Eggy Sudjana Beberkan Alasan Enggan Diperiksa Polisi Terkait Saracen
Razman Arif Nasution, kuasa hukum Eggy Sudjana, di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Senin (28/8. (MP/Asropih))
MerahPutih.com - Pengacara Eggy Sudjana membantah dirinya takut diperiksa terkait dengan kelompok penebaran kebencian SARA dan Hoax, Saracen. Pihak Eggy, mengharapkan polisi menggali keterangan dari para tersangka yang sudah diamankan terlebih dahulu sesuai dengan koridor hukum.
Pengacara Razman Arif Nasution, yang ditunjuk Eggy sebagai kuasa hukumnya, menegaskan kliennya tidak takut dipanggil oleh kepolisian.
"Pak Eggy tidak takut diperiksa. Bukan tidak mau, tapi proses hukum berjalan dulu sesuai koridornya," kata Razman, di Bareskrim Polri, Kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Senin (28/8).
Menurut Razman, polisi seharusnya menggali keterangan dari tersangka lain yang sudah lebih dahulu ditahan. Sebelumnya, polisi telah menahan tiga orang terkait kelompok Saracen, yakni Jasriadi, selaku ketua Saracen, Faizal Tonong (koordinator media dan informasi), dan Sri Rahayu Ningsih (koordinator wilayah Jawa Barat) pada 7 Agustus 2107.
Sebelumnya, keterlibatan Eggy dalam kasus Saracen karena nama Eggy muncul dalam struktur organisasi sebagai dewan penasihat. Namun, Jasriadi sudah membantahnya.
“Tidak pernah, saya lupa siapa yang mengusulkan nama mereka masuk. Pokoknya ada yang minta nama mereka masuk. Jadi masuk. Tapi tidak pernah kita bertemu,” katanya di Bareskrim Polri pada Kamis (24/8) lalu. (Asp)
Baca juga berita lainnya terkait Saracen di: Dituding Terlibat Jaringan Saracen, Eggy Sudjana Laporkan Seknas Presiden
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
[HOAKS atau FAKTA]: Hakim PN Surakarta Pastikan Ijazah Jokowi Palsu
[HOAKS atau FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Tiba di Lokasi Bencana Sumatra
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Asyik Berjoget di Tengah Duka Korban Bencana Sumatra
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Australia Bagi-bagi Uang untuk Modal Usaha, Dititip Lewat Kementerian Agama
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Kunjungan Dedi Mulyadi ke Sumatra Hanya Cuma Pencitraan
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Perintahkan Semua Kantor Desa Diaudit, Menkeu Purbaya Didemo Para Kades
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pecat Bahlil karena Ketahuan Bohong Listrik di Aceh Sudah Menyala