Wisata Indonesia

Kawasan Kuliner Halal Hadir di Taman Valkenet Malabar

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 14 Desember 2022
Kawasan Kuliner Halal Hadir di Taman Valkenet Malabar

Dengan menjual makanan halal diharapkan akan mempermudah mendapatkan sertifikasi halal. (Unsplash/Nita Anggraeni Goenawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGI penyuka kuliner Bandung, kali ini terdapat destinasi kuliner baru di Taman Valkenet Malabar, Jalan Malabar, Bandung. Destinasi tersebut bernama Kuliner Halal Aman Sehat (KHAS) di Taman Valkenet Malabar.

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meresmikan langsung kawasan ini, Senin 12 Desember 2022.

Baca Juga:

Minuman Tradisional Andalan Recharge Imun

bandung
Kuliner Halal Aman Sehat (KHAS) di Taman Valkenet Malabar, Bandung. (Humas Bandung)

Yana menyebut kawasan KHAS di Taman Valkenet merupakan salah satu destinasi unggulan yang belum dimiliki Kota atau Kabupaten lainnya. Ia pun merasa bersyukur atas diresmikannya destinasi kuliner ini.

“Alhamudlillah di Taman Malabar kita bisa wujudkan kawasan Kuliner Halal Aman Sehat atau KHAS,” ujar Yana.

Meski begitu, Yana menyebut peresmian kawasan ini bukan dalam rangka Bandung menjadi ‘kota halal’. Akan tetapi peresmian ini merupakan upaya Pemkot Bandung untuk memfasilitasi para pelaku UMKM.

Selain itu, hadirnya kawasan KHAS ini juga bisa lebih memudahkan wisatawan yang memang sedang berburu wisata halal tanpa perlu merasa kuatir akan produk kuliner yang diburunya.

Baca Juga:

Pas untuk Oleh-Oleh, Kue-Kue Manis Tradisional Bali

bandung
Hadirnya destinasi KHAS dapat menunjang pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung pascapandemi COVID-19. (Unsplash/kartika paramita)

“Secara teknis kalau para pelaku UMKM di kawasan ini terbiasa menjual produk halal, kan otomatis lebih memudahkan mereka saat nanti ada sertifikasi halal. Kita juga memantau terus perkembangan kawasan ini,” ujar Yana.

Ia juga berharap, hadirnya destinasi KHAS dapat menunjang pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung pascapandemi COVID-19. Apalagi saat ini perkembangan kasus COVID-19 di Kota Bandung sudah relatif sangat terkendali.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Atet Dedi Handiman menyebut, kawasan PKL Taman Valkenet Malabar merupakan lokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) binaan kolaborasi dari Pemkot Bandung dengan PT. Mayora Indah Tbk dan telah diresmikan pada 8 September 2018 dengan jumlah PKL kuliner sebanyak 18 orang.

“Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan perlindungan konsumen, menambah rasa nyaman dan aman terutama bagi para wisatawan, meningkatkan perekonomian pelaku UKM (dalam hal ini Pedagang Kaki Lima), serta peningkatan kesadaran dan kepercayaan pada halal lifestyle di masyarakat Kota Bandung,” ujarnya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Rekomendasi Babi Guling Nikmat di Bali

#Wisata #Kuliner #Bandung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Kuliner
Dua Logo Ayam Goreng Suharti: Mana yang OG nih?
Di balik kerenyahan kremesan dan gurihnya bumbu, tersimpan kisah perjuangan hidup serta dinamika pahit perpecahan bisnis Ayam Goreng Suharti.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Dua Logo Ayam Goreng Suharti: Mana yang OG nih?
Kuliner
3 Ide Dessert Labu Kuning Lezat dan Mudah Dibuat
Buah bernama lokal waluh ini juga menyimpan potensi besar untuk diolah menjadi kudapan manis yang memanjakan lidah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
3 Ide Dessert Labu Kuning Lezat dan Mudah Dibuat
Lifestyle
Hj Suharti, Pelopor Ayam Goreng Legendaris, Tutup Usia
Almarhumah sempat mengalami sesak napas selama empat hari sebelum dibawa ke rumah sakit.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Hj Suharti, Pelopor Ayam Goreng Legendaris, Tutup Usia
Travel
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Kapal ini berangkat dari Belfast pada Oktober 2024 untuk melakukan pelayaran berkelanjutan keliling dunia.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Indonesia
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tiket masuk Ancol tak bisa gratis. Hanya penerima KJP yang bisa menikmatinya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Infografis
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
MPpeeps jiwa petualang pasti merasa puas jika mengunjungi destinasi wisata unik yang ada di seluruh dunia!
Rezita Kesuma - Senin, 26 Oktober 2026
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
Travel
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Nature & Outdoor Experiences menawarkan beragam cara bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Bali dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Indonesia
Truk Dalmas Dibakar, Polrestabes Bandung Buru Pelaku
Kendaraan polisi tersebut tengah melaju sebelum tiba-tiba diserang sekelompok orang di lokasi kejadian. Para pelaku diduga melempari kendaraan dengan batu, kembang api, petasan, hingga bom molotov.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Truk Dalmas Dibakar, Polrestabes Bandung Buru Pelaku
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Bagikan