Kasus Saracen, Eggy Sudjana: Kalau Datang Artinya Saya Pengacara Bodoh

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 14 September 2017
Kasus Saracen, Eggy Sudjana: Kalau Datang Artinya Saya Pengacara Bodoh

Eggy Sudjana (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengacara Eggy Sudjana tidak akan memenuhi panggilan polisi untuk mengklarifikasi keterlibatan dugaan kasus kelompok penebaran pembencian SARA atau Hoax, Saracen.

"Jadi kalau saya datang, artinya saya pengacara bodoh, penakut, gak ngerti hukum. Itu persoalanya. Bukan saya tidak mau," katanya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (14/9).

Alasannya, kata Eggi, dalam pasal 1 angka 26 Kitab Hukum Undang-udang Pidana (KUHP), yang berkewajiban hadir sebagai saksi atau dapat memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan, mereka yang dengar sendiri dan yang lihat sendi, serta alami sendiri.

Untuk itu, Eggy mengaku, tidak pernah terlibat dalam kelompok Saracen, apalagi mengetahui secara jelas Saracen, yang telah sepihak mencantumkan dirinya sebagai dewan pengurus.

"Saya sudah pernah mengatakan, polisi jangan mengundang saya atau panggil saya. Karena saya sendiri posisinya korban fitnah," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri meringkus tiga tersangka pengelola Saracen. Ketiganya adalah MFT yang ditangkap di Koja Jakarta Utara pada 21 Juli 2017, SRN diringkus di Cianjur Jawa Barat pada 5 Agustus 2017 dan JAS diciduk di Pekanbaru Riau pada 7 Agustus 2017.

Polisi menduga Grup Saracen membuat sejumlah akun Facebook seperti Saracen News, Saracen Cyber Team dan Saracennews.com dengan anggota 800 ribu pengikut.

Grup Saracen itu terindikasi menyebarkan konten berisi ujaran kebencian yang bernuansa SARA sejak November 2015. (Asp)

Baca juga berita terkait Saracen di: Eggy Sudjana Beberkan Alasan Enggan Diperiksa Polisi Terkait Saracen

#Saracen #Media Hoax #Berita Hoax
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
Polisi di Palembang Amankan Pemuda Bikin Konten Pocong AI, Alasannya Resahkan Warga
Masifnya sebaran di media sosial membuat banyak warga telanjur mempercayai foto tersebut sebagai peristiwa nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Polisi di Palembang Amankan Pemuda Bikin Konten Pocong AI, Alasannya Resahkan Warga
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Dikabarkan Mau Hapus Utang Pensiunan PNS
Presiden RI, Prabowo Subianto, dikabarkan mau menghapus utang pensiunan PNS. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Sabtu, 23 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Dikabarkan Mau Hapus Utang Pensiunan PNS
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Nyatakan Indonesia dalam Kondisi Darurat, Kumpulkan Semua Pejabat Negara
Presiden RI, Prabowo Subianto, dikabarkan mengumpulkan semua pejabat negara. Ia menyatakan bahwa Indonesia dalam kondisi darurat.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Nyatakan Indonesia dalam Kondisi Darurat, Kumpulkan Semua Pejabat Negara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Singapura Serang Kapal Perang RI yang Patroli di Selat Malaka
Singapura menyerang kapal perang RI yang sedang patroli di Selat Malaka. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Singapura Serang Kapal Perang RI yang Patroli di Selat Malaka
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Koperasi Merah Putih Buka Pinjaman Online Lewat WhatsApp
Koperasi Merah Putih dikabarkan membuka layanan pinjaman online lewat WhatsApp. Lalu, apakah informasi itu benar?
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Koperasi Merah Putih Buka Pinjaman Online Lewat WhatsApp
Indonesia
Dituding Punya 750 Dapur MBG, Uya Kuya Laporkan Akun Medsos Penyebar Hoaks
Uya Kuya melaporkan akun media sosial yang menyebarkan hoaks soal dirinya memiliki 750 dapur MBG.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Dituding Punya 750 Dapur MBG, Uya Kuya Laporkan Akun Medsos Penyebar Hoaks
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Minta Indonesia Dukung Donald Trump agar Negara Aman
Presiden RI, Prabowo Subianto, dikabarkan meminta rakyat Indonesia untuk mendukung Presiden AS, Donald Trump. Apakah berita ini benar?
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Minta Indonesia Dukung Donald Trump agar Negara Aman
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Kirim Bantuan Rudal untuk Iran, Begini Fakta Sebenarnya
Indonesia dikabarkan mengirim bantuan rudal untuk Iran. Informasi itu diunggah oleh akun Facebook bernama Rahmat Al Muhajir.
Soffi Amira - Senin, 30 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Kirim Bantuan Rudal untuk Iran, Begini Fakta Sebenarnya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Las Vegas Hancur usai Dihantam Rudal Buatan Iran
Las Vegas dikabarkan hancur usai dihantam rudal Iran. Lalu, apakah informasi tersebut bisa dibenarkan?
Soffi Amira - Selasa, 17 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Las Vegas Hancur usai Dihantam Rudal Buatan Iran
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BMKG Prediksi Potensi Tsunami dan Megathrust M 8,7 di Indonesia
BMKG memprediksi adanya tsunami dan megathrust M 8,7 di Indonesia. Lalu, apakah informasi tersebut bisa dibenarkan?
Soffi Amira - Jumat, 13 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: BMKG Prediksi Potensi Tsunami dan Megathrust M 8,7 di Indonesia
Bagikan