Olimpiade Tokyo 2020

Karakter Samurai Ala Negara Partisipan Olimpiade Tokyo 2020

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Juli 2021
Karakter Samurai Ala Negara Partisipan Olimpiade Tokyo 2020

Artis Jepang buat karakter samurai yang terinspirasi dari bendera nasional masing-masing negara yang bertanding di Olimpiade Tokyo. (Foto: World Flags)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERHELATAN Olimpiade Tokyo 2020 telah dimulai. Merayakan hal tersebut, satu grup artis asal Jepang berupaya membangkitkan semangat olahraga sembari menggabungkannya dengan kebudayaan lokal.

Para seniman memutuskan membuat karakter samurai ala Negeri Sakura yang dikombinasikan dengan desain bendera dan aspek unik dari setiap negara perwakilan.

Disebut sebagai World Flags Project, 15 artis di bawah pimpinan kreator Kamaya Yamamoto telah menggambar 84 karakter samurai. Masing-masingnya dibuat dengan elemen familiar dari setiap negara.

Mereka berharap gambar ini dapat merangkul semangat Olimpiade dan budaya Jepang."Samurai itu unik di Jepang dan kami ingin semua orang mengenal budaya tradisional Jepang," ucap Yamamoto pada laman BBC.

Baca Juga:

Pekerja Media Dibekali Cloud Pin Selama Olimpiade Tokyo 2020

Karakter Samurai Ala Negara Partisipan Olimpiade Tokyo 2020
Setiap samurai digambar dengan memasukkan unsur khas dari bendera dan kebudayaan masing-masing negara. (Foto: World Flags)

Tidak sembarangan, Yamamoto mempersiapkannya baik-baik. Mulai dari meriset makna dan sejarah di balik masing-masing bendera nasional hingga menggali lebih dalam kebudayaan setiap negara. Sehingga semua karakter memiliki unsur khas yang berbeda-beda.

Samurai Amerika misalnya, dibuat dengan rambut pirang dan mata biru. Sedangkan negara yang memiliki elemen unik dalam benderanya juga jadi bahan petimbangan.

Seperti bendera Mexico yang terdapat seekor elang yang bertengger di atas kaktus sedang memakan ular, Yamamoto memadukan unsurnya jadi satu. Kemudian menciptakan karakter samurai lengkap dengan lambang ular, kaktus, dan pendamping elang.

Biar enggak salah, mereka menyelam ke dunia maya dan meminta saran dari warganet. Tak jarang membuat jajak pendapat di Twitter agar wargent bisa memilih simbol paling ikonik dari negaranya.

Dengan begitu, para seniman bisa mendapat masukan agar dapat menciptakan karakter terbaik. Kadang, pendekatan kolaboratif ini juga membantu mereka untuk memperbaiki kesalahan.

Baca juga:

Atlet Olimpiade Tokyo Bakal Tidur di Ranjang Kardus, Ini Alasannya

Contohnya saat menggambar samurai Spanyol. Awalnya mereka membayangkan karakternya sebagai matador. "Saya mengakui bahwa beberapa karakter mungkin sedikit stereotip karena didasarkan pada perspektif Jepang tentang dunia. Kami tidak tahu bahwa adu banteng kontroversial di Spanyol," terang Yamamoto. Setelah menerima kritik daring, mereka akhirnya mengubah desainnya.

Tidak hanya gambar semata, setiap samurai didampingi dengan deskripsi singkat tentang kepribadian, kekuatan, dan kelemahan. Mirip dengan karakter yang ada dalam video game.

Awalnya informasi simpel mengenai golongan darah, hobi, dan makanan favorit ini hanya akan diunggah secara daring, namun pada akhirnya mereka akan masuk ke dalam manga.

Seperti dilansir dari laman Screen Rant, manga empat panel yang muncul pertama kali, tapi komik serial seperti umumnya juga lagi dalam tahap pengerjaan. Bahkan bab pertama komik World Flags sudah keluar.

Ceritanya menampilkan negara-negara antropomorfik sebagai pejuang kelompok khusus yang dikenal sebagai Flag Samurai. Di bawah komando organisasi bernama Babel, mereka membela planet dari invasi setan pemakan manusia yang disebut Brigante. Nantinya plot ceritanya akan mengikuti Kamamoto, siswa SMA yang berusaha bergabung dengan Flag Samurai setelah orang tuanya dibunuh Brigante.

Karakter Samurai Ala Negara Partisipan Olimpiade Tokyo 2020
Mereka juga telah membuatnya dalam bentuk buku komik. (Foto: Twitter/@mandarakurume)

Sejauh ini, Yamamoto dan rekannya baru membuat 84 dari 200 negara yang bertanding di Olimpiade Tokyo. Masih belum jelas proyek ini akan diarahkan kemana, namun popularitasnya sudah tinggi. Banyak orang yang memuji desain samurai beberapa negara. Bahkan keduataan Honduras dan Venezuala secara khusus meminta izin untuk memajang gambar samurai negara mereka.

Melihat hal ini, Yamamoto hanya berharap karakter samurainya dapat membuat orang lebih bersemangat dalam menyambut Olmpiade. Apalagi pandemi Covid-19 membuat penonton tak dapat hadir langsung di arena.

"Orang-orang hanya akan bisa menikmati Olimpiade secara daring. Jadi harapannya desain kami bisa menyediakan sedikit hiburan dan kelegaan bagi semua yang lelah dengan COVID-19 ini," tutupnya. (sam)

Baca juga:

Momen Fashion Terbaik di Olimpiade Tokyo 2020

#Samurai #Olimpiade Tokyo #Manga #Jepang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemadaman Karhutla Dimasifkan Biar Asep Tidak Lintas Negara, Jepang Kirim Kapal dan 3 Helikopter
Pengiriman ini merupakan misi pemadaman kebakaran luar negeri pertama yang dilakukan oleh personel Pasukan Bela Diri (SDF).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Pemadaman Karhutla Dimasifkan Biar Asep Tidak Lintas Negara, Jepang Kirim Kapal dan 3 Helikopter
Olahraga
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Jumlah pemain Jepang di Premier League musim ini mencatat rekor baru.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Fun
Bocoran Blue Eye Samurai Season 2: Duel Brutal Mizu di Kapal Belanda
Netflix kembali mengguncang jagat animasi dengan trailer terbaru Blue Eye Samurai Season 2.
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
Bocoran Blue Eye Samurai Season 2: Duel Brutal Mizu di Kapal Belanda
Dunia
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah timur Jepang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Dunia
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, naik jadi 34 orang. Otoritas masih menyelidiki 9 kematian terkait bencana.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Dunia
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, melonjak menjadi 28 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah, 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Dunia
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, menewaskan 17 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah. 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terbatas.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Indonesia
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Memperluas akses pekerja Indonesia memperoleh kesempatan bekerja di Jepang melalui jalur yang legal, aman, dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Indonesia
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Jumlah personel Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) yang dikerahkan untuk penanganan gempa di Prefektur Kumamoto ditingkatkan menjadi 4.600 orang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Dunia
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, menewaskan 13 orang. Mall Aeon ambruk, puluhan terjebak, 200 orang selamat. Pemerintah bentuk satuan tugas darurat.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Bagikan