Merahputih.com - 16 bulan sudah kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak ditinggalkan Sandiaga Uno. Ironisnya sampai kini belum juga didapat titik terang siapa yang akan menggantikan Sandiaga Uno untuk mendampingi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam menjalankan tugas-tugasnya.
Koordinator Forum Rakyat, Lieus Sungkharisma mengetahui Partai Gerindra sebagai salah satu partai pengusung, sudah berkali-kali mengajukan calon pengganti Sandiaga. Begitu juga dengan PKS. Tapi entah dimana masalahnya, tetap tak ada titik temu.
Baca Juga:
“Kasihan pak Anies. Ia jadi seperti dibiarkan sendirian mengurus Jakarta,” ujar Lieus kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/12).
Karena itu, ketika ia mendengar Partai Gerindra kembali mengajukan 4 nama sebagai pengganti Sandiaga Uno, Lieus berharap baik PKS maupun elit Gerindra di DKI dapat berbesar hati menerima calon-calon tersebut.
“Kita berharap elit Gerindra DKI dapat meneladani sikap ksatria pak Prabowo yang pernah ia sampaikan saat mengajak Sandiaga Uno untuk mendampinginya sebagai Cawapres pada Pilpres 2019. Yakni menyerahkan kursi Wagub DKI pada PKS,” tutur Lieus.
Memang, kata Lieus, secara hukum kekosongan kursi Wagub tidak masalah. “Tapi bukan berarti kekosongan kursi Wagub itu boleh kita biarkan,” tegasnya.
Baca Juga
Lieus menyebut, karena beratnya beban tugas yang dipikul oleh seorang gubernur, apalagi untuk daerah yang menjadi ibukota negara, maka keberadaan wakil gubernur tak bisa ditunda-tunda.
“Kalau pak Anies dibiarkan sendirian terus, tentu tidak baik baginya. Bagaimanapun pak Anies butuh pendamping yang bisa berbagi tugas dengannya,” tutur Lieus. (Knu)