Kata Puan Soal Peluang Gibran Maju Wali Kota Solo Lewat PDIP

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 28 Oktober 2019
Kata Puan Soal Peluang Gibran Maju Wali Kota Solo Lewat PDIP

Gibaran Rakabuming usai bertemu dengan Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar, Jakarta Pusat (MP/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani mengatakan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming masih berpeluang menjadi calon wali kota Solo dari partai banteng.

Menurut putri dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ini, Gibran memiliki kesempatan yang sama dengan calon lain sebelum ada keputusan resmi dari partai.

Baca Juga:

Gibran Bertemu Megawati Demi Rekomendasi Pilwalkot Solo, Pengamat: PDIP Bakal Pecah

"Memang selama belum ada keputusan kita membuka lebar pintu pendaftaran bagi siapa saja yang berminat untuk maju pilkada atau menjadi calon yang akan ikut pilkada melalui jenjang kepartaian," kata Puan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/10).

Ketua DPR ini menyebut ada beberapa jenjang kepartaian dalam mekanisme pendaftaran bakal calon kepala daerah dari PDIP. Pertama, bakal calon mendaftar melalui Dewan Pimpinan Cabang. Jika sudah ditutup, bakal calon bisa mendaftar melalui Dewan Pimpinan Daerah atau Dewan Pimpinan Pusat.

Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan pernyataan pers di Kompleks Parlemen, Jakarta beberapa waktu lalu. (Imam B)
Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan pernyataan pers di Kompleks Parlemen, Jakarta beberapa waktu lalu. (Foto: Antara/Imam B)

"Kemudian kalaupun di DPD itu sudah tutup kemudian yang bersangkutan itu bisa mencalonkan melalui DPP partai. Jadi jenjang itu sebenarnya masih bisa dilakukan. Dan mekanisme itu bisa saja dilakukan," ujarnya.

Puan kembali menekankan bahwa Gibran memiliki kesempatan yang sama dengan calon lain. "Ya iya dong. Semuanya dari mana saja dari siapa saja mekanismenya seperti itu. Pertama mendaftar dulu kemudian masuk fit and proper, kemudian baru diputuskan," pungkasnya.

Sebelumnya, Gibran bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Kamis (24/10).

Baca Juga:

Belum Tertarik Usung Gibran, DPC Gerindra Solo Buka Pendaftaran Cawali

Dalam pertemuan yang berlangsung selama satu jam itu, Gibran menyatakan keinginannya kepada Megawati untuk maju dalam Pilwalkot Solo 2020.

"Saya sampaikan keadaan Solo seperti apa, saya sampaikan keseriusan saya untuk maju (Pilwalkot Solo)," kata Gibran.

Gibran Rakabuming memberikan penjelasan terkait keinginan maju Pilwalkot Solo, Sabtu (19/10). (MP/Ismail)
Gibran Rakabuming memberikan penjelasan terkait keinginan maju Pilwalkot Solo, Sabtu (19/10). (MP/Ismail)

Untuk itu, Gibran menegaskan ia tidak akan maju Pilwalkot Solo melalui jalur independen. Sebagai kader banteng, Gibran menekankan akan maju lewat partai pemenang Pemilu 2019 ini.

"Karena saya punya KTA PDIP, saya sampaikan ke Ibu Mega, saya tidak akan maju lewat independen seperti dikatakan di Solo kemarin. Itu tidak benar. Jadi saya tidak pernah berkata kepada siapa pun, di mana pun, kalau saya akan maju lewat independen. Saya sudah punya KTA PDIP. Saya akan berjuang melalui PDIP," pungkas Gibran. (Pon)

Baca Juga:

Cara Gibran Rayakan Hari Santri Nasional

#Gibran Rakabuming #Puan Maharani #Kota Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Berita
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Indonesia
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Puan Maharani meminta Kemlu berkoordinasi dengan Malaysia terkait dampak asap karhutla di Kalimantan yang dapat dirasakan hingga negara tetangga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Bagikan