Kasus Empat Anak Gugat Ibu Kandung Rp 1,6 Miliar, Ini Upaya Dedi Mulyadi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 06 Maret 2018
Kasus Empat Anak Gugat Ibu Kandung Rp 1,6 Miliar, Ini Upaya Dedi Mulyadi

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. (Facebook/Kang Dedi Mulyadi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri sidang lanjutan kasus gugatan anak kepada orangtuanya di Pengadilan Negeri Bandung.

Kehadirannya itu dalam rangka memberikan dukungan kepada Mak Cicih, nenek berusia 78 tahun yang digugat oleh empat orang anaknya dengan nilai gugatan Rp 1,6 miliar.

Sebelumnya, Nenek Cicih pernah datang ke Purwakarta untuk meminta pendampingan kepada pria yang lekat dengan iket Sunda berwarna putih itu.

"Saya hadir memberikan dukungan kepada Mak Cicih. Kasihan kan, harusnya tenang di hari tua. Ini malah repot menghadapi gugatan," kata Dedi, Selasa (6/3), di Pengadilan Negeri Kota Bandung, Jalan LL RE Martadinata.

Dalam penyelesaian kasus Mak Cicih, Dedi Mulyadi mengusulkan agar dilakukan mediasi di internal keluarga. Sehingga, istri dari almarhum Udin tersebut dapat tenang menjalani hari tua. Terlebih, Mak Cicih sudah memasuki usia renta dan sering kerepotan melakukan perjalanan ke luar rumah.

"Saya usulkan mediasi di luar pengadilan. Intinya kan satu, ada kekhawatiran tanah yang menjadi hak waris mereka itu dijual. Tinggal dihitung saja, nilai tanah itu totalnya berapa. Dari nilai itu, berapa sih yang masih menjadi hak waris anak-anak Mak Cicih," ujarnya.

Jika nilai tanah tersebut sudah muncul, Dedi Mulyadi pun menjamin, dia bersama mitra kerjanya siap membayar kepada para penggugat. Asalkan, nilai tersebut rasional dan sesuai dengan harga pasar.

"Saya bersedia dengan mitra kerja saya untuk membayar kepada para penggugat. Asalkan harganya rasional dan sesuai di pasaran," ungkapnya.

Nenek Cicih menjalani sidang gugatan dengan agenda mediasi untuk yang ketiga kalinya setelah sebelumnya, mediasi antara pihak keluarga gagal. Kuasa hukum Cicih Agus Sihombing juga tampak di menemani proses mediasi.

Cicih, seorang nenek berusia 78 tahun didugat anak kandungnya sendiri karena dituduh telah menjual tanah warisan ayahnya yang sudah meninggal tanpa sepengetahuan. Keempat anak yang kandung yang menggugat itu ialah Ai Sukawati, Dede Rohayati, Aji Rusbandi, dan Ai Komariah. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Yugi Prasetyo, kontributor merahputih.com untuk wilayah Bandung dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Empat Anak di Bandung Gugat Ibu Kandungnya

#Dedi Mulyadi #Bandung
Bagikan
Ditulis Oleh

Yugi Prasetyo

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Dugaan Korupsi Wakil Dihentikan, Wali Kota Bandung: Terpenting Adanya Kepastian Hukum
Pemkot Bandung sejak awal berkomitmen menghormati seluruh proses hukum yang berjalan serta memastikan roda pemerintahan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Kasus Dugaan Korupsi Wakil Dihentikan, Wali Kota Bandung: Terpenting Adanya Kepastian Hukum
Olahraga
Bonus Rp 1 Miliar KDM untuk Persib dari Hasil Jual Sejumlah Sapi, Akan Dibagikan ke Pemain
KDM menjanjikan bonus yang lebih besar apabila Persib kembali meraih gelar juara musim depan, seperti disampaikan manajer Persib, Umuh Muchtar.
Frengky Aruan - Kamis, 04 Juni 2026
Bonus Rp 1 Miliar KDM untuk Persib dari Hasil Jual Sejumlah Sapi, Akan Dibagikan ke Pemain
Lifestyle
Komunitas Nasi Berkah Mbak Noy Konsisten Bagikan Makanan bagi yang Membutuhkan Selama 1 Dekade
Setiap pekan, komunitas ini menyalurkan sedikitnya 300 porsi makanan.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Komunitas Nasi Berkah Mbak Noy Konsisten Bagikan Makanan bagi yang Membutuhkan Selama 1 Dekade
Indonesia
91 Ribu Penumpang KA Jarak Jauh Serbu Bandung Saat Libur Panjang
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026 membuat Bandung diserbu wisatawan. KAI mencatat 91 ribu penumpang KA Jarak Jauh, 208 ribu KA Lokal, dan 75 ribu Whoosh.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
91 Ribu Penumpang KA Jarak Jauh Serbu Bandung Saat Libur Panjang
Indonesia
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Hal serupa sudah diterapkan di sejumlah wilayah lainnya di Jabar, sebagai upaya mengembalikan fungsi alam dan menjaga amanah dari leluhur Tatar Sunda.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Indonesia
Kerusuhan May Day di Bandung, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
Polda Jabar menetapkan enam tersangka kerusuhan May Day di Bandung. Mayoritas pelajar, terbukti lakukan pembakaran dan perusakan fasilitas publik di Tamansari.
Wisnu Cipto - Sabtu, 02 Mei 2026
Kerusuhan May Day di Bandung, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
Indonesia
Perusakan Pos Polisi Tamansari, Bandung, saat May Day, Polda Jabar Tangkap Pelaku dan akan Diproses secara Hukum
Aksi perusakan tersebut meliputi pembakaran banner, perusakan lampu lalu lintas, fasilitas CCTV milik pemerintah, videotron hingga pos polisi di kawasan Tamansari, Kota Bandung.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
Perusakan Pos Polisi Tamansari, Bandung, saat May Day, Polda Jabar Tangkap Pelaku dan akan Diproses secara Hukum
Indonesia
May Day Diwarnai Kerusuhan, Pos Polisi Taman Cikapayang, Bandung, Dibakar
Akibat aksi itu, tiga kaca pecah diduga dilempar menggunakan batu berukuran besar.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
May Day Diwarnai Kerusuhan, Pos Polisi Taman Cikapayang, Bandung, Dibakar
Indonesia
PT KA Buka Rute Baru Dengan Panjang 1.002 Kilometer Ketapang ke Bandung
KA Sangkuriang dari Banyuwangi akan menempuh jarak mencapai 1.002 kilometer dan melintasi Jember, Lumajang, Surabaya, Solo, Yogyakarta, Ciamis, Tasikmalaya hingga tujuan akhir Bandung.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
 PT KA Buka Rute Baru Dengan Panjang 1.002 Kilometer Ketapang ke Bandung
Indonesia
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Komisi IX DPR Desak Audit Sistem Keamanan Pasien
Keamanan dan keselamatan pasien merupakan prioritas mutlak yang tidak boleh dikompromikan kelalaian sekecil apa pun.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Komisi IX DPR Desak Audit Sistem Keamanan Pasien
Bagikan