Kasih Penghargaan ke Colosseum, Anies Ingin Lepas dari Belenggu Pendukungnya?

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 16 Desember 2019
Kasih Penghargaan ke Colosseum, Anies Ingin Lepas dari Belenggu Pendukungnya?

Ray Rangkuti. (Foto: MP/Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pengamat politik Ray Rangkuti menilai polemik pemberian penghargaan untuk diskotek Colesseum yang diberikan Gubernur DKI Anies Baswedan penting untuk pembelajaran bagi publik. Terutama sebagai pembelajaram memilih calon pemimpin.

Isu ini juga menurutnya mempertegas bagaimana Anies mulai menggeser dirinya lepas dari belenggu pendukungnya yang dikenal kental dengan isu agama.

Baca Juga

FPI Anggap Anies Lukai Perasaan Umat Islam Terkait Penghargaan Diskotek Colosseum

"Ini yang paling realistis. Karena kalau Anies tetap berada di kanan namun ada calon lain yang maju, dia akan ketinggalan," kata Ray kepada Merahputih.com di Jakarta, Senin (16/12).

Menurut Ray, jika pemilih Anies memilihnya dulu karena berdasarkan agama pasti akan menyesal.

"Karena bagaimanapun di negara di demokratik seperti ini kita enggak mungkin isu agama jadi acuan siapa pempinnya," jelas dia.

diskotek Colloseum
diskotek Colloseum

Hal ini juga mengingatkan bahwa dalam memilih pemimpin tak perlu gunakan isu agama. Terutama saat Pilkada DKI 2017 lalu. "Nah kamu bakal menyesalkan kan. Sayang agamanya dipakai maju kedepan, begitu kasus ini terungkap, bakal menyesal. Makanya rasional saja. Kalau dia tak baik maka ada pertimbangan rasional," imbuh Ray.

Salah satu pesaing Anies adalah Menteri BUMN Erick Thohir yang namanya tengah melambung akibat gebarakan yang belakangan dilakukannya. "Kalau Anies gini-gini aja, dia akan terpental. Sementara Erick bisa ke kiri dengan kanan. Caranya apa, Anies harus bisa mengimbangi ini," sebut Ray.

Sementara, Anies tak bakal ditinggalkan oleh kelompok yang selama ini getol mendukung dirinya. Seperti PA 212 dan FPI. "Yang potensial mengusung itu hanya Anies. Ini jadi keduanya mentok. Kemana-mana sulit dapat dukungan," terang Direktur Lingkar Madani ini," pungkasnya.

Baca Juga

Anies Berikan Penghargaan untuk Diskotek Colosseum, BNN: Bikin Gaduh

Sebelumnya diberitakan, Anies dikecam karema Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) memberikan penghargaan Adikarya Wisata kepada Hiburan & Rekreasi-Klub Malam & Diskotek yang diberikan kepada kepada Colosseum Club 1001.

Penghargaan Adikarya Wisata ini diselenggarakan pertama kali oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 1991 dan berkala setiap dua tahun. (knu)

#Ray Rangkuti #Anies Baswedan #Diskotek
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Lampu Kelab Malam Dipastikan Padam Lebih Cepat Saat Ramadan 2026, Mandi Uap Sampai Rumah Pijat Wajib Libur
Pengecualian hanya diberikan bagi tempat usaha yang terintegrasi dengan hotel bintang empat dan lima atau berada di kawasan komersial yang jauh dari permukiman, rumah ibadah, hingga rumah sakit
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
Lampu Kelab Malam Dipastikan Padam Lebih Cepat Saat Ramadan 2026, Mandi Uap Sampai Rumah Pijat Wajib Libur
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Ketua DPR RI, Puan Maharani, kabarnya menggandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029.
Soffi Amira - Jumat, 07 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Beredar konten yang berisi Anies menyebut orang-orang di sekeliling Prabowo munafik dan gila jabatan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Oktober 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Indonesia
Pengamat Beri Nilai 6 untuk Setahun Kinerja Prabowo-Gibran, Sebut Tata Kelola Pemerintahan Semrawut
Ray mencontohkan kerusuhan yang terjadi pada akhir Agustus 2025
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Oktober 2025
Pengamat Beri Nilai 6 untuk Setahun Kinerja Prabowo-Gibran, Sebut Tata Kelola Pemerintahan Semrawut
Bagikan