Kawasan Malioboro akan Dibuat ala Tempo Dulu

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 16 Februari 2022
Kawasan Malioboro akan Dibuat ala Tempo Dulu

Malioboro akan dibuat lebih jadul. (Foto: Unsplash/Agto Nugroho)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAWASAN Malioboro di Yogyakarta bakal dipercantik. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Pemerintah Kota Yogyakarta bakal menyulap kawasan legendaris ini seperti tempo dulu.

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti menjelaskan pihaknya akan melakukan sejumlah perbaikan dalam tiga bulan ke depan. Di antaranya penampilan bentuk bangunan ruko atau perkantoran di kawasan ini dirubah seperti jaman dahulu.

Baca juga:

Pengunjung Objek Wisata di Gunung Kidul dibatasi maksimal 25 Persen

"Warna bangunan termasuk pertokoan yang ada di Malioboro akan diselaraskan dengan cat warna putih. Ini mengacu kondisi awal kawasan itu. Kita kembalikan bentuknya ke kondisi awal," jelas Haryadi di Yogyakarta, Rabu (16/02).

Haryadi menambahkan pedestrian akan dipercantik kembali sehingga membuat pejalan kaki nyaman. Pemkot juga telah merelokasi PKL ke dua lokasi agar trotoar semakin luas.

Yogyakarta diyakini akan lebih menarik bagi pelancong. (Foto: Unsplash/Angga Kurniawan)
Yogyakarta diyakini akan lebih menarik bagi pelancong. (Foto: Unsplash/Angga Kurniawan)

"Kami tidak menggusur PKL. Teman-teman PKL ini kita relokasi di teras Malioboro satu dan dua, yang mana lokasi tersebut masih berada di kawasan Malioboro juga," tegasnya

Politikus Golkar ini turut akan memperbaiki berbagai sarana dan bangunan di kawasan itu seperti saluran pembuangan limbah, saluran air, tong sampah, tegelan, pepohonan, lampu dan trotoar pedestrian yang rusak.

"Kami sudah berbicara sama pemilik toko, di mana fasadnya itu menjadi bagian dari 'heritage' dan mereka akan memperbaiki. Akan bantu mengecat putih juga agar warna seragam," katanya.

Baca juga:

Yogyakarta Siapkan Wisata Kesehatan Berbasis Seni dan Budaya

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan sejumlah perbaikan dilakukan untuk semakin memperjelas Malioboro sebagai bagian dari kawasan cagar budaya.

Dengan demikian, ujarnya, tidak cukup hanya dibersihkan, melainkan diperlukan pengecekan serta perbaikan berbagai sarana seperti tempat duduk, kondisi trotoar, hingga kondisi cat bangunan di kawasan itu.

Lokasi Malioboro sering diadakan festival. (Foto: MP/Teresa Ika)
Lokasi Malioboro sering diadakan festival. (Foto: MP/Teresa Ika)

"Kami juga akan mempercantik bentuk fasad toko-toko dan sebagainya. Misalnya pengecatan, menyangkut masalah perbaikan lampu kabel, pembersihan salurah limbah air dan sebagainya itu nanti kita sama-sama perbaiki semua," katanya.

Raja Yogyakarta turut menjadikan Malioboro sebagai tempat seniman dan budayawan berkreasi. Dirinya menginstruksikan
Balai Cagar Budaya Kota Yogyakarta untuk menggelar pentas seni dan budaya setiap Selasa dan Sabtu di lokasi baru PKL yakni di Teras Malioboro 1 dan Teras Malioboro 2.

"Mungkin juga ada program acara-acara lain yang mungkin itu akan disusun oleh Balai Cagar Budaya yang ada di Kota Yogyakarta baik itu galeri seni atau 'street art' di sepanjang Malioboro," pungkas Sultan. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca juga:

Prokes Masih Menjadi Dasar Wisata 2022

#Wisatawan #Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Indonesia
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan Bali tidak sepi wisatawan. Sepanjang Januari–November 2025, kunjungan mencapai 12,2 juta wisatawan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Travel
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Resorts World Genting melakukan penguatan kehadirannya di pasar Indonesia melalui penandatanganan kerja sama strategis.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Indonesia
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Jumlah penumpang Whoosh WNA mencapai 401.282 orang, naik 60 persen dibandingkan tahun 2024 sebanyak 251.525 penumpang.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
10 Tujuan Favorit Wisatawan Asing Dengan Menggunakan Kereta Api
Konektivitas antarkota yang terhubung langsung dengan kawasan wisata memperkuat daya saing Indonesia sebagai destinasi global, sekaligus memastikan belanja wisatawan mancanegara tersebar ke berbagai daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tujuan Favorit Wisatawan Asing Dengan Menggunakan Kereta Api
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Indonesia
Wisatawan ke Bali Cuma Naik 3 Persen, Pemerintahkan Salahkan Cuaca Ekstrem
Hingga saat ini arus Natal dan Tahun Baru terpantau cukup terkendali. Sekitar 64 persen masyarakat telah meninggalkan wilayah Jakarta menuju berbagai daerah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Wisatawan ke Bali Cuma Naik 3 Persen, Pemerintahkan Salahkan Cuaca Ekstrem
Bagikan