Wisata Indonesia

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemda DIY Perketat Pembukaan Tempat Wisata

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 23 Juli 2020
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemda DIY Perketat Pembukaan Tempat Wisata

DI Yogyakarta melihat kesiapan destinasi wisata sesuai new normal sebelum dioperasikan. (Foto: sewamotorjogja.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KASUS penderita COVID-19 di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus melonjak. Ini memaksa Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta memperketat pembukaan destinasi wisata.

Sekretaris Daerah Setda Pemda DIY, Baskara Aji menjelaskan seluruh pengelola lokasi wisata wajib mendapat rekomendasi kepada pemerintah setempat sebelum membuka kembali operasional.

Baca Juga:

Pemkot Perbanyak Lokasi Wifi Gratis di Yogyakarta

jogja
Pemda DIY memantau penerapan protokol kesehatan new normal sebelum memberikan izin pembukaan operasional destinasi wisata. (Foto: Pixabay/masbet)

Pemerintah akan memeriksa kesiapan sarana kebersihan dan kesehatan serta penerapan protokol new normal sebelum memberi izin pembukaan operasional destinasi wisata.

"Kita cek dulu prasarana dan sarana protokol kesehatannya sudah cukup untuk pengunjung apa belum. Apa bisa menerapkan sosial distancing. Kalau di dalam ruangan bagaimana pengaturan sirkulasi udaranya," kata Aji saat ditemui di kantor Kepatihan Gubernur DIY, Rabu (22/07).

Ia menyarankan sejumlah destinasi wisata dalam ruangan untuk menunda dan mempersiapkan lebih matang pembukaan kembali. Misalnya lokasi hiburan tempat karaoke serta bioskop. "Pengelola karaoke musti memperhitungkan protokol kesehatan untuk mikrofonnya. Bagaimana caranya agar mikrofon itu tidak menjadi di tempat penularan virus corona," kata Aji.

Sementara untuk destinasi wisata yang sudah dibuka, Pemda DIY terus membatasi jumlah wisatawan. Upaya yang dilakukan diantaranya belum memberi izin kepada rombongan wisatawan untuk masuk ke destinasi wisata.

Seluruh pengelolaan destinasi wisata juga wajib meminta pengunjung dari luar wilayah DIY atau zona merah dan hitam untuk menunjukkan surat keterangan sehat. "Semua pengunjung yang masuk wajib memeriksa suhu tubuh dan memakai masker di dalam juga wajib menjaga jarak baik itu untuk pegawai wisatawan maupun penjual dalam destinasi wisata," tegas mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga ini.

Baca juga:

Yogyakarta Belum Terima Kunjungan Wisatawan Rombongan

jogja
Wisatawan yang datang juga dimintai mengisi self assessment. (Foto: ist)

Pengetatan pengelolaan destinasi wisata ini dilakukan lantaran sebagian besar penderita COVID-19 tertular dari kasus impor atau dari para pendatang di luar DIY.

Sementara itu Association of The Indonesians Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menegaskan belum menjual paket tur wisata untuk rombongan grup wisata. Ketua Asita DIY Udhi Sudiyono mengatakan pihaknya baru menjual paket wisata untuk grup-grup kecil dengan jumlah wisatawan terbatas. “Kelompok kecil misalnya dari wisatawan keluarga dan teman sekantor saja,. Satu grup isinya 4 sampai 6 orang saja,” kata Udhi.

Tren kunjungan kini bergeser pada wisata alam ketimbang wisata indoor. Berdasarkan laporan dari para anggota grup Asita, Wisatawan yang sudah melakukan reservasi paket tur rata-rata berasal dari daerah di sekitar DIY seperti dari Purwokerto atau Wonosobo.

Wisatawan yang datang juga dimintai mengisi self assessment untuk mencatatkan terkait kondisi kesehatan mereka dan riwayat perjalanan serta potensi kontak dengan pasien positif COVID-19. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Kece Banget, ini 3 Spot Instagramable di Sekitar Danau Situ Patenggang

#Yogyakarta #Wisata Yogyakarta #COVID-19 #Virus Corona
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Penghentian sementara dilakukan untuk memastikan keselamatan sementara setelah terjadinya gempa bumi.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Olahraga
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,5 mengguncang Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya pada Selasa (27/1) pada pukul 13.15 WIB.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
ShowBiz
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
Lagu ini menegaskan filosofi 'Takhta untuk Rakyat'.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Bagikan