Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Katy Perry Siap Akhiri Perang dengan Taylor Swift

Asty TCAsty TC - Selasa, 13 Juni 2017
Katy Perry Siap Akhiri Perang dengan Taylor Swift

Instagram/katyperry

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Katy Perry siap mengubur perseteruan lamanya dengan Taylor Swift, dengan menyebut Swift sebagai "penulis lagu yang fantastis". Dalam wawancaranya dengan Ariana Huffington, Minggu (11/6) tersebut, Katy juga mengatakan bahwa ia dan Swift bisa menjadi contoh wanita kuat dalam industri musik.

"Saya siap melepaskannya," kata Katy saat mempromosikan album barunya, Witness, di acara The Thrive Global Podcast itu. "Saya memaafkannya (Swift) dan saya minta maaf atas apa pun yang pernah saya lakukan, dan saya berharap hal yang sama darinya," lanjut penyanyi bernama asli Katheryn Elizabeth Hudson.

Bahkan, ia juga menyebutkan bahwa ia menyayangi Swift dan menginginkan yang terbaik untuknya. Permintaan maafnya diikuti dengan nyanyian "Let It Go" dari film Frozen.

I forgive her, and I'm sorry for anything I did. I love her & I want the best for her.

Katy Perry on Taylor Swift: pic.twitter.com/KSRHO9TtC0 — Pop Crave (@PopCrave) June 11, 2017

Penyanyi berusia 32 tahun itu menceritakan bahwa perseteruan itu telah mendominasi kehidupan pribadi dan profesional kedua penyanyi itu selama lebih dari tiga tahun. Perselisihan ini bahkan muncul dalam lagu mereka, Swift dengan "Bad Blood" (album 1989) dan Katy dengan "Swish Swish" (album Witness).

"'Swish Swish' pada dasarnya seperti, 'Saya tetap menang, saya di atas semua omongan itu. Kamu coba jatuhkan saya, saya akan tetap terbang seperti phoenix'," kata Katy dalam wawancara radio SiriusXM.

Sementara itu, lagu "Bad Blood" karya Swift yang dirilis tahun 2014 itu diyakini diarahkan kepada Katy. Dalam lagu itu, Swift menggambarkan hubungannya dengan Katy sebagai "mad love" dan sekarang mereka "bermasalah", yang ia pikir "tidak dapat diselesaikan".

Perang antara Katy dan Swift ini berawal dari perselisihan tentang penari latar. Katy dianggap membajak tiga penari latar Swift sebelum ia menyelesaikan tur Red-nya.

"Mungkin saya tidak setuju dengan semua yang ia lakukan dan ia juga tidak setuju dengan segala yang saya lakukan. Tapi saya benar-benar ingin untuk kami bersatu dalam cinta, pengampunan, pengertian, dan kasih sayang," kata Katy.

Swift, yang belum meluncurkan album sejak album larisnya "1989" pada tahun 2014-an dan jarang muncul di publik beberapa bulan terakhir, tetap diam di akun media sosialnya hingga kini.

Simak pula berita artis luar negeri lainnya dalam artikel Jessica Chastain Menikah Dengan Eksekutif Moncler.
#Katy Perry #Taylor Swift #Artis #Artis Hollywood #Penyanyi Amerika #Penyanyi #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Asty TC

orang Jawa bersuara alto
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan