima video pemulasaran jenazah Irma dari pihak KBRI Ankara.

Ia mengatakan, jenazah Irma akan mendarat lebih dulu di Jakarta, kemudian diterbangkan ke Lombok, untuk dikuburkan di tanah kelahirannya.

Rena lanjut menyampaikan Irma meninggalkan seorang suami dan dua anak yang masing-masing berusia 9 tahun dan 10 tahun.

Dia beserta suami dan anak-anak Irma berencana berangkat ke Lombok pada Selasa (21/2) untuk mengikuti prosesi penguburan jenazah.

Sementara itu, keluarga Ni Wayan Supini di Klungkung juga telah menerima kabar duka, salah satunya dari BP3MI Bali yang telah berkoordinasi dengan Kemlu RI dan KBRI Ankara.

Kepala BP3MI Bali Anak Agung Gde Indra Hardiawan mengatakan pihaknya telah menyampaikan kabar duka langsung ke suami korban, yang didampingi oleh kakak ipar korban.

Baca Juga:

Tim Medis Indonesia Tangani 130 Korban Gempa Turki

#Gempa Bumi #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Gayo Lues Aceh, BMKG Pastikan Aman dari Potensi Tsunami
Warga Gayo Lues merasakan skala intensitas terbesar V MMI, memicu tiang-tiang bergoyang, barang terpelanting, serta gerabah pecah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Juli 2026
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Gayo Lues Aceh, BMKG Pastikan Aman dari Potensi Tsunami
Indonesia
Gunung Sorikmarapi Bergetar Hebat Hingga Naik Status Waspada, Ratusan Gempa Vulkanik Terekam Sepanjang Juli 2026
Hasil pemantauan Tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menunjukkan peningkatan intensitas gempa secara masif
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
Gunung Sorikmarapi Bergetar Hebat Hingga Naik Status Waspada, Ratusan Gempa Vulkanik Terekam Sepanjang Juli 2026
Indonesia
Gunung Semeru Kembali Erupsi, PVMBG Tetapkan Status Siaga dan Keluarkan Peringatan
Gunung Semeru mengalami erupsi tiga kali pada Sabtu (18/7). Kini, gunung tersebut berada pada status Level III atau Siaga.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Gunung Semeru Kembali Erupsi, PVMBG Tetapkan Status Siaga dan Keluarkan Peringatan
Dunia
Gempa Magnitudo 7,3 Guncang Meksiko Selatan, Picu Peringatan Tsunami
Warga di Negara Bagian Chiapas dan Oaxaca, Meksiko, serta di Guatemala dan El Salvador merasakan guncangan yang cukup kuat.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 Juli 2026
Gempa Magnitudo 7,3 Guncang Meksiko Selatan, Picu Peringatan Tsunami
Indonesia
Gempa Erupsi Dominasi Aktivitas Gunung Semeru
Gunung Semeru mengalami 11 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2-8 mm, delapan kali harmonik dengan amplitudo 1-15 mm
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Gempa Erupsi Dominasi Aktivitas Gunung Semeru
Indonesia
Gempa Terkini Magnitudo 5.5 Guncang Barat Daya Banten, Tidak Berpotensi Tsunami
Laporan pemantauan berlanjut hingga pukul 03.05 WIB guna mendeteksi potensi bahaya lanjutan dari dalam bumi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 Juli 2026
Gempa Terkini Magnitudo 5.5 Guncang Barat Daya Banten, Tidak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Ini Yang Bikin Gempa Dangkal di Talaud, Sulawesi Utara
Guncangan dengan skala intensitas II MMI juga dilaporkan dirasakan oleh beberapa orang di kawasan Tobelo, yang ditandai dengan adanya benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Ini Yang Bikin Gempa Dangkal di Talaud, Sulawesi Utara
Dunia
6.462 Orang Berhasil Dievakusi Hidup-Hidup dari Reruntuhan Gempa Dahsyat Venezuela
Gempa dahsyat Venezuela menewaskan 3.342 orang dan melukai 16.740 lainnya. Tim SAR berhasil mengevakuasi 6.462 korban hidup-hidup dari reruntuhan, dengan ribuan keluarga menerima bantuan.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
6.462 Orang Berhasil Dievakusi Hidup-Hidup dari Reruntuhan Gempa Dahsyat Venezuela
Indonesia
Gempa M 6,2 Guncang Halmahera Barat, Getaran Gegerkan Warga di Malut
BMKG mengungkap gempa tersebut memiliki kedalaman 100 kilometer. Dengan pusat di 67 kilomter barat laut Halmahera Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Gempa M 6,2 Guncang Halmahera Barat, Getaran Gegerkan Warga di Malut
Dunia
Korban Meninggal Akibat 2 Gempa di Venezuela Terus Bertambah, 1.450 Orang Meninggal
Operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung. Lebih dari 25.000 personel penyelamat, anggota militer, polisi, tim perlindungan sipil, Palang Merah, serta berbagai organisasi kemanusiaan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Korban Meninggal Akibat 2 Gempa di Venezuela Terus Bertambah, 1.450 Orang Meninggal
Bagikan