Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Karyawannya Meninggal Diduga Corona, PT Telkom Lakukan Langkah Preventif

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 03 Maret 2020
Karyawannya Meninggal Diduga Corona, PT Telkom Lakukan Langkah Preventif

Terdapat beberapa cara untuk terhindar dari infeksi Corona (Foto: Pixabay/Freakwave)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - PT Telkom secara aktif telah melakukan langkah-langkah preventif terhadap upaya pencegahan penyebaran virus Corona di internal. Caranya, yaitu dengan menyampaikan himbauan kepada seluruh karyawan untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri dan mensosialisasikan pengenalan dan pencegahan gejala penyakit virus Corona (Covid-19).

Selain itu, Telkom juga mengimbau kepada para karyawan untuk senantiasa memantau perkembangan penyebaran melalui media informasi resmi, dan mengaktifkan posko yang melibatkan tenaga medis serta call center yang dapat dihubungi 24 jam.

Baca juga:

Di Tengah Kepanikan Virus Corona, Ini Alasan Kamu Tak Perlu Beli Masker

"Selanjutnya perusahaan akan lebih mengintensifkan upaya-upaya preventif yang telah dilakukan berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat termasuk menurunkan tenaga medis dari Yayasan Kesehatan Telkom di setiap lokasi kerja karyawan untuk melakukan pemeriksaan awal guna pencegahan secara lebih dini," kata Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo dalam keterangannya, Selasa (3/3).

Hal itu disampaikan PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terkait dengan kabar yang beredar di media sosial bahwa karyawan mereka yang diduga suspect Corona meninggal dunia, Selasa (3/3) pagi di Rumah Sakit Dr Hafiz (RSDH) Cianjur.

Ilustrasi:Virus corona di Asia Timur (Sumber: B. Roessler)

Suspect Corona adalah istilah medis yang menyatakan seorang pasien diduga mengidap virus corona, tapi belum dipastikan positif atau negatif.

Berdasarkan riwayat medis yang tercatat di perusahaan, sejak tahun 2010 yang bersangkutan memiliki keluhan dan sering mengalami radang saluran nafas dan batuk pilek.

"Adapun penyebab meninggalnya terkait dengan dugaan akibat infeksi virus Corona (Covid-19), saat ini kami sedang berkoordinasi intensif dengan Kementerian Kesehatan untuk mendapatkan hasil pemeriksaan laboratorium," kata Arif.

Baca juga:

Mpon-Mpon, Olahan Rempah Khas Indonesia Bisa Tangkal Virus Corona?

Sebelumnya ramai di media sosial, diberitakan karyawan Telkom meninggal pagi ini di Cianjur karena suspect COVID-19 usai pulang dari Malaysia dan sempat di rawat di RS Mitra Bekasi.

"Merasa sudah sembuh, keluar dari rumah sakit Mitra dan pergi ke Cianjur. Sempat di rawat di RS dr Hafiz Cianjur, meninggal tadi pagi jam 04.00," tulis pesan viral di media sosial dan grup WhatsApp tersebut. (Pon)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan